Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemerintah Keluarkan Kebijakan WFH 1 Hari Tiap Pekan Untuk ASN dan Swasta serta Percepatan Elektrifikasi Sektor Strategis

Pemerintah Keluarkan Kebijakan WFH 1 Hari Tiap Pekan Untuk ASN dan Swasta serta Percepatan Elektrifikasi Sektor Strategis

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Pemerintah kini tengah mempersiapkan skema kerja secara fleksibel berupa bekerja dari rumah (WFH).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan WFH akan diberlakukan selama satu hari dari lima hari kerja. Skema ini akan berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) hingga swasta.

Hal ini sehubungan dengan kenaikan harga minyak mentah dunia dampak dari perang Iran. Hal tersebut yang akhirnya

“Terkait dengan kajian, bahwa dengan tingginya harga minyak, maka perlu efisiensi waktu kerja,” kata Airlangga usai rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3).

Airlangga mengatakan, Prabowo sudah memberikan respons positif atas rencana WFH. Ini karena akan ada penghematan bahan bakar minyak (BBM) sebanyak seperlima dari konsumsi yang biasa dikeluarkan masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta anak buahnya di kabinet untuk menyiapkan langkah taktis dalam menghemat konsumsi BBM, langkah tersebut diambil untuk merespons dampak dari Perang Iran kepada harga energi.

Prabowo juga menyinggung beberapa kebijakan di negara lain untuk menekan konsumsi BBM.
Dirinya mengatakan, Pakistan telah menetapkan WFH hingga memotong gaji pejabatnya sebagai dampak kenaikan harga BBM.

“Pengurangan hari kerja juga harus kita pertimbangkan,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Jumat lalu.

Presiden Prabowo Subianto juga telah memerintahkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk melakukan kajian percepatan elektrifikasi di sejumlah sektor strategis.

Kajian akan meliputi kendaraan bermotor hingga kompor rumah tangga. Langkah tersebut untuk mengurangi ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM) dan mendorong efisiensi energi.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menjelaskan, proyek percepatan elektifikasi ini mencakup konversi motor BBM ke kendaraan listrik, penggantian pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi pembangkit listrik tenaga listrik (PLTS), serta penggunaan kompor listrik di rumah tangga.

“Kami diminta mengkaji elektifikasi kendaraan listrik, pembangkit listrik yang berasar dari diesel dan yang ketiga kompor listrik. Semua ini kami diminta mengkaji,” kata Brian di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis (19/3).

Brian diminta menggerakkan perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk melakukan kajian secara cepat dan komprehensif.

Kajian tersebut diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi yang dapat langsung diimplementasikan oleh kementerian teknis terkait, terutama dalam upaya penghematan konsumsi BBM hingga liquefied petroleum gas (LPG).

Mantan Wakil Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) ini mengatakan, fokus elektrifikasi diarahkan pada tiga sektor utama.

Pertama, pengembangan kendaraan listrik, khususnya sepeda motor dan kendaraan berkapasitas mesin kecil yang dinilai memiliki potensi besar dalam menekan konsumsi BBM impor.

Kedua, percepatan penggantian pembangkit listrik berbasis diesel dengan pembangkit energi terbarukan seperti PLTS.

Ketiga, perluasan penggunaan kompor listrik sebagai alternatif pengganti LPG di sektor rumah tangga.

Kajian ini melibatkan berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta. Pemerintah menargetkan hasil kajian tersebut dapat diselesaikan dalam waktu singkat dan mulai direkomendasikan kepada kementerian teknis paling lambat April mendatang.

“Teman-teman sudah mulai berjalan di perguruan tinggi. Mungkin dalam waktu cepat kami bisa rekomendasikan atau kajian itu bisa diserahkan kepada kementerian teknis,” ujar Brian.

Brian mengatakan bahwa pemerintah masih menghitung proyeksi penghematan dari program elektrifikasi ini. Dari aspek konversi PLTD ke PLTS diperkirakan dapat menghasilkan penghematan sekitar Rp 25 triliun dari sisi konsumsi solar.

Angka tersebut belum termasuk tambahan efisiensi yang berpotensi diperoleh dari konversi kendaraan berbahan bakar minyak ke motor listrik serta peralihan penggunaan kompor LPG ke kompor listrik.

“Belum lagi kalau motor listrik dan kompor listrik ini diganti, itu juga sangat besar,” pungkas Brian. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Suyudi Resmi Dilantik, Posisi Listyo Sigit Resmi Diganti

    Kapolri Suyudi Resmi Dilantik, Posisi Listyo Sigit Resmi Diganti

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 53
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – DPR menyetujui pengangkatan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat paripurna DPR, Kamis (1/10/2026). Persetujuan tersebut diambil setelah Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman membacakan laporan hasil pembahasan pemberhentian Listyo, sekaligus hasil uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap Suyudi. “Apakah laporan Komisi III […]

  • Daftar Makanan dan Kosmetik yang Memicu Kerusakan Hati dan Ginjal Menurut BPOM

    Daftar Makanan dan Kosmetik yang Memicu Kerusakan Hati dan Ginjal Menurut BPOM

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 40
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ditengah maraknya peredaran makanan dan obat yang ada di masyarakat. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menemukan puluhan produk berbahaya yang masih beredar di Indonesia. BPOM berhasil menemukan 22 produk herbal dan 11 kosmetik berbahaya yang mengandung bahan kimia pemicu kanker, kerusakan ginjal, stroke, hingga kematian mendadak. Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan […]

  • Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

    Tiba di Indonesia Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman Saksikan Pertandingan Persib melawan Persija di Bandung

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle cr2
    • visibility 158
    • 0Komentar

    INFOKITA.News-Juru taktik asal Inggris dan kini jadi juru latih tim nasional Indonesia John Herdman, sudah berada di Jakarta. John Hedman memiliki kesempatan untuk menyaksikan pertandingan el classico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta. Minggu, 11 Januari 2026, pertandingan Super League pekan ke-17 tahun 2025/2026 diadakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Bandung, Jawa […]

  • 10 Manfaat Luar Biasa Dengan Berjalan Kaki

    10 Manfaat Luar Biasa Dengan Berjalan Kaki

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 69
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS -Salah satu olahraga yang paling mudah dan murah yang dapat dilakukan manusia adalah berjalan kaki, berjalan kaki pada dasarnya bukan hanya sekadar menurunkan berat badan, membakar kalori, sebab ada banyak manfaat yang dapat dirasakan tubuh jika rutin berjalan kaki. Termasuk olahraga kardiovaskuler yang sederhana serta bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Perubahan […]

  • India Dipastikan Menarik Diri Dari Keikutsertaannya di FIFA Asean Cup 2026, Ini Alasannya

    India Dipastikan Menarik Diri Dari Keikutsertaannya di FIFA Asean Cup 2026, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Timnas India dipastikan tidak ambil bagian dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Keputusan tersebut membuat komposisi Grup A berubah dan membuka peluang bagi Timnas Indonesia mendapatkan lawan baru pada turnamen yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia. India sebelumnya masuk Grup A Premier Division bersama Timnas Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Namun, Federasi Sepak Bola India (AIFF) […]

  • Hattrick Persib Bandung Juarai Liga 1 Indonesia Musim 2025/2026, Masyrakat Bandung Tumpah Ruah Bergelora Ria

    Hattrick Persib Bandung Juarai Liga 1 Indonesia Musim 2025/2026, Masyrakat Bandung Tumpah Ruah Bergelora Ria

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 40
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Laga pamungkas telah dilakoni Persib bandung kontra Persijap Jepara sabtu sore (23/5.2026), dalam pertandingan itu Maung Bandung menjamu Persijap di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dengan skor akhir sama kuat 0-0, namn perlu diketahui dengan hasil itu sudah cukup bagi Pesib Bandung mengangkat trofi juara liga 1 Indonesia ke-4nya untuk musim 2026/2026. Stadion […]

expand_less