Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Rupiah Semakin Melemah Dekati Level Rp18.000 Sudah Di Angka Rp17.876 per Dolar AS

Rupiah Semakin Melemah Dekati Level Rp18.000 Sudah Di Angka Rp17.876 per Dolar AS

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Nilai rupiah hari ini kembali mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data terbaru dari Trading Economics per pukul 11.00 WIB pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, kurs rupiah berada di level Rp17.876 per dolar AS.

Posisi tersebut menunjukkan pelemahan dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada Kamis, 28 Mei 2026 yang berada di level Rp17.828 per dolar AS.

Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik.

Dari sisi global, tekanan masih datang dari penguatan dan permintaan domestik terhadap dolar AS serta konflik di Timur Tengah yang belum mereda.

Kondisi tersebut membuat investor cenderung mengalihkan dana ke aset safe-haven seperti dolar AS.

Sementara itu, dari dalam negeri, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh menurunnya kepercayaan investor asing serta respons terhadap aturan terbaru terkait tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) satu pintu.

Akibatnya, tekanan terhadap nilai tukar rupiah semakin besar dalam beberapa pekan terakhir.

Di sisi lain, pergerakan rupiah menjadi perhatian karena nilainya terus mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Kondisi ini memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas nilai tukar dan dampaknya terhadap harga barang impor, inflasi, hingga aktivitas perdagangan nasional.

Pelemahan rupiah hari ini terjadi seiring menguatnya indeks dolar AS di pasar global.

Investor masih cenderung memilih aset berbasis dolar AS karena dianggap lebih aman di tengah ketidakpastian ekonomi internasional.

Selain itu, ekspektasi bahwa suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) akan tetap berada di level tinggi dalam waktu lebih lama turut mendorong arus modal keluar dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Kondisi tersebut kemudian meningkatkan tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Di sisi lain, kebutuhan korporasi domestik terhadap dolar AS untuk pembayaran impor dan kewajiban luar negeri juga ikut meningkatkan permintaan valuta asing di pasar domestik.

Akibatnya, tekanan terhadap rupiah menjadi semakin besar dalam beberapa pekan terakhir.

Pergerakan rupiah sepanjang Mei 2026 menunjukkan tren pelemahan yang cukup konsisten terhadap dolar AS.

Berdasarkan data terbaru, nilai tukar rupiah terus bergerak naik dari awal hingga akhir bulan, menandakan tekanan terhadap mata uang domestik masih sangat kuat.

Pada 1 Mei 2026, rupiah berada di level Rp17.334 per dolar AS.

Posisi tersebut menjadi titik awal pelemahan yang kemudian berlanjut secara bertahap dalam beberapa pekan berikutnya.

Memasuki pertengahan Mei, tepatnya pada 15 Mei 2026, rupiah melemah cukup signifikan ke level Rp17.592 per dolar AS.

Tekanan terhadap rupiah terus meningkat setelah itu. Pada 18 Mei 2026, kurs rupiah kembali naik ke Rp17.667 per dolar AS.

Hanya sehari berselang, tepatnya pada 19 Mei 2026, rupiah kembali melemah ke posisi Rp17.720 per dolar AS. Tren pelemahan tersebut terus berlanjut menjelang akhir Mei.

Pada 25 Mei 2026, nilai tukar rupiah tercatat berada di level Rp17.735 per dolar AS.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar masih dibayangi sentimen negatif global, terutama terkait penguatan dolar AS dan ekspektasi suku bunga tinggi Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed).

Selanjutnya, pada 26 Mei 2026, rupiah kembali melemah cukup tajam hingga menyentuh Rp17.799 per dolar AS.

Tekanan tersebut berlanjut pada 27 Mei 2026 ketika rupiah naik lagi ke level Rp17.854 per dolar AS.

Memasuki akhir bulan, tepatnya pada 29 Mei 2026, rupiah tercatat berada di posisi Rp17.876 per dolar AS.

Angka tersebut menjadi level tertinggi sepanjang Mei 2026 sekaligus menunjukkan bahwa tren pelemahan rupiah masih belum mereda. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Tolak Pangkas Anggaran MBG, Prabowo: Saya Yakin Berada di Jalan yang Benar!

