Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan dari SD hingga S-1 UGM di Sidang PN Jaktim

Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan dari SD hingga S-1 UGM di Sidang PN Jaktim

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month 27 menit yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menceritakan riwayat pendidikan yang ditempuhnya dari sekolah dasar (SD) hingga meraih sarjana atau S-1 di Universitas Gadjah Mada (UGM). Jokowi mengatakan tuduhan ijazah palsu sudah kebablasan.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menjadi saksi dalam sidang kasus fitnah ijazah dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). Mulanya, Jokowi mengatakan telah diperiksa penyidik sebanyak tiga kali.

Pemeriksaan dilakukan di Polda Metro Jaya pada 23 Juli 2025, lalu 11 Februari 2026, dan 1 April 2026. Jokowi membuat laporan di Polda Metro Jaya pada 30 April 2025 tanpa menyebutkan nama terlapor, namun hanya kronologi peristiwa.

“Jadi pada tanggal 26 Maret, dalam perjalanan di dalam mobil di sekitar Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, saya ditunjukkan oleh ajudan saya, video dan unggahan yang berkaitan dengan tuduhan ijazah palsu, Yang Mulia,” jawab Jokowi.

Dia lalu berkonsultasi dengan penasihat hukumnya terkait tudingan itu. Jokowi mengatakan kemudian disarankan membuat laporan.

“Tidak, Yang Mulia. Hanya melaporkan kronologi peristiwa. Karena, setelah saya ditunjukkan video unggahan tersebut, kemudian saya memerintahkan kepada ajudan saya untuk berkonsultasi dengan penasihat hukum, dan setelah itu saya mengundang para beliau-beliau para penasihat hukum saya untuk datang ke Solo, kemudian kami berdiskusi mengenai tuduhan ijazah palsu ini. Dan juga saya meminta untuk disiapkan bukti-bukti yang mendukung,” jawab Jokowi.

Jokowi mengatakan tudingan ijazah palsu terhadapnya sudah ada sejak 2024. Dia menilai postingan itu sudah kebablasan sehingga berujung dirinya membuat laporan polisi.

“Jadi sebelum peristiwa tanggal 26 Maret itu, sebetulnya juga sudah sejak tahun 2020, kemudian makin menjadi-jadi, tahun 2024, ’25, dan saya anggap apa yang ditunjukkan oleh ajudan saya itu juga sudah kebablasan sehingga saya berinisiatif untuk konsultasi kepada penasihat hukum, Yang Mulia, dan di situ ditunjukkan kepada saya dua video dan satu unggahan di X yang berkaitan dengan tuduhan ijazah palsu tersebut,” jawab Jokowi.

“Apakah ada akun milik dari Terdakwa? Perbuatan yang dilakukan oleh Terdakwa? Dari bukti-bukti yang Saudara Saksi laporkan?” tanya jaksa.

“Kalau akun, tidak, Yang Mulia, tetapi yang saya lihat sudah lebih dari 2 tahun, baik itu di TV, di iNews, di Rakyat Bersuara, kemudian di tvOne, di ILC, kemudian di Sentana TV, kemudian di Abraham Samad Speak Up, kemudian juga di Facebook, kemudian juga di X, kemudian juga di YouTube hampir semuanya isinya tuduhan ijazah palsu tersebut, Yang Mulia. Jadi tidak spesifik di akunnya Yang Terhormat Terdakwa Bapak Roy Suryo. Tapi di dalam di acara-acara talk show di Sentana TV, di Abraham Samad Speak Up itu beliau selalu hadir sebagai narasumber,” jawab Jokowi.

Jaksa lalu meminta Jokowi menceritakan riwayat pendidikannya. Jokowi mengaku menempuh pendidikan di SDN Nomor 111 Kota Surakarta hingga S-1 Fakultas Kehutanan di UGM.

“Jadi dimulai dari SD, SD saya di SD Negeri Nomor 111 Kota Surakarta. Kemudian SMP di SMP 1, SMP Negeri 1 Kota Surakarta. Kemudian SMA di SMA Negeri 6 Kota Surakarta, dan kemudian melanjutkan S-1 di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Yang Mulia,” jawab Jokowi.

Jokowi mengatakan saat itu tak ada jurusan di Fakultas Kehutanan UGM. Dia mengaku banyak mengambil mata kuliah pilihan di bidang teknologi hasil hutan atau teknologi kayu.

“Jadi di Fakultas Kehutanan itu sejak saya masuk tidak ada yang namanya jurusan, tidak ada. Tetapi kami para mahasiswa itu diberikan pilihan untuk mengambil mata kuliah pilihan, di situlah kami ada yang menyebut, ‘Oh kamu di jurusan teknologi kayu atau teknologi hasil hutan. Kamu ada di jurusan silvikultur. Kamu ada di jurusan ekonomi kehutanan. Oh kamu ada di jurusan konservasi hutan’,” jawab Jokowi.

Jokowi mengatakan dirinya mengambil banyak mata kuliah pilihan terkait teknologi kayu. Antara lain, katanya, mata kuliah pengeringan kayu, pengawetan kayu, hingga industri kayu.

