Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Potret Kemiskinan Cianjur Seorang Pria Paruh Baya Tewas Dianiaya, Para Pengamat dan Anggota DPRD Buka Suara

Potret Kemiskinan Cianjur Seorang Pria Paruh Baya Tewas Dianiaya, Para Pengamat dan Anggota DPRD Buka Suara

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS –  Ironi kemiskinan masih nyata ada di wilayah Cianjur. Fakta itu terbukti ada, setelah adanya peristiwa memilukan yang terjadi di Kecamatan Cugenang, yakni seorang pria paruh baya meninggal dunia usai dianiaya, karena mencuri dua buah labu siam untuk berbuka puasa, Selasa (3/3).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh kejadian tersebut terjadi bermula saat terduga UA (40) pelaku melakukan penganiyaan pada M (56), usai korban M (56) diduga mencuri dua buah labu siam di kebun yang digarap oleh terduga pelaku, setelah beberapa hari usai dianiaya, korban M (56) akhirnya meregang nyawa. Kasus itu pun kini ramai sehingga menjadi perhatian publik.

Salah satunya Pengamat Ekonomi Cianjur Irpan Jamil menilai, kemiskinan dapat menjerumuskan seseorang pada tindakan kriminal ketika kebutuhan dasar tidak terpenuhi, sementara akses untuk memperoleh penghasilan sangat terbatas.

“Kalau dilihat dari aspek ekonomi, ada ketidakseimbangan antara minimnya pendapatan dengan kebutuhan yang sifatnya elementer. Dalam kondisi terdesak, tidak sedikit orang melakukan tindakan kriminal, bahkan bisa berujung pada hilangnya nyawa,” ujar Irpan, Selasa (3/3).

Ia menjelaskan, hubungan antara kemiskinan dan kejahatan biasanya dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya faktor kesempatan dan kebutuhan mendesak seperti tidak terpenuhinya kebutuhan pokok.

Menurutnya, pemerintah perlu memetakan tingkat kemiskinan secara detail, mulai dari kategori ekstrem hingga tingkat berikutnya. Pendekatan ekonomi sederhana seperti program padat karya, pembinaan wirausaha kecil dan mikro, serta pemberian akses permodalan dinilai bisa menjadi solusi jangka panjang.

“Kurangnya akses terhadap sumber daya ekonomi dapat memicu tindakan kriminal. Ketika tuntutan kebutuhan mendasar tinggi dan pendapatan minim, orang bisa kehilangan pertimbangan rasional,” katanya.

Senada, Sosiolog Cianjur Pupu Jamilah menilai struktur sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan seperti di Cugenang turut mempengaruhi perilaku individu dalam menghadapi tekanan ekonomi.

“Kemiskinan dan kurangnya akses terhadap sumber daya ekonomi bisa mendorong individu melakukan tindakan ilegal untuk memenuhi kebutuhan dasar. Di sisi lain, hubungan sosial yang erat di pedesaan juga bisa mempengaruhi keputusan, baik ke arah positif maupun negatif,” jelasnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai sosial dan budaya memiliki peran penting dalam membentuk perilaku masyarakat. Norma yang menekankan kejujuran dan integritas dapat menjadi benteng pencegah kejahatan. Sebaliknya, jika ada toleransi terhadap tindakan melanggar hukum, hal itu bisa memperbesar peluang terjadinya kriminalitas.

Menurut Pupu, dinamika sosial di pedesaan sebenarnya kerap memungkinkan penyelesaian konflik secara informal dan damai. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, konflik bisa berkembang menjadi kekerasan.

“Faktor sosial seperti kemiskinan, rendahnya akses pendidikan dan pekerjaan, konflik kepentingan, hingga budaya kekerasan bisa menjadi pemicu tindakan agresif,” tuturnya.

Ia menegaskan, peran sosiolog penting dalam mengurai akar persoalan sosial melalui analisis struktur ekonomi dan sosial masyarakat, sekaligus merancang strategi pencegahan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Kasus tewasnya M menjadi refleksi bersama bahwa persoalan kemiskinan dan ketimpangan sosial tidak bisa dipandang sebelah mata. Penanganan hukum tetap berjalan, namun upaya pencegahan melalui pendekatan ekonomi dan sosial dinilai menjadi kunci agar tragedi serupa tidak kembali terulang.

Salah satu anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, RK Dadan Surya Negara buka suara atas peristiwa ini. Ia menegaskan bahwa masyarakat seharusnya mengedepankan kesabaran dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dalam menyikapi persoalan, termasuk dugaan pencurian.

“Di bulan suci Ramadan ini kita harus memperbanyak kesabaran. Jika menemukan hal yang tidak baik seperti pencurian, jangan langsung main hakim sendiri ada aparat penegak hukum. Apalagi jika ada fakta lain di balik kejadian tersebut,” ujarnya, Rabu (4/3).

Ia menambahkan, kasus yang menimpa M (56), warga Kecamatan Cugenang, tidak bisa dilepaskan dari faktor kemiskinan. Menurutnya, meskipun tindakan mencuri tidak dibenarkan, kondisi ekonomi yang sulit harus menjadi perhatian bersama.

“Dalam konteks ini ada faktor kemiskinan dan juga pentingnya kepedulian sosial antar sesama manusia. Apalagi di bulan Ramadan, sudah seharusnya kita saling berbagi dan meningkatkan empati,” katanya.

RK Dadan juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak amal dan memperkuat solidaritas sosial, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Pada intinya, mari kita perbanyak amal dan saling peduli. Jangan sampai persoalan kecil justru berujung pada hilangnya nyawa,” tutupnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BEM UGM Bersuara, Soroti Program MBG dan Insiden Siswa dalam Surat ke UNICEF

    BEM UGM Bersuara, Soroti Program MBG dan Insiden Siswa dalam Surat ke UNICEF

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Belum lama ini masyarakat Indonesia sedang ramai memperbincangkan surat yang ditulis oleh badan eksekutif mahasiswa universitas gajah mada (BEM UGM) ke organisasi perdamaian dunia (PBB) melalui UNICEF. Surat yang ditulis memuat peristiwa yang terjadi di Indonesia, dari tragedi meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur yang disebut terkait kesulitan ekonomi. Selain […]

  • TRAGEDI Cinta, Pembacokan Mahasiswi Saat Hendak Sidang

    TRAGEDI Cinta, Pembacokan Mahasiswi Saat Hendak Sidang

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Diduga terlibat konflik asmara seorang Mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau nyaris meregang nyawa, diketahui korban bernama Farradhila Ayu Pramesti (23), kini menderita luka serius akibat dibacok Rehan Mujafar (21), temannya sesama Mahasiswa menjelang seminar proposal. Penganiayaan terhadap Farradhila terjadi di salah satu ruangan lantai II Fakultas Syariah dan […]

  • KPK Temukan Sejumlah Uang Saat Geledah Rumah Ono Surono, Sahali Ungkap Ada Kejanggalan

    KPK Temukan Sejumlah Uang Saat Geledah Rumah Ono Surono, Sahali Ungkap Ada Kejanggalan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 12
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan rangkaian penggeledahan di rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, yang berlokasi di Bandung dan Indramayu,Penggeledahan sudah dimulai sejak Rabu (1/4) dan Kamis (2/4). Penggeledahan tersebut dilakukan KPK terkait dengan kasus dugaan suap ijon di Pemkab Bekasi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang. Juru Bicara […]

  • Catat Yuk! Ini Tanggal Merah di Bulan April 2026 dan Wacana WFH Oleh Pemerintah

    Catat Yuk! Ini Tanggal Merah di Bulan April 2026 dan Wacana WFH Oleh Pemerintah

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bulan April 2026 akan segera tiba dan masyarakat mulai bersiap menyusun agenda kegiatan, termasuk merencanakan waktu libur. Berdasarkan ketetapan pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama tiga menteri, terdapat sejumlah tanggal merah yang dapat dimanfaatkan untuk beristirahat maupun berlibur. April 2026 terdiri dari 30 hari yang terbagi dalam lima pekan. Seperti biasa, setiap hari Minggu […]

  • 10 Mobil Dikerahkan, Pemadaman Toko Sanya Cianjur Sempat Mengalami Kendala

    10 Mobil Dikerahkan, Pemadaman Toko Sanya Cianjur Sempat Mengalami Kendala

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kebakaran hebat melanda Toko Sania yang berlokasi di Jalan dr Muwardi, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Sabtu (24/1) sore. Api pertama kali terlihat sekitar pukul 15.31 WIB dan dengan cepat membesar, sehingga membuat warga sekitar panik. Sedikitnya 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Proses pemadaman juga dibantu […]

  • Iran Kirim Belasan Juta Barel Minyak Ke China Lewat Selat Hormuz

    Iran Kirim Belasan Juta Barel Minyak Ke China Lewat Selat Hormuz

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Iran terpantau masih terus mengirimkan minyak mentah skala besar ke China melalui Selat Hormuz sejak meletusnya perang teluk itu pada akhir februari 2026 lalu. Selat Hormuz diketahui merupakan jalur perairan sempit yang sangat penting bagi perdagangan energi global. Sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia dikirim melalui selat ini. Hal ini terjadi di […]

expand_less