Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Produksi Baja Nasional Terganggu Imbas Krakatau Steel Kebakaran

Produksi Baja Nasional Terganggu Imbas Krakatau Steel Kebakaran

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan kejadian force majeure pada fasilitas produksi baja miliknya. Kondisi ini terkait kebakaran di area produksi pabrik baja perseroan.

Dikutip dari Keterbukaan Informasi, KRAS mengakui kebakaran terjadi pada area produksi Continous Tandem Cold Mill (CTCM) di pabrik Cold Rolling Mill (CRM). Kebakaran itu terjadi pada tanggal 19 Juli kemarin.

“Perseroan telah mengalami peristiwa keadaan memaksa diduga sehubungan kebakaran pada area produksi CTCM di Pabrik Cold Rolling Mill,” ungkap Manajemen Krakatau Steel dikutip dari Keterbukaan Informasi, Jumat (24/7/2026).

Imbas kejadian tersebut, KRAS mengalami kendala untuk memproduksi baja jenis cold rolled coil (CRC) Full Hard.

Meski begitu, pabrik perseroan masih bisa memproduksi sejumlah produk baja, seperti CRC Soft pada fasilitas Batch Annealing Furnace (BAF) dan Hot Rolled Pickled and Oiled (HRPO) pada fasilitas Continuous Pickling Line (CPL).

Sementara untuk pemenuhan kebutuhan produk CRC Full Hard domestik, perseroan akan tetap memenuhi kewajiban melalui skema kerja sama dengan produsen domestik.

“Keberlangsungan supply CRC Full Hard Nasional akan dipenuhi melalui skema kerja sama dengan perusahaan produsen CRC domestik,” tutupnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Ingin Kebakaran Hutan Berlanjut, Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat

    Tak Ingin Kebakaran Hutan Berlanjut, Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 9
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden Prabowo Subianto menargetkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia dapat segera diatasi. Pemerintah terus mengoptimalkan upaya pemadaman dan mitigasi, dengan melibatkan berbagai unsur untuk mempercepat penanganan kebakaran. Hal tersebut disampaikan Dudung seusai rapat terbatas yang membahas penanganan karhutla. Menurut dia, Presiden memberikan perhatian besar terhadap persoalan ini dan menginginkan […]

  • Imbas Tarik Menarik Sentimen Asia, Harga Batu Bara Anjlok Melemah di Harga 2,3%

    Imbas Tarik Menarik Sentimen Asia, Harga Batu Bara Anjlok Melemah di Harga 2,3%

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Harga batu bara tampaknya belum mengalami perbaikkan, hal ini terlihat dengan harganya yang kian merosot di tengah tarik menarik sentimen di Asia. Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Kamis (15/6/2026) ditutup di posisi US$ 128,5 per ton. Harganya melemah 0,43%. Dengan demikian, harganya sudah melemah 2,3% dalam dua hari terakhir. Harga penutupann […]

  • Gubernur Dedi Mulyadi dan Bupati Wahyu Kompak Tata Ulang Penataan Jalur Wisata di Jalan Nasional, Warga Menjerit Meminta Solusi Strategis Pengganti Ladang Mata Pencaharian

    Gubernur Dedi Mulyadi dan Bupati Wahyu Kompak Tata Ulang Penataan Jalur Wisata di Jalan Nasional, Warga Menjerit Meminta Solusi Strategis Pengganti Ladang Mata Pencaharian

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 54
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sejumlah bangunan yang berada di kawasan Puncak Pass dibongkar petugas gabungan Satpol PP Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Sabtu, 16 Juni 2026. Pembongkaran kios ilegal tersebut dilakukan pemerintah sebagai bagian dari penataan jalur pariwisata di sepanjang jalan nasional. Sejumlah pekerja yang terdampak pembongkaran bangunan semi permanen di kawasan Puncak Pass itu mengeluhkan penertiban dan […]

  • Mendiktisaintek Pastikan Korban Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Dapatkan Perlindungan

    Mendiktisaintek Pastikan Korban Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Dapatkan Perlindungan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 47
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) pun turut menyoroti kasus yang menimpa salah satu universitas favorit tanah air itu. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memastikan perlindungan kepada korban pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Kemendiktisaintek juga telah berkoordinasi dengan pihak UI dalam memantau […]

  • Rangkaian Kontroversi Dadan Hindayana di Program MBG dan Kekayaan Eks Kepala BGN Tersebut Dalam LHKPN

    Rangkaian Kontroversi Dadan Hindayana di Program MBG dan Kekayaan Eks Kepala BGN Tersebut Dalam LHKPN

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 63
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden Prabowo berkomitmen penuh untuk menaikan angka kecukupan gizi (AKG) bagi anak-anak Indonesia dan ibu hamil serta penerima manfaat lainnya, sehingga dalam salah satu cara yang dilakukannnya dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG. Namun, sayangnya seiring perjalanan selama kurang lebih 1,5 tahun ini ternyata ditemukan banyak kejanggalan dan probelamatik di dalam pelaksaanaannya. Hingga […]

  • Bukan Hanya Selat Hormuz, 3 Perairan Strategis Dunia Kini Terancam di Blokade Iran

    Bukan Hanya Selat Hormuz, 3 Perairan Strategis Dunia Kini Terancam di Blokade Iran

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas setelah sebelumnya sempat diadakannya gencatan senjata. Namun kini tidak hanya Selat Hormuz, Teheran kini mengancam akan memblokir pelayaran di tiga jalur laut strategis dunia, yakni Teluk Persia, Teluk Oman, dan Laut Merah. Langkah ini disebut sebagai tanggapan atas tekanan Washington yang membatasi pergerakan kapal […]

expand_less