Kesaksian Dian Sandi di Persidangan Ijazah Jokowi: Saya belum pernah melihat
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
- visibility 16
- comment 1 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (22/10/2026).
Dalam persidangan tersebut, majelis hakim mendengarkan keterangan dari sosok pengunggah foto ijazah Jokowi di platform media sosial X (sebelumnya Twitter), Dian Sandi Utama, yang dihadirkan sebagai saksi.
Di hadapan majelis hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Dian melontarkan pengakuan mengejutkan. Ia mengonfirmasi bahwa dirinya belum pernah menyaksikan secara langsung bentuk fisik atau wujud asli dari dokumen ijazah milik Jokowi tersebut.
“Saya belum pernah melihat,” kata Dian dengan tegas saat menjawab pertanyaan sengit dari Jaksa Penuntut Umum mengenai keabsahan dan wujud asli dokumen yang sempat diunggahnya.
Dian mengungkapkan kronologi bagaimana foto ijazah mantan Wali Kota Surakarta dan Gubernur DKI Jakarta itu bisa beredar melalui akun media sosial pribadinya, @diansandiu.
Menurut penjelasannya, gambar tersebut tidak didapatkan langsung dari pihak keluarga maupun instansi resmi, melainkan dari kolom komentar di utas (thread) yang ia buat sebelumnya.
Kala itu, sebuah akun bernama @hyperpoison mengunggah gambar foto ijazah Jokowi di kolom tanggapan. Hanya berselang belasan detik setelah melihat unggahan tersebut, Dian memutuskan untuk mengunduhnya.
“Saya men-download dan memposting sesuai dengan yang dikirim lewat komentar aslinya dari akun @hyperpoison,” jelasnya.
Dian menegaskan bahwa proses pengunggahan kembali foto tersebut dilakukan tanpa melewati penyuntingan (editing) sedikit pun. Unggahan itu dibuat pada 1 April 2025 lewat akun @diansandiu dengan niat meredam perdebatan netizen yang kian panas membahas masa lalu pendidikan Jokowi.
Dalam keterangan foto (caption) yang disematkannya saat itu, Dian bahkan sempat menulis pesan yang ditujukan kepada para warganet:
“Buat yang ributin fotokopi ijazah Pak Jokowi yang saya upload pada utas, biar kalian tenang lebarannya ini saya upload yang asli,” tulis Dian dalam unggahan yang kini menyita perhatian di ruang sidang.
Meski tidak pernah memegang atau melihat wujud asli ijazah fisik Jokowi, Dian mengaku memiliki keyakinan mendasar mengenai rekam jejak pendidikan sang Presiden ke-7 RI.
Keyakinan tersebut diperoleh dari penuturan rekan kerjanya saat masih bertugas di Dinas Kehutanan Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni Andi Pramaria.
Kepada Dian, Andi menceritakan bahwa dirinya merupakan teman satu angkatan Jokowi saat berkuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Cerita itu telah didengar Dian sejak tahun 2018 lalu.
“Andi menceritakan pengalamannya kuliah bersama Pak Jokowi. Katanya, mereka masuk kuliah dan lulus pada tahun yang sama, yakni tahun 1985,” ungkap Dian.
Selain penuturan dari rekan sejawatnya, Dian juga mengaku memperkuat keyakinannya melalui pernyataan resmi dan klarifikasi dari pihak rektorat UGM yang pernah ditontonnya melalui tayangan YouTube pada momen reuni UGM tahun 2022.
Sidang perkara pencemaran nama baik ini bermula dari tuduhan dan narasi publik yang digulirkan oleh Dokter Tifa terkait keaslian ijazah Jokowi. Narasi tersebut memicu kontroversi panjang di media sosial dan berujung pada ranah hukum.
Keterangan Dian Sandi Utama di persidangan kini menjadi salah satu poin krusial untuk membuktikan sejauh mana kebenaran informasi serta asal-usul dokumen yang beredar luas di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, persidangan di PN Jakarta Timur masih terus berlanjut dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi lain serta pendalaman materi pembuktian dari pihak penuntut umum maupun tim penasihat hukum terdakwa.***
- Penulis: Adi Bima

Sampai saat ini ijazah asli TIDAK pernah tampak di publik tapi herannya masih banyak yang percaya ijazah itu ASLI, sungguh sangat membingungkan
23 Oktober 2026 11:45 am