Penemuan Jasad di Cianjur, Sudah Berbentuk Tulang Belulang Diperkirakan Berusia Antara 8 Hingga 10 Tahun
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, memastikan jasad yang ditemukan sudah membusuk dan tinggal tulang belulang di Kecamatan Cibeber berjenis kelamin perempuan diperkirakan berusia antara 8 sampai 10 tahun.
Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Bagus Panuntun, mengatakan hasil visum luar tubuh tidak ada bekas penganiayaan namun petugas menemukan jeratan tali di bagian leher yang belum dapat dipastikan sebagai penyebab tewasnya korban.
Polisi masih menunggu hasil autopsi dari tim medis RSUD Sayang Cianjur yang akan dilakukan dalam pekan ini, guna memastikan penyebab tewasnya korban termasuk mengungkap identitas-nya.
“Saat ditemukan jasad sudah membusuk hingga sebagian besar tubuhnya tinggal tulang belulang, mengenakan baju kaos lengan panjang berwarna biru, dimana korban memiliki sekitar 94 sentimeter dengan usia diperkirakan 8 hingga 10 tahun,” kata dia di Cianjur, Selasa (13/10/2026).
Hingga saat ini, pihaknya belum mendapat laporan terkait kehilangan anggota keluarga atau warga yang mengenali ciri-ciri korban, sehingga bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dapat datang ke RSUD Sayang Cianjur.
“Silakan datang ke RSUD Cianjur untuk memastikan bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya guna memudahkan proses identifikasi,” katanya.
Seperti diberitakan Kepolisian Resor Cianjur, melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas mayat yang ditemukan dalam kondisi sudah menjadi tulang belulang di Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber.
Polisi masih melakukan pendalaman termasuk meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan kronologi serta penyebab kematian korban.
Hasil pemeriksaan luar di RSUD Sayang Cianjur belum menemukan indikasi yang mengarah pada dugaan tersebut, namun penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.
Jasad korban pertama kali ditemukan warga yang curiga dengan bau bangkai yang menyengat diduga berasal dari bangkai hewan, namun setelah dipastikan warga menemukan jasad manusia dalam kondisi sudah membusuk.***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar