Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bahas Solusi Beras Pecah, Menperin Sarmuji Langsung Kontak Kantor Mentan Amran Sulaiman

Bahas Solusi Beras Pecah, Menperin Sarmuji Langsung Kontak Kantor Mentan Amran Sulaiman

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Menteri Perindustrian (Menperin) M Sarmuji mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) mengenai kebutuhan industri akan bahan baku berupa beras pecah.

Hal itu disampaikannya usai menerima audiensi dengan Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman. Menperin didampingi oleh Plt. Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika.

Sarmuji mengungkapkan, dalam pertemuan itu, GAPMMI menyampaikan sejumlah isu terkait industri makanan dan minuman (mamin) olahan, termasuk kebutuhan bahan baku. Juga, tentang ekosistem yang penting yang harus dibangun.

Kemenperin, tegas Sarmuji, memastikan memberi dukungan yang dibutuhkan untuk menciptakan industri nasional yang lebih berdaya saing.

“Kalau industri makanan minuman itu, isu daya saing sebenarnya nggak terlalu karena mereka cukup kuat. Bahkan makanan minuman kita pertumbuhannya juga cukup baik, ekspor ke banyak negara, banyak lah ke mancanegara. Hanya saja tentu ada hal-hal jadi aspirasi mereka, soal bahan baku,” kata Sarmuji usai pertemuan.

“Contoh, bahan baku beras pecah itu kalau kita impor dari luar negeri harganya sekitar Rp5.700 atau Rp6.000 maksimal. Tapi kalau produksi dalam negeri harganya dipatok sekitar Rp11.000
tentu ada selisih cukup besar,” tambah dia.

Dalam hal ini, imbuh dia, industri pengolahan pengguna beras pecah sebagai bahan baku akan mengalami kesulitan. Karena harga bahan baku lokal yang jauh lebih mahal.

“Kalau dengan Rp11.000 itu industri kita nggak bisa kompetitif. Seperti industri bihun dan lain sebagainya nggak bisa kompetitif,” ucapnya.

“Lgi kita cari cara. Toh beras Bulog itu kan banyak sekali. Stok banyak sekali dan makin lama kalau dibiarkan nilainya akan turun, bahkan bisa mendekati nol,” sambungnya.

Dia pun mewacanakan mempertemukan kebutuhan industri dengan ketersediaan sumber pasokan bahan baku dari dalam negeri, termasuk beras Bulog.

“Perlakuan terhadap beras-beras seperti itu harus ada solusinya. Industri kita bisa mengambil stok di gudang Bulog, yang lama dan pecah. Tapi juga harganya harus bisa turun sesuai dengan harga bisa ditoleransi industri. Kita harus cari caranya ini,” kata Sarmuji.

“Saya sudah berkoordinasi dengan kementerian pertanian,” tambahnya.

Sebagai informasi, pemerintah masih mencatat adanya impor beras jenis tertentu, termasuk beras pecah atau menir, untuk kebutuhan industri. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), impor beras pada Oktober 2025 tercatat sebesar 40,7 ribu ton.

Secara kumulatif, impor beras sepanjang Januari hingga Oktober 2025 mencapai 364,3 ribu ton dengan nilai US$178,5 juta atau setara Rp2,97 triliun. Seluruh impor tersebut merupakan beras khusus dan industri, bukan beras medium untuk konsumsi umum.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian Moch Arief Cahyono menjelaskan, beras impor yang masuk mayoritas berupa beras pecah 100% atau menir (HS 1006.40.90) yang digunakan sebagai bahan baku industri.

Sementara, Adhi S Lukman mengatakan, persoalan ketersediaan bahan baku menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing. Sekaligus menjamin produksi agar menghasilkan produk dengan harga terjangkau bagi konsumen.

“Apalagi kondisi saat ini sangat berat ya. Jadi kita berharap industri makanan minuman bisa memproduksi produk-produk yang lebih terjangkau, sekaligus berdaya siang di pasar global. Tadi pak Menteri beberapa contoh dengan kementerian lain termasuk Kementerian Pertanian, Kemenko Pangan, Kementerian Perdagangan, soal bahan baku dan sebagainya,” paparnya.

“Tadi kami sampaikan, ada beberapa industri anggota kami yang melaporkan kekurangan bahan baku. Lalu ternyata ada stok yang masih ada tapi belum ada kontraknya, atau stok yang sudah habis kontrak. Nah ini akan dikoordinasikan oleh Pak Dirjen Agro, sehingga kebutuhan sampai akhir tahun 2026 ini akan cukup. Tapi kami meminta untuk tahun 2027 awal, karena stok sudah habis, NK (neraca komoditas) nya dipercepat. Untuk gula, garam, dan daging,” kata Adhi.***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenggelamnya KM Virgo di Masalembo: 5 Jenazah Kembali Dievakuasi, Total Korban Meninggal Jadi 71 Orang

    Tenggelamnya KM Virgo di Masalembo: 5 Jenazah Kembali Dievakuasi, Total Korban Meninggal Jadi 71 Orang

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tim SAR kembali menemukan lima jenazah pada hari ke-16 pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa. Jenazah ditemukan di sekitar badan kapal KM Virgo. “Jadi total yang ditemukan dari badan kapal ada lima jenazah, empat dievakuasi ke KRI I Gusti Ngurah Rai dan satu ke KN SAR […]

  • Potret Kemiskinan Cianjur Seorang Pria Paruh Baya Tewas Dianiaya, Para Pengamat  dan Anggota DPRD Buka Suara

    Potret Kemiskinan Cianjur Seorang Pria Paruh Baya Tewas Dianiaya, Para Pengamat dan Anggota DPRD Buka Suara

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 54
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS –  Ironi kemiskinan masih nyata ada di wilayah Cianjur. Fakta itu terbukti ada, setelah adanya peristiwa memilukan yang terjadi di Kecamatan Cugenang, yakni seorang pria paruh baya meninggal dunia usai dianiaya, karena mencuri dua buah labu siam untuk berbuka puasa, Selasa (3/3). Berdasarkan keterangan yang diperoleh kejadian tersebut terjadi bermula saat terduga UA (40) pelaku melakukan […]

  • Menkeu Purbaya Keluhkan Sakit Pinggang, Akui Sempat Sulit Beridiri dan Absen Kerja

    Menkeu Purbaya Keluhkan Sakit Pinggang, Akui Sempat Sulit Beridiri dan Absen Kerja

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 49
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Aktivitas yang padat sebagai pejabat publik tak selalu berjalan mulus, sehingga pentingnya menjaga kesehatan dan pola hidup yang seimbang menjadi kunci. Hal itu terlihat dalam sebuah rekaman ketika Menteri keuangan tersebut sehabis menghadiri acara di Gedung BPPK, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Dalam rekaman video itu tampak dirinya sedikit merintih dan sulit ketika berdiri sehingga […]

  • Karhutla Gunung Sumbing Temanggung Mencapai Luas 344 Hektar, Perhutani Bongkar Penyebabnya

    Karhutla Gunung Sumbing Temanggung Mencapai Luas 344 Hektar, Perhutani Bongkar Penyebabnya

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 7
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Sumbing wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, dilaporkan makin meluas hingga Jumat (23/10/2026). Berdasarkan pembaruan data usai operasi pemadaman dihentikan sementara, total akumulasi luas lahan terdampak melonjak tajam dari sebelumnya 204 hektar menjadi 344 hektar. Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, Dimyati, mengonfirmasi […]

  • Menkeu Purbaya: Pemerintah Sudah Siapkan Rp 55 Triliun Untuk THR 2026

    Menkeu Purbaya: Pemerintah Sudah Siapkan Rp 55 Triliun Untuk THR 2026

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 73
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Munculnya pertanyaan yang mulai masif di tengah masyarakat mengenai kepastian pencairan tunjangan hari raya (THR), Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk PNS, TNI, dan Polri, kini menantikan kepastian waktu pencairan sekaligus besaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 dari pemerintah. Kabar baiknya, pemerintah memastikan THR tahun ini akan dicairkan lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Diketahui […]

  • Respon Cepat Bahlil Siapkan Lahan Strategis Khusus Investor AS  Pasca Pertemuan Prabowo-Trump

    Respon Cepat Bahlil Siapkan Lahan Strategis Khusus Investor AS Pasca Pertemuan Prabowo-Trump

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 56
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadahlia langsung bergerak usai pertemuan presiden Prabowo Subianto dengan presiden Donald Trump. Tanpa basa-basi Indonesia secara terbuka membuka pintu bagi investor yang berasal dari negeri paman sam tersebut untuk mengurus tambang yang ada di Indonesia. Ia menegaskan kementeriannya tengah melakukan pemetaan serius pada wilayah-wilayah tambang […]

expand_less