Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Perkuat Ketahanan Pangan, Menteri Pertanian Ungkap Rencana Pembangunan 3 Pabrik Olahan Daging dan Telur

Perkuat Ketahanan Pangan, Menteri Pertanian Ungkap Rencana Pembangunan 3 Pabrik Olahan Daging dan Telur

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah menyiapkan pembangunan tiga pabrik pengolahan tepung telur dan tepung daging sebagai solusi permanen untuk memperkuat ekosistem peternakan nasional.

“Langkah ini ditujukan untuk memperluas pasar hasil produksi peternak, menjaga stabilitas harga, serta mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap produk impor,” kata Mentan, dalam keterangannya, yang terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Ia menyampaikan pembangunan pabrik tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah membangun ekosistem peternakan yang terintegrasi, mulai dari penyediaan bahan baku pakan, penguatan produksi petani dan peternak, hingga penyerapan serta pengolahan hasil produksi.

“Kami sudah telepon BP BUMN dan Menteri Perdagangan. Kita sepakat membangun ekosistem ternak, terutama pembangunan pabrik pengolahan tepung telur dan tepung daging. Insya Allah, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa mulai. Targetnya 1,5 tahun selesai, maksimal dua tahun,” ujar Amran.

Mentan menegaskan pembangunan industri pengolahan menjadi langkah mendasar agar persoalan pemasaran hasil peternakan tidak terus berulang.

Menurutnya, pemerintah perlu menghadirkan solusi jangka panjang yang mampu menyerap kelebihan produksi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasar produk segar.

“Ini solusi permanen, fundamental. Kalau pabriknya berdiri, impor tepung telur kita hentikan. Kita sudah sepakat. Harapannya, setelah ekosistem ini berdiri, persoalan yang sama tidak terus berulang,” tegasnya.

Ia menjelaskan pembangunan tiga pabrik tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui studi kelayakan atau feasibility study (FS). Pemerintah memperkirakan kebutuhan awal investasi sekitar Rp200 miliar per pabrik, dengan kemungkinan meningkat menjadi Rp250 miliar untuk fasilitas yang mencakup pengolahan daging.

Amran meminta jajaran terkait mengawal proses persiapan agar perencanaan, kebutuhan anggaran, dan pembangunan fasilitas dapat segera ditindaklanjuti.

Ia juga membuka peluang keterlibatan swasta, dengan menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam memperkuat industri strategis tersebut.

“Kalau ada swasta mau bergandengan, silakan. Tapi negara ada di sampingnya,” katanya.

Amran menilai penguatan ekosistem dari hulu hingga hilir akan memberikan manfaat berlapis.

Petani memperoleh pasar untuk jagung yang dihasilkan, peternak mendapat kepastian pasokan pakan, sedangkan industri pengolahan menjadi saluran penyerapan ketika produksi telur dan daging melimpah.

Jika terjadi kelebihan produksi telur atau daging ayam, hasil tersebut dapat diolah menjadi produk dengan daya simpan dan pemanfaatan yang lebih luas.

Dengan demikian, peternak tidak hanya bergantung pada penjualan produk segar yang rentan terhadap perubahan permintaan dan harga.

“Keuntungannya adalah meningkatkan kesejahteraan peternak, mengurangi kerugian yang sering terjadi pada bulan-bulan tertentu, dan mengurangi belanja devisa untuk impor. Ini keputusan mendasar, kita bangun ekosistem peternakan yang terintegrasi satu sama lain,” tegasnya.

Ia menuturkan seluruh langkah tersebut bermuara pada satu tujuan, yakni menciptakan usaha peternakan yang lebih menguntungkan dan berkelanjutan.

Pemerintah ingin memastikan peternak memperoleh pakan dengan harga terjangkau, memiliki kepastian pasar, serta tidak terus menanggung kerugian ketika terjadi kelebihan produksi.

Menurutnya, peningkatan kesejahteraan petani dan peternak harus didukung oleh ekosistem usaha yang sehat.

Produksi yang meningkat perlu diimbangi ketersediaan bahan baku, penyerapan hasil, dan industri yang mampu mengolah kelebihan produksi menjadi produk bernilai tambah.

Mentan juga menyoroti pentingnya memperkuat konsumsi protein masyarakat melalui ketersediaan sumber pangan yang beragam, termasuk ikan, ayam, dan telur.

Menurutnya, penguatan produksi protein dalam negeri perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga keterjangkauan harga dan memperluas pasar.

