Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Viral! Kasus Ilmuwan Palsu RI di Konferensi Dunia, ITB-LPDP Bersuara

Viral! Kasus Ilmuwan Palsu RI di Konferensi Dunia, ITB-LPDP Bersuara

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Dunia pendidikan Indonesia tengah diguncangkan pada kasus dugaan riset palsu yang dipresentasikan oknum peneliti asal Indonesia pada konferensi ilmiah internasional, International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISSPD), di Kopenhagen, Denmark, 17-21 Mei 2026 lalu, mencoret citra ilmuwan Indonesia di kancah dunia.

Tak pelak, ini pun menjadi bahan perbincangan yang panas di dunia maya.Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) lantas buka suara mengenai kasus ini.

ITB dalam laman resminya yang dirilis Kamis (28/5/2026), menyebut ilmuwan itu bernama Prihatini, alumni Program Magister Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB angkatan 2020. Ia telah lulus pada tahun 2022.

Dekan FMIPA ITB Aep Patah menjelaskan bahwa materi yang dipresentasikan oknum tersebut dalam konferensi internasional tersebut tidak berkaitan dengan tesis maupun aktivitas akademik di ITB.

Adapun Tesis Prihantini saat menempuh studi Magister di ITB berjudul “Kajian Analitik Gelombang Air Akibat Longsoran pada Pantai Miring”.

“Tindakan Saudari Prihatini tersebut merupakan tindakan hukum sebagai seorang individu. Dengan demikian jika terdapat proses hukum atas tindakan tersebut, maka ITB sangat menghormati upaya hukum dimaksud,” tegas ITB,

ITB menegaskan komitmen untuk terus memperkuat budaya akademik, khususnya di ranah penelitian yang berintegritas dan bertanggung jawab.

Prihantini juga merupakan penerima beasiswa LPDP. LPDP pun lantas buka suara, menegaskan komitmennya untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan etika akademik. LPDP tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran dalam aktivitas ilmiah.

“Sehubungan dengan hal tersebut, LPDP saat ini masih perlu mendalami dan menelaah informasi yang beredar, termasuk melakukan verifikasi terhadap data dan fakta yang relevan. Berdasarkan pengecekan awal data internal, yang bersangkutan atas nama Prihantini tercatat sebagai alumni penerima beasiswa LPDP yang telah menyelesaikan studinya pada tahun 2022,” demikian dikonfirmasi Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP M. Lukmanul Hakim

LPDP menyatakan akan melakukan penelaahan lebih lanjut terkait kepatuhan terhadap kewajiban kontrak beasiswa serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk perguruan tinggi, guna memperoleh kejelasan yang komprehensif.

“Hasil dari proses pendalaman ini akan menjadi dasar bagi LPDP dalam menentukan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

LPDP mengapresiasi perhatian publik dan berkomitmen untuk terus menjaga akuntabilitas serta kehormatan komunitas akademik Indonesia di tingkat global,” kata Lukmanul.

Kronologi Peristiwa

Skandal ini awalnya diungkap oleh seorang mahasiswa Indonesia. Lewat akun Instagramnya, Wa Ode Dwi Daningrat yang sedang mengambil S3 di Oxford University memaparkan dugaan adanya manipulasi data dan identitas peneliti.

Prihantini tercatat mengirimkan 4 judul penelitian yaitu:

Deep Reinforment Learning Guided Scheduling of Flagellin and Antibiotics For Precision Host-Directed Therapy in Pneumococcal Pneumonia

Global Data Mining of Resistant Pneumococcal Sepsis Transcriptomes Identifies Conserved Stress Modules Linking Virulence, Metabolism, and Vulnerability Axes Multiscale Mathematical Modeling of Influenza-Pneumococcal Superinfection to Define Optimal Timing for Flagellin Host-Directed Therapy.

Deep Learning Integration of Innate Lymphoid Cell States, Lung Transcriptomic Programs, and Cross-Vivarium Microbiota Predicts Interleukin-22-Dependent Disease Severity in Pneumococcal Pneumonia

Multi-Strain Machine Learning Identifies Transcriptomic Combination Vulnerabilities in Multidrug-Resistant Streptococcus Pneumoniae.

Berdasarkan laman ISPPD, 4 judul riset tersebut dikerjakan Prihantini bersama Rifaldy Fajar dan Rini Winarti.

Keduanya menggunakan nama AI-Biomedicine Research Group, IMCDS-Biomed Research Foundation, Jakarta sebagai institusi asal.

Sementara Rini Winarti memakai nama Departemen Biologi, Universitas Negeri Yogyakarta. Judul riset tersebut ditampilkan dalam bentuk poster dalam konferensi tersebut.

Tidak hanya isi penelitian, identitas pemateri juga mencurigakan. Dalam sesi presentasi yang dijadwalkan atas nama “Riana Dwi Kurniawati” dengan judul penelitian “Urban Heat Islands and Ageing Lung Vulnerability: Mapping Pneumococcal Pneumonia Risk and Climate-Exposed Older Adult Hotspots in LMIC Megacities”, seorang perempuan disebut tampil membawakan materi dan memperkenalkan diri menggunakan nama tersebut.

Namun, sepuluh menit di sesi yang berbeda, perempuan tersebut berganti jilbab dan menggunakan identitas atas nama Dimas Fajar Prasetyo untuk penelitian yang berjudul “AI-Fused Satellite Climate, Urban Heat and PCV Uptake to Prioritise Pneumococcal Booster Strategies for Frail Older Adults in LMIC Megacities”. Perempuan ini menurut Dwi mengenalkan dirinya dengan nama “Dimas”.

Berdasarkan penelusurannya, Dwi menemukan pemateri ini ternyata bukan bernama Riana, tapi Prihantini. Nama Prihantini tak ada dalam daftar penulis di penelitian-penelitian yang dipresentasikannya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BGN Pastikan Bahan Makanan MBG Bukan Rp15.000

    BGN Pastikan Bahan Makanan MBG Bukan Rp15.000

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Polemik program makan bergizi gratis (MBG) bukan hanya perihal kasus keracunan tetapi juga anggaran yang dinilai tidak wajar bagi sebagian masyarakat untuk setiap menu yang disajikan kepada penerima manfaat, belum lama ini muncul di kalangan masyarakat informasi terkait anggaran yang dikeluarkan Badan Gizi Nasional (BGN) sebesar Rp15.000 per porsi sajian MBG. Sontak saja […]

  • Menteri Pariwisata Tengah Giat Mendorong Pengakuan Dunia akan Nasi Padang Melalui UNESCO Creative Cities Network

    Menteri Pariwisata Tengah Giat Mendorong Pengakuan Dunia akan Nasi Padang Melalui UNESCO Creative Cities Network

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Siapa yang tidak suka nasi padang? Perpaduan antara kare, gulai rendang dan menu selalu siap menggoyang lidah masyarakat Indonesia,Dari tanah minang itu tercipta sajian yang selalu dicari dan nantikan kehadirannya, ada kabar baik untuk pecinta nasi padang karena kini pemerintah melalui Kementerian pariwisata tengah mendorong dorong agar Nasi Padang dapat ditetapkan sebagai warisan […]

  • Juragan Rokok Djarum dan Pemilik Como 1907 Meninggal Dunia, Bambang Hartono Berpulang di Usia 86 Tahun

    Juragan Rokok Djarum dan Pemilik Como 1907 Meninggal Dunia, Bambang Hartono Berpulang di Usia 86 Tahun

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Suasana duka menyelimuti GOR Djarum Jati, Kudus, Selasa (24/3). Ratusan pelayat dari berbagai kalangan tampak silih berganti datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada juragan tembakau yang juga pengusaha nasional Bambang Hartono. Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis (19/3) di Singapura dalam usia 86 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Djarum serta […]

  • Pencurian Gamelan di UGM: 7 Bilah Demung Raib, Kerugian Ditaksir Rp10 Juta

    Pencurian Gamelan di UGM: 7 Bilah Demung Raib, Kerugian Ditaksir Rp10 Juta

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kasus dugaan pencurian gamelan terjadi di Gedung Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM), tepatnya di ruang gamelan lantai 4, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman. Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan dalam peristiwa tersebut pihak kampus mengalami kerugian sekitar Rp10 juta. Barang yang hilang berupa tujuh bilah demung gamelan laras […]

  • Presiden Terima Laporan Gempa dan Tsunami Sulut, Seskab Teddy: Segera Evakuasi

    Presiden Terima Laporan Gempa dan Tsunami Sulut, Seskab Teddy: Segera Evakuasi

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah segera bergerak cepat menanggapi bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda wilayah Kota Bitung, Sulawesi Utara, serta beberapa daerah di Maluku Utara. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dikabarkan telah menerima informasi awal terkait kejadian tersebut sejak pagi hari. Hal tersebut disampaikan melalui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang menyampaikan bahwa laporan disampaikan […]

  • Buku Saku 0%: Cetak Biru Pemerintah Menuju Indonesia Bebas Miskin

    Buku Saku 0%: Cetak Biru Pemerintah Menuju Indonesia Bebas Miskin

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah resmi meluncurkan Buku Saku “0%, Penerima Manfaat dan Penerima Kesejahteraan” sebagai upaya memastikan bantuan sosial lebih tepat sasaran. Buku ini juga menjadi panduan ringkas tentang arah kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam melakukan transformasi kebijakan untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia. Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menjelaskan, buku saku ini tidak hanya […]

expand_less