    Pemerintah Tolak Pangkas Anggaran MBG, Prabowo: Saya Yakin Berada di Jalan yang Benar!

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Di tengah rencana pemerintah melakukan efisiensi anggaran, langkah tersebut diambil sebagai dampak akibat meningkatnya ketegangan yang terjadi di timur tengah. Pemerintah bersikeras tidak akan memotong anggaran program Makan Bergizi Gratis, hal tersebut ditegaskan langsung oleh presiden Prabowo Subianto. Presiden Prabowo Subianto yakin program Makan Bergizi Gratis berada di jalan yang benar.Dirinya mengatakan MBG […]

  • Mendag RI Impor Pasokan Nafta dari India hingga Amerika, Kini dalam Perjalanan ke Indonesia

    Mendag RI Impor Pasokan Nafta dari India hingga Amerika, Kini dalam Perjalanan ke Indonesia

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ditengah kelangkaan sejumlah bahan baku industri sebagai imbas ketegangan poitik AS-Iran dalam beberapa waktu terakhir, salah satunya kelangkaan stok Nafta sehingga hal tersebut dinilai menjadi salah satu yang mengakibatkan melonjaknya harga plastik yang ada di tanah air. Sebagaimana diketahui Nafta adalah produk sampingan hasil penyulingan minyak bumi mentah dengan titik didih 30°C sampai […]

  • Presiden Prabowo Kirim Surat Tentang Calon Komisioner OJK

    Presiden Prabowo Kirim Surat Tentang Calon Komisioner OJK

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 9
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah pada Senin (10/8/2026) telah menyerahkan sejumlah Surat Presiden (Surpres) kepada DPR, termasuk Surpres mengenai calon komisioner OJK. Prasetyo mengatakan surpres tersebut diserahkan setelah pemerintah berkoordinasi dengan pimpinan DPR. “Yang kedua adalah surpres komisioner OJK. Sudah secara resmi kami serahkan beberapa surpres,” kata Prasetyo, Senin (10/8/2026). Selain […]

  • PSG vs Chelsea: Kalah 0-3, Blunder dan Buruknya Penyelesaian Akhir The Blues Jadi Sorotan

    PSG vs Chelsea: Kalah 0-3, Blunder dan Buruknya Penyelesaian Akhir The Blues Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Perjalanan Chelsea di Liga Champions berakhir dengan mengecewakan setelah kalah 3-0 dari Paris Saint-Germain pada leg kedua babak 16 besar, sehingga menelan kekalahan agregat 8-2 dalam 180 menit pertandingan. Mirisnya kekalahan ini saat bertanding hadapan pendukungnya sendiri di Stamford Bridge (18/3) dini hari WIB. Kekalahan agregat ini merupakan yang terberat dalam sejarah The […]

  • 17% LNG Qatar Lumpuh Akibat Serangan Iran, Menteri: Butuh Pemulihan 5 Tahun

    17% LNG Qatar Lumpuh Akibat Serangan Iran, Menteri: Butuh Pemulihan 5 Tahun

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Serangan Iran ke pusat fasilitas ekspor gas alam cair (LNG) terbesar dunia Ras Laffan melumpuhkan sekitar 17% kapasitas ekspor LNG Qatar. Serangan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah Iran melancarkan aksi balasan terhadap fasilitas minyak dan gas di kawasan Teluk, menyusul serangan Israel terhadap infrastruktur gas Iran. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kerugian hingga […]

  • Diduga ODGJ Seorang Lansia Meninggal di Irigasi, Simpan Ratusan Uang Lembar Kertas

    Diduga ODGJ Seorang Lansia Meninggal di Irigasi, Simpan Ratusan Uang Lembar Kertas

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Seperti peribahasa Manusia mati meninggalkan nama, Gajah mati meninggalkan belalai, itu yang kini dirasakan warga Kampung Liman Benawi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, digegerkan dengan penemuan ratusan lembar uang tunai dari seorang lansia yang diketahui mengidap gangguan jiwa (ODGJ). Uang tersebut ditemukan tersembunyi di pakaian korban setelah ia ditemukan meninggal dunia di saluran […]

expand_less