“Intinya, bagaimana ekonomi bergerak dan bagaimana peternak jangan dipersulit. Pakan tersedia dengan baik, kemudian harga telur dan daging stabil. Kita ingin peternak untung dan kesejahteraannya meningkat,” ujarnya.

Melalui pembangunan tiga pabrik pengolahan tepung telur dan tepung daging, pemerintah mendorong transformasi peternakan nasional dari sektor yang bertumpu pada penjualan produk segar menjadi industri terintegrasi yang memiliki kemampuan mengolah, menyimpan, dan memasarkan produk dengan nilai tambah lebih tinggi.

Dengan dukungan pemerintah, kolaborasi lintas kementerian, keterlibatan peternak, serta peluang kemitraan dengan swasta, penguatan ekosistem ini diharapkan mampu memperkuat pasar domestik, mengurangi ketergantungan impor, dan meningkatkan kesejahteraan petani serta peternak Indonesia. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iran Dikepung! Ukraina Mulai ‘Turun Gunung’ di Perang Timur Tengah?

    Iran Dikepung! Ukraina Mulai ‘Turun Gunung’ di Perang Timur Tengah?

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 74
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Konflik geopolitik di timur tengah dipastikan semakin memanas hal ini disebabkan bergabungnya salah satu negara eropa, Ukraina untuk turun gunung membantu pasukan AS-Israel. Sebelumnya Washington dan Tel Aviv menyerang Teheran sejak 28 Februari, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei. Hal ini menimbulkan pembalasan Iran ke pangkalan militer Amerika ke Teluk, hingga penutupan Selat […]

  • Polres Sukabumi Segera Gerebek Lokasi Penimbunan BBM dan Berhasil Ciduk 1 Pelaku

    Polres Sukabumi Segera Gerebek Lokasi Penimbunan BBM dan Berhasil Ciduk 1 Pelaku

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Aparat kepolisian segera bergerak menindaklanjuti informasi viral di media sosial terkait dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Sukabumi. Dari lokasi, polisi mengamankan seorang terduga pelaku dan menyita 150 jeriken berisi BBM. Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto mengatakan, penindakan bermula saat jajarannya mendapati kabar penimbunan bahan bakar yang ramai diperbincangkan […]

  • Paket Komplit, KPK Jaring OTT 13 Pejabat Bengkulu, Penangkapan Ke-8 Sepanjang 2026

    Paket Komplit, KPK Jaring OTT 13 Pejabat Bengkulu, Penangkapan Ke-8 Sepanjang 2026

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 54
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menangkap pelaku tindakan korupsi (Tipikor), kali ini yang menjadi targetnya adalah Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu Muhammad Fikri Thobari bersama sejumlah rekan lainnya dibawa ke Jakarta. Mobil iring-iringan yang mengangkut MFT tiba sekitar pukul 09.07 WIB. Terpantau, lebih dari 5 mobil minibus berwarna hitam tiba di KPK dan langsung […]

  • Saham iNews Media Group Resmi Diborong Bos Republikorp

    Saham iNews Media Group Resmi Diborong Bos Republikorp

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – PT Republik Media Anak Bangsa (RMAB), entitas anak dari grup usaha industri pertahanan modern Republikorp Group, secara resmi mengambil langkah akuisisi dan kemitraan besar dengan menyatukan kekuatan bersama PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT Sinergi Terang Abadi (STA). Kerja sama strategis yang ditandatangani pada Senin, (14/9/2026) ini, secara fundamental meleburkan jaringan […]

  • DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Sah Desember dan Buka Ruang Masukan Publik

    DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Sah Desember dan Buka Ruang Masukan Publik

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITS.NEWS – DPR RI menegaskan target penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-3 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, Kamis (27/8/2026), setelah Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman melaporkan perkembangan pembahasan RUU tersebut. Usai rapat paripurna, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco […]

  • Tangis Pecah Amsal Sitepu Saat Divonis Bebas dalam Kasus Video Profil Desa

    Tangis Pecah Amsal Sitepu Saat Divonis Bebas dalam Kasus Video Profil Desa

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 49
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kasus dugaan mark-up pembuatan video desa yang dialami seorang pekerja seni, Amsal Sitepu memasuki babak baru. Pada Sidang Vonnis yang digelar pada Rabu (1/4) Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menyatakan Amsal Christy Sitepu tidak bersalah dalam kasus kasus korupsi pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo, Sumut. Amsal pun divonis bebas. Terdakwa kasus […]

expand_less