“Hanya seperti itu. Karena saya banyak mengambil mata kuliah pilihan di bidang teknologi hasil hutan atau teknologi kayu, seperti mata kuliah struktur dan sifat kayu, kemudian mata kuliah pengeringan kayu, mata kuliah pengawetan kayu, mata kuliah pulp dan kertas, mata kuliah industri kayu lapis, kemudian mata kuliah penggergajian. Teman-teman saya menyampaikan bahwa saya berada di wilayah jurusan teknologi kayu atau teknologi hasil hutan, Yang Mulia,” tambahnya.

Diketahui, Roy Suryo didakwa melakukan fitnah dan pencemaran nama baik Jokowi. Jaksa mengatakan Roy Suryo menyebarkan informasi tidak benar soal ijazah Jokowi.

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Terlibat Pengelolaan Dapur MBG, Kepsek di Cilegon Dilaporkan Ke BKPSDM

    Diduga Terlibat Pengelolaan Dapur MBG, Kepsek di Cilegon Dilaporkan Ke BKPSDM

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Seorang kepala sekolah (kepsek) di Cilegon, Banten, dilaporkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terkait dugaan pengelolaan dapur makan bergizi gratis (MBG) atau SPPG. Dugaan ini mencuat setelah tanda tangan surat pemecatan salah satu relawan SPPG tercantum nama kepala sekolah tersebut. Kuasa hukum relawan SPPG, Achmad Bachrul El Ansor, mengatakan […]

  • Penyebab Keracunan di Karo Terungkap, BGN: Ikan Tidak Disimpan Di Freezer

    Penyebab Keracunan di Karo Terungkap, BGN: Ikan Tidak Disimpan Di Freezer

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap dugaan kelalaian dalam pengolahan bahan baku ikan yang digunakan untuk program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Hasil investigasi sementara BGN menunjukan ada sekitar 200-300 ikan yang diduga tak disimpan di dalam freezer. “Ikan-ikan itu kemudian ditaruh di suhu ruangan dalam kurun waktu 12 sampai […]

  • Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Malaysia, Harimau Malaya Unggul Tipis Atas Pasukan Garuda

    Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Malaysia, Harimau Malaya Unggul Tipis Atas Pasukan Garuda

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Timnas Indonesia akan melawan Timnas Malaysia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda tertinggal tipis dari Harimau Malaya dalam catatan head-to-head. Di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026), Indonesia vs Malaysia akan digelar. Laga itu akan kickoff pada pukul 19.30 WIB. Dalam catatan pertemuan, Indonesia dan Malaysia sudah berhadapan sebanyak […]

  • Catat Yuk! Ini Tanggal Merah di Bulan April 2026 dan Wacana WFH Oleh Pemerintah

    Catat Yuk! Ini Tanggal Merah di Bulan April 2026 dan Wacana WFH Oleh Pemerintah

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 169
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bulan April 2026 akan segera tiba dan masyarakat mulai bersiap menyusun agenda kegiatan, termasuk merencanakan waktu libur. Berdasarkan ketetapan pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama tiga menteri, terdapat sejumlah tanggal merah yang dapat dimanfaatkan untuk beristirahat maupun berlibur. April 2026 terdiri dari 30 hari yang terbagi dalam lima pekan. Seperti biasa, setiap hari Minggu […]

  • Ini Harga BBM Pertamina Terbaru Di Seluruh Indonesia per 10 Juni 2026, Pertamax Resmi Naik

    Ini Harga BBM Pertamina Terbaru Di Seluruh Indonesia per 10 Juni 2026, Pertamax Resmi Naik

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Di tengah ketidakseimbangan harga minyak mentah dunia, Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 resmi mengalami kenaikkan terhitung sejak Rabu (10/6/2026). Kenaikan harga BBM nonsubsidi yang mencapai hampir Rp4.000 per liter ini langsung menjadi perhatian masyarakat, terutama pengguna kendaraan pribadi yang selama ini mengandalkan Pertamax sebagai bahan bakar utama. Di tengah kenaikan harga Pertamax, […]

  • Kesaksian Eks Cakrabirawa, Ishak Bahar Pernah Melihat Soeharto, Letkol Untung dan Kolonel Latief Sebelum Peristiwa G30S

    Kesaksian Eks Cakrabirawa, Ishak Bahar Pernah Melihat Soeharto, Letkol Untung dan Kolonel Latief Sebelum Peristiwa G30S

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Eks anggota Cakrabirawa Ishak Bahar mengaku melihat Letkol Untung dan Kolonel Latief bertemu Soeharto di RSPAD Gatot Subroto sebelum G30S, belasan tahun dipenjara tanpa proses peradilan Ishak Bahar adalah anggota Cakrabirawa asal Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Dia bukan orang sembarangan.  Cakrabirawa sendiri adalah operator G30S yang menewaskan tujuh perwira tinggi TNI di Lobangbuaya. […]

expand_less