Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mendukbangga Kawal Pemerataan Program MBG 3B di Seluruh Wilayah

Mendukbangga Kawal Pemerataan Program MBG 3B di Seluruh Wilayah

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji, telah memastikan distribusi program Makanan Bergizi Gratis 3B (MBG 3B) di Kabupaten Cianjur dapat berjalan optimal.

Hal itu ditegaskan saat kunjungan kerjanya dan temu ratusan Tim Pendamping Keluarga (TPK), Selasa (4/3).

Dalam kegiatannya itu ia memastikan distribusi program Makanan Bergizi Gratis 3B (MBG 3B) yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD berjalan optimal sekaligus memperkuat upaya pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting.

Wihaji memberikan pengarahan bahwa MBG 3B yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD harus tersalurkan merata melalui seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Saat ini sekitar 72 persen SPPG di Cianjur sudah menyalurkan MBG 3B. Artinya masih ada lebih dari 20 persen yang belum. Ini perlu segera dicek agar distribusi bisa menyeluruh,” ujarnya.

Ia meminta jajaran terkait melakukan evaluasi terhadap SPPG yang belum menyalurkan bantuan, sembari memastikan tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaannya.

Menurutnya, MBG 3B merupakan bagian dari strategi pembangunan keluarga sekaligus percepatan penurunan stunting. Ia menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi utama pembangunan nasional.

“Kalau ingin pembangunan berhasil, maka keluarga harus diperkuat terlebih dahulu,” katanya.

Dalam kegiatan yang digelar di Aula Lautan Berlian, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Wihaji juga menyoroti peran strategis TPK. Para pendamping, khususnya ibu-ibu, dinilai memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan teladan kepada masyarakat terkait kesehatan keluarga dan pencegahan stunting.

Selain berdialog dengan TPK, Wihaji meninjau langsung SPPG Cipanas Sindangjaya 5 guna melihat proses produksi dan distribusi MBG 3B.

Ia juga mengunjungi keluarga berisiko stunting (KRS) serta menyerahkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) dan bantuan nutrisi melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).

Dalam kunjungan tersebut, Wihaji menegaskan pentingnya memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Cianjur mendistribusikan MBG 3B secara merata kepada masyarakat.

“Hari ini saya fokus memastikan distribusi MBG 3B berjalan dengan baik. Di Cianjur saat ini baru sekitar 72 persen dari total SPPG yang sudah memberikan layanan. Artinya masih ada lebih dari 20 persen SPPG yang belum mendistribusikan MBG 3B,” ujar Wihaji.

Ia telah meminta jajaran terkait segera melakukan pengecekan terhadap SPPG yang belum menyalurkan MBG 3B agar distribusi dapat segera dilaksanakan secara menyeluruh.

“Saya minta nanti dicek Pak Kaper SPPG mana yang belum mendistribusikan MBG 3B. InsyaAllah tidak ada masalah, hanya tinggal menunggu waktu saja,” katanya.

Kunjungan tersebut turut didampingi jajaran Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat serta Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, bersama unsur Forkopimda setempat. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Cianjur melaporkan bahwa alokasi Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) dari pemerintah pusat mencapai Rp16,13 miliar.

Sebanyak Rp12,59 miliar di antaranya digunakan untuk mendukung operasional 5.724 Tim Pendamping Keluarga. Pemkab Cianjur juga mencatat penurunan signifikan angka stunting, dari 33,7 persen pada 2021 menjadi 7,3 persen pada 2025. Jumlah keluarga berisiko stunting pun turun dari 394.751 keluarga pada 2021 menjadi 104.867 keluarga pada 2024.

Temu TPK tersebut dihadiri lebih dari 300 peserta yang terdiri atas Tim Pendamping Keluarga, Penyuluh Keluarga Berencana, serta lulusan Sekolah Lansia. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR RI : Polri Tetap di Bawah Presiden

    DPR RI : Polri Tetap di Bawah Presiden

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 100
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menegaskan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap menjadi lembaga negara yang berada langsung di bawah Presiden. Penegasan ini memastikan bahwa Polri tidak berada di bawah kementerian mana pun. Penegasan tersebut disepakati dalam Rapat Paripurna DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPR RI […]

  • Per 1 April 2026 Pemerintah Resmi Menetapkan Hari Jumat Menjadi WFH Bagi ASN dan Swasta, Airlangga: Akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan

    Per 1 April 2026 Pemerintah Resmi Menetapkan Hari Jumat Menjadi WFH Bagi ASN dan Swasta, Airlangga: Akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 51
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Akhirnya Pemerintah secara resmi menetapkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kebijakan tersebut akan mulai berlaku mulai 1 April 2026 dan akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan. “Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat […]

  • Cek Yuk! Sebelum Terlambat Inilah 5 Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

    Cek Yuk! Sebelum Terlambat Inilah 5 Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 68
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – BPJS Kesehatan merupakan bagian dari sistem jaminan sosial nasional yang bertujuan memberikan perlindungan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Layaknya asuransi pada umumnya, BPJS Kesehatan menerapkan sistem iuran bulanan yang wajib dibayarkan oleh peserta. Selama kepesertaan aktif, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa biaya tambahan di fasilitas kesehatan (faskes) yang telah bekerja sama, […]

  • Pengemudi Klarifikasi Usai Viral Video Bernarasi Polisi ‘Pungli’ Ganjil Genap di Jakarta Pusat

    Pengemudi Klarifikasi Usai Viral Video Bernarasi Polisi ‘Pungli’ Ganjil Genap di Jakarta Pusat

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sebuah rekaman video viral di media sosial memperlihatkan seorang polisi memberhentikan mobil Totoya Fortuner di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dinarasikan polisi tersebut menerima ‘salam tempel’ dari pengemudi mobil yang melanggar aturan ganjil-genap (gage).Dalam rekaman video yang beredar viral, terlihat seorang polisi menyetop mobil Fortuner bernopol B-679-JAB. Polisi tersebut terlihat berinteraksi dengan si […]

  • Belum Genap Dua Tahun, Kerugian Korupsi Kasus BGN Era Dadan Cs Tembus Rp10 Triliun!

    Belum Genap Dua Tahun, Kerugian Korupsi Kasus BGN Era Dadan Cs Tembus Rp10 Triliun!

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kerugian keuangan negara dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN), ditaksir menembus angka Rp10 triliun. “Kurang lebih Rp10 triliun. Kurang lebih ya,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna di kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026). Menurutnya, angka tersebut […]

  • Menu Andalan Baru Warga RI di Warung Padang, Bukan Rendang

    Menu Andalan Baru Warga RI di Warung Padang, Bukan Rendang

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 53
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Daging rendang yang merupakan menu khas rumah makan padang mulai dilupakan pelanggan. Kini, pelanggan lebih akrab dengan menu lain yang ramah kantong alias murah meriah. Pelaku Usaha Rumah Makan Padang melihat adanya tren pergeseran perilaku konsumsi Nasi Padang di kalangan pelanggan. Jika sebelumnya menu masakan Padang favorit pelanggan adalah rendang, tunjang, daging cincang, […]

expand_less