41 Bangunan hingga Mercy Rusak AKibat Ledakan di Pakuwon City Surabaya
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, mengakibatkan 41 bangunan rusak. Ledakan juga merusak sejumlah mobil dan kendaraan yang ada di kawasan itu.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan mengatakan pihaknya sudah mendata dampak ledakan.
“Sampai saat ini ada kurang lebih 41 yang mengalami rusak, berupa pecah kaca sebagian besar karena memang dari ledakan itu cukup menimbulkan getaran yang cukup kuat. Dan terus kita akan dalami kembali,” kata Luthfie Selasa (6/10/2026).
Luthfie merinci tidak hanya ruko yang terdampak, tapi juga beberapa rumah di kawasan lokasi ledakan.
“Ada ruko yang di seputaran lokasi ini, kemudian 15 itu rumah yang di belakang. Rusak parahnya lima, yang lainnya rusak ringan aja ya,” ujarnya.
Sedangkan soal radius ledakan, ia tidak menyampaikan secara pasti. Namun, dipastikan cukup besar.
Sementara itu, sejumlah kendaraan yang terdampak berada di dalam area ledakan yang telah dipasangi garis polisi. Kendaraan tersebut terdiri dari sekitar 4 mobil, 11 motor, dan 1 truk.
Tiga sepeda motor mengalami kerusakan paling parah. Ketiganya terparkir tepat di depan RM Nasi Tempong Sri Dewi saat ledakan terjadi.
Sementara itu, sejumlah mobil yang terdampak di antaranya BYD, Toyota, Mercedes-Benz, dan Suzuki.
Selain itu dilaporkan lima korban luka dilaporkan dibawa ke RS Haji Sukolilo Surabaya. Informasi adanya korban luka tersebut dibenarkan salah satu petugas PMK Surabaya. Kelima korban disebut diduga mengalami luka bakar.
“Info terakhir ada korban luka di bawa ke RS Haji,” kata petugas PMK Surabaya, Selasa (6/10/2026).
Petugas juga membenarkan informasi sementara terkait jumlah korban luka yang dibawa ke rumah sakit. Ada lima korban luka dalam kejadian tersebut.
“Siap info yang diterima sementara betul (lima korban),” imbuhnya.***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar