Rumor Pencopotan Teddy Merebak Usai Terbongkarnya Kasus Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo dan Pejabat
- account_circle Adi Bima
- calendar_month 37 menit yang lalu
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Nama Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Inf. Teddy Indra Wijaya mendadak menjadi sorotan di tengah gejolak internal pemerintahan dan kontroversi dugaan penyadapan ilegal yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Rumor mengenai pencopotan Teddy hingga kabar dirinya bakal digantikan perwira TNI AD, Kapten Inf. Dali Darulqutni, ramai beredar di media sosial.
Namun, spekulasi tersebut belum didukung keputusan resmi pemerintah. Sejumlah rekam aktivitas kedinasan justru menunjukkan Teddy masih menjalankan tugas dan koordinasi pemerintahan.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, misalnya, mengonfirmasi bahwa dirinya dihubungi langsung oleh Teddy pada Selasa (3/11/2026).
Dalam komunikasi tersebut, Teddy mengoordinasikan agar Arif mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam agenda penerimaan peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) di Istana Negara.
Komunikasi itu menjadi salah satu bukti bahwa Teddy masih menjalankan fungsi koordinasi sebagai Seskab, meski rumor mengenai nasib jabatannya terus berkembang.
Rekam kegiatan Teddy sepanjang Oktober hingga awal November 2026 juga memperlihatkan keterlibatannya dalam sejumlah agenda pemerintahan.
Pada 3 November 2026, Teddy tercatat mengoordinasikan pengarahan ratusan peserta angkatan pertama P3MDI di Istana Kepresidenan Jakarta.

Sebelumnya, pada 27 Oktober 2026, ia memaparkan perkembangan program Sekolah Rakyat, termasuk rencana pembangunan 265 sekolah yang ditujukan bagi 45 ribu anak.
Sehari sebelumnya, Teddy meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Sementara pada 21 Oktober 2026, ia tercatat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan.
Rangkaian aktivitas tersebut tidak sejalan dengan narasi yang menyebut Teddy telah menghilang dari lingkaran pemerintahan. Hingga informasi terakhir yang disampaikan dalam laporan tersebut, belum ada pengumuman resmi mengenai pemberhentiannya sebagai Seskab.
Spekulasi mengenai posisi Teddy semakin ramai setelah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengumumkan pemberhentian Jenderal Pol. (Purn.) Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Rabu (4/11/2026).
Posisi Pelaksana Tugas (Plt.) KSP disebut diisi Letjen TNI Ariyo Windutomo.
Namun, jabatan Kepala Staf Kepresidenan dan Sekretaris Kabinet merupakan dua posisi berbeda dalam struktur pemerintahan. Karena itu, pemberhentian Listyo dari jabatan KSP tidak serta-merta berdampak pada posisi Teddy sebagai Seskab.

Pergantian pimpinan KSP juga tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa Teddy ikut dicopot dari jabatannya.
Di tengah spekulasi tersebut, nama Kapten Inf. Dali Darulqutni ikut mencuat. Perwira TNI AD yang disebut memiliki latar belakang penugasan di Paspampres dan Kopassus itu dirumorkan bakal menggantikan Teddy.
Namun, hingga Rabu (4/11/2026), belum ada pengumuman resmi maupun Keputusan Presiden yang menetapkan Dali sebagai Seskab baru.
Dengan demikian, kabar pergantian tersebut masih sebatas spekulasi yang beredar di media sosial. Belum ada dasar resmi untuk menyatakan Teddy telah kehilangan jabatan atau Dali telah ditunjuk sebagai penggantinya.***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar