Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tolak Berdamai Dengan AS, Iran Tak Hadiri Perundingan

Tolak Berdamai Dengan AS, Iran Tak Hadiri Perundingan

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Ketegangan politik meningkat usai gencatan senjata yang terjadi di timur tengah kembali terjadi hal ini terlihat ketika Iran menolak menghadiri perundingan lanjutan dengan Amerika Serikat (AS) di Islamabad, Pakistan.

Militer Iran menuduh AS melanggar gencatan senjata melalui blokade laut dan penyitaan kapal sehingga memperburuk situasi diplomatik.

Teheran menilai langkah-langkah Washington sebagai pelanggaran kesepakatan damai yang sedang berjalan dan tidak mencerminkan itikad baik dalam negosiasi.

Kementerian Luar Negeri Iran menyampaikan ketidakhadiran dalam putaran berikutnya dipicu oleh perubahan sikap AS yang dinilai tidak konsisten selama proses perundingan.

Di sisi lain, delegasi AS tetap merencanakan keberangkatan ke Pakistan untuk melanjutkan pembicaraan meski Iran belum menunjukkan kesediaan untuk hadir.

Kebuntuan ini meningkatkan risiko gagalnya perundingan damai yang sebelumnya sudah berada di ambang kesepakatan antara kedua negara.

Situasi semakin buruk usai Presiden AS Donald Trump mengumumkan telah menyita kapal kargo Iran yang mencoba melewati blokade AS di dekat Selat Hormuz.

Trump menyatakan bahwa militer AS sedang memeriksa muatan kapal tersebut.

“Kami memiliki kendali penuh atas kapal mereka, dan sedang melihat apa yang ada di dalamnya!” tulis Trump di media sosial, sebagaimana diberitakan oleh The Guardian pada Minggu (19/4).

Juru bicara militer Iran mengatakan kapal tersebut berlayar dari Cina.

Iran juga akan segera merespons dan membalas aksi pembajakan bersenjata oleh militer Amerika Serikat.

AS sebelumnya menyatakan bakal mengutus delegasi ke Pakistan pada Senin (20/4) untuk melanjutkan kemungkinan putaran pembicaraan.

Upaya ini bertujuan mengakhiri konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Namun, media pemerintah Iran menyatakan saat ini tidak ada rencana untuk berpartisipasi dalam putaran berikutnya, sehingga mengancam kelanjutan negosiasi bahkan sebelum dimulai.

Delegasi AS kembali ke Islamabad di bawah pimpinan Wakil Presiden JD Vance bersama utusan khusus Donald Trump Steve Witkoff dan Jared Kushner.

Langkah ini terjadi setelah Iran pada Sabtu kemarin kembali memberlakukan pembatasan ketat terhadap lalu lintas kapal komersial di Selat Hormuz.

Keputusan Iran ini membalikkan kesepakatan beberapa jam sebelumnya untuk membuka kembali jalur air strategis itu menyusul penolakan AS mencabut blokade angkatan lautnya di sekitar perairan Selat Hormuz.

“Ketidakhadiran dari putaran kedua pembicaraan berasal dari apa yang disebutnya sebagai tuntutan Washington yang berlebihan, ekspektasi yang tidak realistis, perubahan sikap yang terus-menerus, kontradiksi berulang, dan berlanjutnya blokade laut,” tulis kantor berita resmi Iran, IRNA.

Upaya diplomatik terus berjalan dengan komunikasi antara Wakil Perdana Menteri Pakistan Mohammad Ishaq Dar, dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

Langkah ini juga melibatkan rencana pembicaraan antara Presiden Iran Masoud Pezeshkian, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, mengatakan Teheran tetap melanjutkan jalur diplomasi meski mengakui masih ada kesenjangan besar dalam perundingan.

Sedangkan Trump menyebut perundingan di Islamabad sebagai kesempatan terakhir bagi Iran untuk mencapai kesepakatan damai. Ia mengatakan hal itu sembari memberi sinyal mengancam akan menghancurkan infrastruktur pembangkit listrik dan jembatan jika Teheran menolak.

“Jika Iran tidak menandatangani kesepakatan ini, seluruh negara akan dihancurkan,” kata Trump kepada Fox News.

Trump berpendapat bahwa tawaran AS yang mencakup penarikan blokade Selat Hormuz dan Iran tidak memiliki uranium yang diperkaya sebagai langkah yang masuk akal. Namun, situasi tetap memanas setelah AS menuduh Iran melanggar gencatan senjata.

Sementara di sisi lain, Teheran balik menilai blokade laut oleh militer AS sebagai tindakan ilegal dan kejahatan kemanusiaan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan blokade AS terhadap pelabuhan dan garis pantai Iran telah melanggar gencatan senjata dan merupakan tindakan melawan hukum.

“Secara sengaja menjatuhkan hukuman kolektif terhadap rakyat Iran, hal itu setara dengan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan”, tulis Baghaei di media sosial. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Cianjur Gelar Aksi Protes Tentang Hak Korban Gempa dan Ribetnya Penerapan UHC

    Masyarakat Cianjur Gelar Aksi Protes Tentang Hak Korban Gempa dan Ribetnya Penerapan UHC

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sekumpulan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Warga Korban Gempa Cianjur menggelar aksi protes di Pendopo Kantor Bupati Cianjur, Selasa (19/05/2026). Dalam aksinya mereka menuntut penuntasan hak-hak korban gempa yang dinilai belum sepenuhnya terealisasi meski lima tahun telah berlalu sejak bencana terjadi. Koordinator Aksi, Galih Widyaswara, yang menegaskan kedatangan massauntuk menagih kepedulian pemerintah terhadap […]

  • Sosialisasi MBA-MAYA (Membina dan Memberdaya) kerjasama PT PNM-MES Pusat dan PD MES Cianjur dilaksanakan secara serentak di 10 titik di Kabupaten Cianjur.(foto:rekan media/infokita.news)

    MBA MAYA (Membina dan Memberdaya) PT PNM Kolaborasi MES Pusat dan PD MES Cianjur Gelar Sosialisasi di 10 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle nag
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFOKITA.news-PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bekerjasama dengan MES Pusat dan Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (PD MES) Cianjur menggelar kegiatan MBA MAYA (Membina dan Memberdaya). Kegiatan sosialisasi MBA MAYA secara serentak di 10 titik di Kabupaten Cianjur. Program MBA MAYA bertujuan memberikan edukasi ekonomi syariah dan penguatan usaha bagi pelaku UMKM perempuan yang merupakan nasabah […]

  • PD MES Cianjur Gelar SILAKDA, Perkuat Sinergi Ekonomi Syariah Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat.

    Perkuat Sinergi Ekonomi Syariah Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat, PD MES Cianjur Gelar SILAKDA

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Nag Rustandi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    INFOKITA.News-Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (PD MES) Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan Silaturahmi Kerja Daerah (SILAKDA) di Aula Gedung Fakutas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, Jumat 6 Februari 2026. SILAKDA mengangkat tema ‘Memperkuat Ekosistem Ekonomi Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat Cianjur’ sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengembangan ekonomi syariah […]

  • Rupiah Semakin Melemah Dekati Level Rp18.000 Sudah Di Angka  Rp17.876 per Dolar AS

    Rupiah Semakin Melemah Dekati Level Rp18.000 Sudah Di Angka Rp17.876 per Dolar AS

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Nilai rupiah hari ini kembali mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data terbaru dari Trading Economics per pukul 11.00 WIB pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026, kurs rupiah berada di level Rp17.876 per dolar AS. Posisi tersebut menunjukkan pelemahan dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada Kamis, 28 Mei 2026 yang berada di […]

  • Gedung Merah Putih Kembali Menyala, Wamen Imipas Silmy Karim Resmi Kenakan Rompi Tahanan KPK

    Gedung Merah Putih Kembali Menyala, Wamen Imipas Silmy Karim Resmi Kenakan Rompi Tahanan KPK

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Wakil Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, selesai diperiksa penyidik KPK. Usai semalaman diperiksa, Silmy pagi ini turun dari ruang penyidik KPK dengan menggunakan rompi tahanan warna oranye. Tepatnya pada Kamis (4/6/2026), Silmy turun dari lantai 2 ruang pemeriksaan sekitar pukul 08.38 WIB. Silmy keluar menggunakan rompi tahanan KPK. Saat turun, […]

  • Jadi Runner-up FIFA Series 2026 Ini Kata John Herdman: Timnas Indonesia Harusnya Menang!

    Jadi Runner-up FIFA Series 2026 Ini Kata John Herdman: Timnas Indonesia Harusnya Menang!

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria di Final FIFA Series 2026 di hadapan pendukungnya sendiri, timnas garuda itu akhirnya kalah tipis atas tamunya tersebut dengan skor akhir 1-0 di Stadion Gelora Utama Bung Karno pada Senin (30/3) dan menjadikan tim asuhan John Herdman menjadi Runner-Up. Pelatih Timnas Indonesia John Herdman bereaksi usai menelan kekalahan […]

expand_less