Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Imbas Konflik Geopolitik Amerika Serikat-Iran, Pakistan Mulai Menjerit Krisis BBM

Imbas Konflik Geopolitik Amerika Serikat-Iran, Pakistan Mulai Menjerit Krisis BBM

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Imbas konflik geopolitik yang terjadi antara Amerika Serikat dengan Iran menimbulkan kekhawatiran di sejumlah negara yang bergantung pada permintaan BBM dari negara Iran tersebut, mulai muncul akan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang parah di Pakistan. Ini setelah antrean panjang truk tanker terlihat mengular di berbagai depot pengisian.

Situasi ini terjadi di tengah upaya pemerintah yang terus berupaya meredam ketakutan publik terkait potensi lonjakan harga energi di dalam negeri. Perang di Timur Tengah telah mempengaruhi stok BBM negeri itu.

Puluhan truk tanker yang bertugas memasok BBM ke seluruh wilayah Pakistan terpantau parkir di pinggir jalan di depot-depot sekitarLahore.

Kota ini merupakan ibu kota Punjab, yang menyandang status sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terpadat di negara tersebut.

“Tidak ada bensin di depot selama empat hari terakhir,” kata salah satu pengemudi truk tanker, Abdul Shakoor dikutip dari AFP, Kamis (12/3).

Shakoor menambahkan bahwa terhentinya pasokan ini berkaitan erat dengan pengetatan wilayah yang dilakukan oleh negara tetangga mereka di tengah konflik yang memanas. Perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran telah mengganggu jalur pelayaran global dan merusak berbagai fasilitas minyak serta gas di Timur Tengah.

“Iran telah menutup perbatasan dari sisi mereka. Depot saat ini dalam keadaan kosong,” ujarnya.

Tergantung Sekali ke Timur Tengah

Pakistan diketahui sangat bergantung pada pasokan minyak dan gas dari kawasan Teluk untuk memenuhi kebutuhan energinya.

Guna memastikan kelancaran pasokan selama krisis Timur Tengah ini, kapal-kapal pengangkut bahan bakar bahkan harus mendapatkan pengawalan ketat dari angkatan laut sepanjang minggu ini.

Pekan lalu, pemerintah di Islamabad telah menaikkan harga BBM sekitar 20% yang seketika memicu antrean panjang dan aksi panic buying di berbagai SPBU.

Meski situasi tegang, Menteri Perminyakan Ali Pervaiz Malik menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir.

“Tidak akan ada perubahan signifikan dalam waktu dekat pada harga bahan bakar,” kata Malik dalam siaran tersebut.

Sebagai langkah darurat, Perdana Menteri (PM) Shehbaz Sharif telah mengumumkan rencana penghematan nasional yang dirancang khusus untuk menekan konsumsi BBM. Kebijakan ini mencakup pemangkasan hari kerja bagi pegawai pemerintah menjadi empat hari seminggu serta penutupan sekolah-sekolah.

Bahan Bakar Tidak Ada


Namun, di lapangan, para pekerja sektor logistik energi melaporkan kondisi yang jauh berbeda dari ketenangan yang dicitrakan oleh pemerintah.

Asisten pengemudi tanker, Mazhar Mahmood, mengungkapkan bahwa para pekerja masih pulang dengan tangan hampa saat mendatangi pusat distribusi.

“Para pengemudi pergi ke depot hari ini juga, tetapi staf depot mengatakan tidak ada bahan bakar yang tersedia,” ujar Mahmood.

Mahmood mengaku mendapatkan informasi bahwa pasokan kemungkinan baru akan tersedia dalam beberapa hari ke depan. namun ketidakpastian tetap menyelimuti para pekerja dan masyarakat luas.

“Situasi di negara ini sedang tidak baik-baik saja. Tidak ada bensin di negara ini, itulah sebabnya kendaraan-kendaraan diparkir di sini,” tutupnya di akhir pembicaraan. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program ‘Poelang Kampeong’ Kebun Raya Cibodas, Suasana Kampung Halaman Ada di Kebun Raya

    Program ‘Poelang Kampeong’ Kebun Raya Cibodas, Suasana Kampung Halaman Ada di Kebun Raya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Lebaran selalu menjadi momen pulang kampung. Sebuah perjalanan yang bukan hanya tentang jarak, tetapi tentang kembali pada keluarga, tradisi, dan kebiasaan yang dirayakan bersama setiap tahun. Namun, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk menjalani ritual tersebut. Bagi sebagian orang, Lebaran dilewati tanpa perjalanan pulang, tanpa suasana kampung halaman, dan tanpa kebersamaan yang biasa […]

  • 5+5 Hal Penting Penting Tidak Pernah Dibeli Orang Kaya Demi Tetap Kaya

    5+5 Hal Penting Penting Tidak Pernah Dibeli Orang Kaya Demi Tetap Kaya

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Beragam upaya orang kaya untuk membangun dan menjaga kekayaan tidak hanya lewat pendapatan dan investasi. Mereka secara disiplin mengelola uang dan memilih tidak menghabiskan biaya untuk hal-hal yang dinilai tidak memberi nilai tambah. Setiap dolar yang terbuang berarti hilang kesempatan untuk berkembang. Berbeda dengan kelas menengah yang mudah terjebak pengeluaran konsumtif, kebiasaan orang […]

  • Proses Pembuatan Susu Kental Manis dan Pro Kontra Pada Kandungan Gizi Susu Tersebut

    Proses Pembuatan Susu Kental Manis dan Pro Kontra Pada Kandungan Gizi Susu Tersebut

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Susu kental manis (SKM) sering disebut bukan susu. Anggapan ini muncul karena kandungan gulanya yang tinggi dan adanya produk sejenis yang menggunakan campuran lemak nabati. Namun, menurut Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof Dr Epi Taufik, S.Pt., MVPH., M.Si., persoalan tersebut tidak sesederhana itu. Saat ditemui detikcom dalam acara Frisian Flag Temani […]

  • Resmi Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji. dok. Ist photo_camera 1

    Resmi Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Nandang Kurnaedi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    INFOKITA.News- Resmi. Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2023–2024, era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), setelah ditetapkanKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kabar penetapan tersangka Yaqut Cholil Qoumas itu tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh […]

  • Masjidil Haram Kembali Wajibkan Kain Ihram di Area Mataf

    Masjidil Haram Kembali Wajibkan Kain Ihram di Area Mataf

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Aturan yang mewajibkan penggunaan kain ihram bagi jamaah pria di area Mataf di Masjidil Haram kembali diberlakukan mulai hari ini, Minggu (14/6). Itu setelah selama 18 hari sejak 10 Zulhijjah 1447 Hijriah atau 27 Mei lalu, otoritas Masjidil Haram membebaskan jamaah pria untuk mengenakan pakaian berjahit di area Mataf. Pemberlakuan kembali wajib ihram […]

  • Akhirnya! Masuk Juga Di Angka 18.033, Rupiah Kian Melemah dan Semakin Kritis

    Akhirnya! Masuk Juga Di Angka 18.033, Rupiah Kian Melemah dan Semakin Kritis

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dollar hari ini kembali menjadi perhatian pelaku pasar dan masyarakat setelah nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menembus level psikologis Rp18.000. Penguatan mata uang Negeri Paman Sam tersebut menambah tekanan terhadap rupiah yang dalam beberapa waktu terakhir terus mengalami pelemahan. Berdasarkan data pasar pada Kamis, 4 Juni 2026, kurs dolar AS […]

expand_less