Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Rupiah Berpotensi Rebound Seiring Merosotnya Harga Komoditas Energi

Rupiah Berpotensi Rebound Seiring Merosotnya Harga Komoditas Energi

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak menguat terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini. Hal tersebut seiring membaiknya sentimen pasar global dan penurunan harga minyak dunia. 

Analis Doo Financial, Lukman Leong, menjelaskan bahwa pemulihan kepercayaan investor menjadi pendorong utama penguatan rupiah. “Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah pulihnya sentimen pasar, dan turunnya harga minyak dunia,” ujarnya. 

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level di level Rp 17.126 per dolar AS melemah 0,12% atau 21 poin. Hingga pukul 09.10 WIB Rupiah kian melemah Rp 17.130 per dolar AS melemah 0,15% atau 25 poin.

Adapun pada perdagangan sebelumnya nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari Senin melemah 1 poin atau 0,01% menjadi Rp 17.105 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.104 per dolar AS.

Dengan kombinasi faktor tersebut, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp 17.050 hingga Rp 17.150 per dolar AS. Meski berpotensi menguat, pergerakan rupiah diperkirakan tetap terbatas dan fluktuatif, bergantung pada perkembangan harga komoditas serta sentimen global dalam jangka pendek.

Sedangkan harga minyak dunia turun seiring munculnya sinyal Amerika Serikat dan Iran berpeluang kembali melakukan perundingan lanjutan. Kedua negara membuka sinyal berunding kembali setelah dimulainya blokade AS di Selat Hormuz.

Harga minyak acuan Brent turun 2,1% menjadi US$ 97,24 per barel, sementara minyak acuan West Texas Intermediate (WTI) harganya turun 2,3% menjadi US$ 96,84 per barel.

Kedua negara saat ini berpotensi menggelar kembali pertemuan tatap muka guna mencapai periode gencatan senjata yang lebih panjang.

Targetnya perundingan dilakukan sebelum jeda dua pekan gencatan berakhir bulan ini. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan Teheran telah menghubungi pihaknya.

“Pagi ini kami dihubungi oleh pihak yang tepat, dan mereka ingin membuat kesepakatan,” kata Trump dikutip dari Bloomberg, Selasa (14/4/2026). ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Liga 1 Indonesia Kembali Panas, Macan Kemayoran Bantai Bajul Hijau 3 Gol Tanpa Balas

    Liga 1 Indonesia Kembali Panas, Macan Kemayoran Bantai Bajul Hijau 3 Gol Tanpa Balas

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Persija Jakarta berhasil memetik kemenangan telak ketika menjamu Persebaya Surabaya di pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (11/04/2026) malam WIB. Kemenangan tersebut sekaligus menandai kebangkitannya setelah menjalani tren buruk dalam tiga laga sebelumnya. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Persija langsung […]

  • Jelang Laga Pamungkas Persijap Pastikan Tidak Akan Mengalah Kontra Persib

    Jelang Laga Pamungkas Persijap Pastikan Tidak Akan Mengalah Kontra Persib

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menjelang laga Persib Bandung kontra Persijap Jepara Sabtu (23/5/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Persijap Jepara bertekad jadi tim kejutan yang bisa membatalkan pesta juara Persib di Kota Bandung. Pertandingan tersebut dijadwalkan memulai kick off pukul 16.00 WIB. Persijap Jepara bisa jadi batu sandungan dalam perebutan gelar juara Super League 2025-2026. Diketahui […]

  • Keunikkan  Tradisi Seba Baduy Dalam Mendorong Wisata Budaya dan Ekonomi di Indonesia

    Keunikkan Tradisi Seba Baduy Dalam Mendorong Wisata Budaya dan Ekonomi di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 7
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tradisi Seba Baduy tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di Provinsi Banten. Kegiatan tahunan ini terus menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara. Kepala Bidang Kebudayaan Dindikbud Provinsi Banten, Rahaendi menyebutkan bahwa keunikan tradisi Seba Baduy menjadi daya tarik tersendiri […]

  • Trump Tegaskan Tidak Ada Toleransi Aksi Pasang Ranjau Kapal Iran di Selat Hormuz

    Trump Tegaskan Tidak Ada Toleransi Aksi Pasang Ranjau Kapal Iran di Selat Hormuz

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Selat Hormuz, salah satu jalur energi terpenting di dunia, dilaporkan mulai dipasangi ranjau oleh Iran di tengah meningkatnya ketegangan perang di Timur Tengah. Menanggapi hal tersebut Presiden AS, Donald Trump secara tegas memperingatkan Iran agar tidak memasang ranjau di Selat Hormuz dan mengancam akan meledakkan kapal mana pun yang mencoba melakukannya. Langkah tegas […]

  • Sudah Masuk Waktu Imsak Masih Makan? Begini  Kata Kemenag

    Sudah Masuk Waktu Imsak Masih Makan? Begini Kata Kemenag

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bulan suci ramadhan 2026 sudah memasuki hari pertama, sajian makanan khas berselera siap disajikan dikala berbuka maupun saat sahur, namun masih banyak perbedaan pendapat mengenai hal itu maka Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) memberikan penjelasannya. Salah satu keutamaan berpuasa adalah dengan menyegerakan berbuka dan mengakhiri sahur, secara syariat penentuan mulainya puasa ketika memasuki […]

  • Kondisi Udara di Bandung Memburuk, Semarang dan Pekanbaru Paling Sehat

    Kondisi Udara di Bandung Memburuk, Semarang dan Pekanbaru Paling Sehat

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kualitas udara menjadi tolak ukur kesehatan masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya, dalam pantauannya polusi udara di Bandung, Jawa Barat, tercatat menjadi yang paling buruk di Indonesia pagi ini. Berdasarkan pantauan situs IQAir pukul 07.08 WIB, poin AQI Bandung mencapai 159 atau tergolong kualitas udara tidak sehat. Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif […]

expand_less