Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Wamenag Tegaskan Pasca Keracunan di Ponpes Sidoarjo Terus Melanjutkan Program MBG, Syafii: Mereka Butuh MBG

Wamenag Tegaskan Pasca Keracunan di Ponpes Sidoarjo Terus Melanjutkan Program MBG, Syafii: Mereka Butuh MBG

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafii menyebut para santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sidoarjo tetap membutuhkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia sampaikan itu meski sejumlah santri sempat mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG.Hal itu disampaikan Syafii saat mengunjungi para korban yang masih menjalani perawatan di RSUD Notopuro Sidoarjo.

“Selama ini tadi beberapa yang kita tanya semuanya mereka menunggu. Mereka menunggu dan mereka sangat membutuhkan MBG itu. Dan kan terbukti sudah berjalan hampir setahun enggak ada masalah, makanya keinginan untuk mendapatkan MBG itu cukup tinggi,” ujar Syafii, Jumat (4/9/2026).

Syafii mengatakan kasus keracunan yang terjadi kali ini perlu menjadi bahan evaluasi. Pemerintah, kata dia, perlu memastikan penyebab kejadian itu sebelum program MBG kembali disalurkan.

“Kalau yang kasus ini pasti kita ingin memastikan penyebabnya apa ya dan kemudian untuk dapur yang selama ini memberi masakan ini di-stop, itu juga dievaluasi apakah ada penyebab yang terjadi di dapur sehingga ada dua menu yang rata-rata anak-anak menganggap mengatakan rasanya agak berbeda,” lanjutnya.

Syafii juga menyampaikan kondisi para santri yang menjalani perawatan di RSUD Notopuro. Saat ini masih ada delapan anak yang dirawat dan lima di antaranya dijadwalkan pulang.

“Iya alhamdulillah hari ini pasien yang dirawat ada delapan anak dan informasi dari Ibu Kepala Rumah Sakit yang lima orang hari ini akan dipulangkan. Jadi mungkin yang masih akan rawat lanjutan itu tinggal tiga orang saja,” terangnya.

Syafii menyebut kondisi para korban relatif baik. Keluhan yang dirasakan mayoritas berkaitan dengan gangguan perut.

“Dan dari hasil wawancara dengan anak-anak itu memang gangguannya perut ya. Iya agak mual tapi enggak bisa muntah tapi tidak terlalu berat gitu. Jadi udah bagus walaupun kondisinya tidak berat tapi mereka dibawa untuk dirawat,” ujarnya.

“Dan alhamdulillah semuanya berjalan sesuai dengan prosedur dan insyaallah yang tiga lagi mungkin juga akan segera dipulangkan. Jadi itu,” sambungnya.

Saat ditanya apakah pesantren akan tetap menerima MBG usai kejadian ini, Syafii menyebut MBG dari SPPG yang sama telah diterima para santri selama beberapa waktu ke belakang.

“Kita enggak usah ke yang lain. Di pesantren ini saja itu sudah hampir setahun dari SPPG yang sama dan tidak ada persoalan ya. Nah, baru kali ini yang mungkin ada persoalan,” jelasnya.Dari informasi yang diterimanya, dua menu yang paling banyak dikeluhkan para santri adalah telur dan sayuran.”Nah, baru kali ini yang mungkin ada persoalan. Tadi kita tanya penyebabnya itu yang dominan di dua menu ya. Telur dan sayuran. Di dua menu itu yang dominan, telur dan sayuran,” tuturnya.

Ia menduga persoalan bisa berkaitan dengan proses pengolahan makanan maupun waktu konsumsi yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam petunjuk teknis (juknis).

“Ini pasti apakah proses masaknya atau jadwal makannya yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada di juknis ya, seperti itu. Tapi mungkin tidak sesuai semua itu dikasih label harus dimakan jam berapa kita enggak tahu,” pungkasnya.***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR RI Sentil Pemanfaatan Aset Negara, Hibah Motor Listrik Guru Honorer

    DPR RI Sentil Pemanfaatan Aset Negara, Hibah Motor Listrik Guru Honorer

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Polemik yang terjadi pada program makan bergizi gratis nampaknya belum mereda, setelah sebelumnya penangkapan para pimpinan BGN kini pengadaan motor listrik memunculkan problematik yang diterima masyarakat. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini mendukung rencana Badan Gizi Nasional (BGN) menghibahkan sepeda motor listrik yang sebelumnya dibeli untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi […]

  • Dipastikan Belum Mereda, AS Tegas Penutupan Akses Selat Hormuz Terus Berlanjut 

    Dipastikan Belum Mereda, AS Tegas Penutupan Akses Selat Hormuz Terus Berlanjut 

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – AS Tegaskan Blokade Selat Hormuz Berlanjut Tanpa Batas Waktu Demi Tekan Ekonomi Iran. Pemerintah Amerika Serikat (AS) menegaskan bahwa blokade terhadap Selat Hormuz akan terus berlanjut tanpa tenggat waktu yang pasti. Langkah agresif ini diambil sebagai upaya untuk memutus akses ekonomi Iran di tengah proses negosiasi yang masih berjalan antara kedua belah pihak. […]

  • Ijazah SMA Jadi Perdebatan, Ini Alasan MK Tetap Loloskan Gibran

    Ijazah SMA Jadi Perdebatan, Ini Alasan MK Tetap Loloskan Gibran

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mahkamah Konstitusi (MK) tidak mendiskualifikasi Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden RI meski menyatakan tidak menemukan bukti ijazah, sertifikat, atau diploma yang menunjukkan pendidikan Gibran di luar negeri setara dengan tingkat SMA atau sederajat. Hakim Konstitusi Adies Kadir menjelaskan perkara yang diajukan para pemohon secara substansial sudah tidak tepat dimasukkan dalam rezim penyelesaian […]

  • Ini Lho Teknik Memasak Jeroan Sapi Anti Amis

    Ini Lho Teknik Memasak Jeroan Sapi Anti Amis

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Masih dalam momen Idul Adha memasak hewan sembelihan kurban akan selalu dinantikan oleh masyarakat, namun tentunya tidak jarang mengolah hewan sembelihan perlu dicermati betul agar tidak mengalami gagal masak. Jeroan sapi menjadi salah satu bahan makanan yang banyak diolah saat Idul Adha. Mulai dari paru, babat, usus hingga limpa kerap dijadikan soto, gulai, […]

  • Komentar Perdana Coach John Herdman Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup

    Komentar Perdana Coach John Herdman Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menyampaikan kata-kata pertama usai membawa Skuad Garuda juara FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia berhasil juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang dramatis lewat adu penalti lawan Thailand 4-2 setelah bermain imbang 2-2 pada waktu normal di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Senin (5/10). “Hal pertama tentu […]

  • Gus Ipul Minta Jajaran Kemensos Jadi Agen Perlinsos dan Utamakan Efisiensi

    Gus Ipul Minta Jajaran Kemensos Jadi Agen Perlinsos dan Utamakan Efisiensi

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Sosial RI (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mewajibkan seluruh jajaran Kemensos menjadi Agen Perlinsos Digital. Ia juga menekankan efisiensi anggaran dengan memprioritaskan kebutuhan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Gus Ipul dalam Rapat Dinas di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (12/10). “Karena kita menggelorakan orang lain untuk jadi Agen Perlinsos, maka kami ingin seluruh jajaran […]

expand_less