Dokter Gunawan Kritisi Pelayanan BPJS Kesehatan Sebut Belum Dapat Dikatakan Layak
- account_circle Adi Bima
- calendar_month 2 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Pernyataan Dokter sekaligus praktisi hukum, Dr. dr. Mhd Indra Gunawan Lubis, yang dikenal melalui akun Facebook pribadinya “Dokter Lawyer”, kini mendapat perhatian publik setelah mengkritik pelayanan BPJS Kesehatan.
Dalam video yang diunggahnya, Dokter Gunawan menilai kualitas layanan BPJS Kesehatan masih belum memenuhi harapan masyarakat.
Ia mengkritisi juga menyoroti dugaan bahwa para karyawan BPJS Kesehatan tidak menggunakan BPJS sebagai jaminan kesehatan utama mereka.
“Menurut saya BPJS ini pelayanannya jelek dan tidak pantas. Karena abang bisa bayangkan tidak? Mereka sendiri sebagai penyelenggara, seluruh karyawan BPJS itu tidak memakai asuransi BPJS untuk asuransi kesehatannya,” ujar Dokter Gunawan.
Ia mengklaim para pegawai BPJS justru memperoleh perlindungan melalui asuransi InHealth.
Menurutnya, hal tersebut dapat ditelusuri sejak awal berdirinya BPJS Kesehatan di Indonesia.
“Boleh dicek, coba dicek dari mulai BPJS itu tumbuh di Indonesia mereka memakai asuransi InHealth, dan itu yang dibayarkan dari iuran kita,” lanjutnya.
Dokter Gunawan juga berpendapat bahwa iuran yang dibayarkan masyarakat turut digunakan untuk membiayai fasilitas asuransi kesehatan bagi karyawan BPJS sehingga mereka memperoleh perlindungan yang dinilainya lebih baik dibanding peserta BPJS pada umumnya.
“Iuran masyarakat itu membayar iuran untuk membayar semua asuransi karyawan BPJS sehingga mereka mendapatkan asuransi yang lebih baik yang namanya InHealth. Sementara kita dipaksa memakai BPJS,” katanya.
Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan pandangannya bahwa kondisi tersebut mencerminkan rendahnya kepercayaan penyelenggara terhadap layanan yang mereka kelola.
“Artinya apa? Artinya mereka sendiri tidak percaya dengan produk mereka,” tutupnya. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar