Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Buntut THR 2025, Forkopimda Cilacap Didesak Agar Segera Diperiksa KPK

Buntut THR 2025, Forkopimda Cilacap Didesak Agar Segera Diperiksa KPK

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Terdakwa Sadmoko Danardono, Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap, meminta KPK memeriksa pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Cilacap yang menerima tunjangan hari raya (THR) Lebaran 2025 hasil pemerasan pejabat Pemda Cilacap.

Permintaan itu mengemuka dalam sidang pembacaan nota pembelaan atau pleidoi Sadmoko di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (13/10/2026) sore.

Penasihat hukum Sadmoko meminta KPK menelusuri penerimaan uang agar persoalannya terang, termasuk apakah pemberian tersebut melanggar aturan.

“Memohon agar pihak-pihak penerima uang atau pemberian terkait THR Forkopimda yang terjadi tahun 2025 diperiksa KPK untuk memastikan ada tidaknya kewajiban pelaporan dan tindak pidana,” pinta kuasa hukum Sadmoko.

Pemberian THR 2025 itu terungkap saat Sadmoko menjadi saksi mahkota dalam persidangan terdakwa Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap nonaktif.

Sadmoko mengungkap lima pejabat yang menerima uang, yakni Kapolresta Cilacap Rp100 juta, Dandim Cilacap Rp75 juta, Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap Rp50 juta, Ketua Pengadilan Negeri dan Ketua Pengadilan Agama Cilacap masing-masing Rp20 juta.

Total pemberian kepada kelima pejabat tersebut mencapai Rp265 juta.

Sadmoko mengaku mengantarkan sendiri uang itu kepada para penerima. Dia mengatakan menyampaikan uang tersebut sebagai amanah dari bupati.

Namun, pemberian THR pada 2025 itu berada di luar objek perkara yang sedang disidangkan. Perkara yang menjerat Syamsul dan Sadmoko berkaitan dengan dugaan pemerasan uang THR pada 2026 yang dikumpulkan dari para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Cilacap.

Dalam perkara 2026 tersebut, Penuntut Umum KPK menyebut uang yang terkumpul mencapai Rp568 juta. Uang itu diduga disiapkan untuk dibagikan kepada jajaran Forkopimda, tetapi belum sempat didistribusikan karena KPK lebih dahulu melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 13 Maret 2026.***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • daycare little alesha

    Media Asing Ini Kecam Daycare Little Aresha Jogja: Sungguh Tak Termaafkan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 42
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kasus kekerasan yang terjadi pada daycare di Yogyakarta akhirnya terdengar sampai luar negeri. Negara yang dimaksud tidak lain adalah negara inggris, melalui medianya BBC yang mengecam keras perbuatan itu. Terbongkarnya praktik penyiksaan sistematis terhadap puluhan balita di daycare Little Aresha Yogyakarta menjadi sinyal darurat atas rapuhnya sistem pengawasan institusi penitipan anak di Indonesia. […]

  • Prakiraan Harga Kurban 2026 dan Tips Berkurban

    Prakiraan Harga Kurban 2026 dan Tips Berkurban

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Lonjakan permintaan hewan kurban mulai terlihat di berbagai sentra perdagangan hewan menjelang Idul Adha 2026. Aktivitas pasar dilaporkan meningkat lebih cepat dibanding tahun sebelumnya, terutama pada komoditas sapi dan kambing yang menjadi pilihan utama masyarakat. Sejumlah pedagang hewan kurban menyebutkan bahwa tren pembelian tahun ini cenderung lebih awal. Banyak pembeli, baik individu maupun […]

  • Dipolisikan Terkait Dugaan Penganiayaan ART, Ini Respon Erin Eks Andre Taulany.

    Dipolisikan Terkait Dugaan Penganiayaan ART, Ini Respon Erin Eks Andre Taulany.

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 66
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tengah ramai diperbincangkan seorang asisten rumah tangga (ART) tengah ramai menjadi perbincangan publik setelah melaporkan atasannya atas dugaan penganiayaan, Rien Wartia Trigina atau Erin tidaktinggal diam usai dipolisikan oleh ART dengan tuduhan penganiayaan. Mantan istri Andre Taulany itu juga langsung membalas dengan balik melapor ke polisi. Erin melapor ke polisi karena merasa nama […]

  • Turnamen Domino Piala Panglima TNI di Kota Blitar Resmi Digelar, Dibuka Langsung Ketua Orado Jatim

    Turnamen Domino Piala Panglima TNI di Kota Blitar Resmi Digelar, Dibuka Langsung Ketua Orado Jatim

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Turnamen Domino untuk memperebutkan Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 resmi dibuka secara serentak di 101 daerah yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia, Minggu (27/9/2026) pagi. Di Kota Blitar, turnamen tersebut dibuka langsung oleh Ketua Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jawa Timur, Mahenda Abdillah Kamil. Pembukaan acara […]

  • Seorang Dokter Muda Meninggal Dunia Akibat Suspek Campak, Kemenkes: Masyarakat diimbau tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

    Seorang Dokter Muda Meninggal Dunia Akibat Suspek Campak, Kemenkes: Masyarakat diimbau tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 65
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Perkembangan penyebaran virus Campak di tanah air merenggut nyawa seorang dokter intership di Cianjur bernama Andito Mohamad Wibisono meninggal dunia diduga akibat campak dengan komplikasi pneumonia. Campak (gabagen) adalah penyakit virus yang sangat menular, ditandai dengan demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan ruam kulit khas yang dimulai dari wajah ke seluruh tubuh. Pengobatan […]

  • India Dipastikan Menarik Diri Dari Keikutsertaannya di FIFA Asean Cup 2026, Ini Alasannya

    India Dipastikan Menarik Diri Dari Keikutsertaannya di FIFA Asean Cup 2026, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Timnas India dipastikan tidak ambil bagian dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Keputusan tersebut membuat komposisi Grup A berubah dan membuka peluang bagi Timnas Indonesia mendapatkan lawan baru pada turnamen yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia. India sebelumnya masuk Grup A Premier Division bersama Timnas Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Namun, Federasi Sepak Bola India (AIFF) […]

expand_less