Pelatih Timnas Indonesia Optimis Raih Hasil Positif di FIFA ASEAN Cup 2026, John: Saya sudah tidak sabar untuk kembali menghadapi Singapura
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Senin, 10 Agt 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Kegagalan Timnas Indonesia lolos ke babak semifinal Piala AFF 2026 tidak lantas membuat John Herdman selaku pelatih kehilangan optimisme.
Arsitek asal Inggris itu membidik FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Timnas Indonesia yang akan digelar pada September hingga Oktober tahun ini.
Timnas Indonesia harus mengakhiri perjalanan di Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Timnas Singapura pada laga terakhir Grup A.
Hasil di Jalan Besar Stadium, Kallang, Jumat (7/8/2026), membuat tim berjulukan Skuad Garuda itu finis di posisi ketiga Grup A.
Meski kecewa dengan hasil yang diraih, Herdman menilai Piala AFF 2026 tetap memberikan banyak manfaat. Terutama dalam melihat perkembangan pemain muda dan sejumlah pemain baru yang mendapat kesempatan bermain.
Meski mengaku kecewa dengan hasil tersebut, Herdman memilih mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya. Pelatih asal Inggris itu memastikan Timnas Indonesia akan melakukan evaluasi menyeluruh agar tampil lebih baik pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Menariknya, Indonesia kembali tergabung satu grup dengan Singapura di FIFA ASEAN Cup bersama Malaysia dan India. Herdman pun mengaku telah menantikan pertemuan ulang melawan The Lions.
“Saya sudah tidak sabar untuk kembali menghadapi Singapura. Saat itu pasti akan tiba,” kata John Herdman dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, pada Sabtu (8/8/2026).
Sebelumnya, Herdman juga menegaskan bahwa Timnas Indonesia akan bangkit setelah kegagalan di Piala AFF 2026. Menurutnya, tim telah mendapatkan banyak pelajaran berharga yang akan menjadi bekal menghadapi turnamen berikutnya.
“Kami akan membenahi semua itu dan kembali dengan semangat baru, benar-benar semangat yang baru,” ujar Herdman.
Ia mengakui timnya sebenarnya tampil cukup dominan saat menghadapi Singapura.
Indonesia mampu menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang, tetapi gagal mencetak gol kemenangan. Menurut Herdman, lini pertahanan Singapura tampil sangat disiplin sehingga mampu meredam berbagai serangan yang dibangun Thom Haye dan rekan-rekannya.
“Kami memiliki cukup peluang untuk memenangkan pertandingan itu. Kami memiliki cukup penguasaan bola, cukup kontrol, dan terkadang dewa sepak bola tidak akan memberi apa yang kami inginkan,” katanya.
Meski sempat menyinggung kepemimpinan wasit, Herdman menilai pembahasan mengenai perangkat pertandingan tidak perlu diperpanjang. Ia memilih fokus melakukan evaluasi terhadap aspek permainan yang masih perlu diperbaiki.
Salah satu pelajaran terbesar dari Piala AFF 2026, menurut Herdman, adalah pentingnya menjaga emosi dan tetap fokus sepanjang pertandingan. Ia menilai para pemain sudah berusaha maksimal, tetapi beberapa kesalahan kecil menjadi pembeda dalam laga melawan Singapura.
Herdman memastikan para pemain juga menyadari kekurangan tersebut. Ia optimistis kesalahan serupa tidak akan kembali terjadi ketika Timnas Indonesia tampil di FIFA ASEAN Cup 2026.
“Hal-hal (kesalahan kecil) itu tidak akan lagi kita lihat pada turnamen mendatang,” tutup Herdman.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada periode FIFA Matchday, 21 September hingga 6 Oktober 2026. Turnamen tersebut akan diikuti 14 negara dari kawasan Asia Tenggara dan sejumlah negara undangan dari luar ASEAN.
Berdasarkan pembagian grup yang diumumkan Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF), Timnas Indonesia bertindak sebagai tuan rumah Divisi 1. Skuad Garuda tergabung di Grup A bersama Timnas India, Timnas Malaysia, dan Timnas Singapura.
Sementara Grup B Divisi 1 dihuni Timnas Vietnam, Timnas Pakistan, Timnas Thailand, dan Timnas Filipina. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar