Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemenlu RI Sambut Sinyal Positif Iran Buka Selat Hormuz, Dubes Iran: Selat Hormuz Tidak Pernah Ditutup

Kemenlu RI Sambut Sinyal Positif Iran Buka Selat Hormuz, Dubes Iran: Selat Hormuz Tidak Pernah Ditutup

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan Iran telah memberi sinyal positif bakal mengizinkan kapal tanker Indonesia melewati Selat Hormuz.

Saat ini dua kapal Indonesia milik Pertamina masih tertahan di Teluk Arab atau Teluk Persia, dan belum bisa melewati Selat Hormuz.

Juru bicara Kemlu, Vahd Nabyl Mulachela, mengungkapkan pihaknya bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran tengah melakukan koordinasi dengan pihak Iran untuk keselamatan kedua kapal itu.

Nabyl mengatakan pemerintah Iran telah merespons positif permintaan pemerintahan Indonesia untuk membiarkan kedua kapal itu lewat.
“Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran,” ujar Nabyl di Jakarta, Jumat (27/3)

Menurut dia, langkah tindak lanjut telah dilakukan terkait aspek teknis dan operasional. Namun, ia belum bisa memberikan waktu pasti kapan kapal-kapal tanker tersebut bisa melalui Selat Hormuz.

Sebelumnya, PT Pertamina telah memastikan keselamatan awak kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang masih berada di Selat Hormuz.

“PIS bersama Kemlu tengah membahas teknis agar kedua kapal, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman,” ujar Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita pada Sabtu (28/3).

Pertamina Pride dilaporkan dioperasikan untuk pemenuhan kebutuhan energi nasional, sedangkan Gamsunoro melayani distribusi energi untuk pihak ketiga.

Vega menyampaikan, saat ini, kedua kapal tersebut masih berada di Teluk Arab/Teluk Persia.

Penutupan Selat Hormuz dilakukan Iran setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan tanpa diprovokasi ke Iran pada 28 Februari.

Serangan tersebut membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Penutupan Selat Hormuz membuat pasokan energi dunia mengalami hambatan. Pasalnya, Selat Hormuz merupakan jalur pasokan sekitar 20 persen minyak bumi dan gas alam global.
Akibatnya, harga bahan bakar di beberapa negara di dunia terus meningkat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada Rabu (4/3) mengeklaim terjebaknya dua kapal tanker Indonesia di Selat Hormuz tak mengganggu ketahanan energi Indonesia.
Menurutnya, Indonesia telah mencari alternatif sumber energi di AS.

Menanggapi pernyataan tersebut Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan bahwa Pemerintah Iran tidak menutup Selat Hormuz.

“Selat Hormuz tidak ditutup, Selat Hormuz tetap terbuka,” kata Boroujerdi saat ditemui di rumah dinasnya, Jalan Madiun, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/3). Ia menyebut Iran sebagai negara yang bertanggung jawab atas selat tersebut.

Iran hanya menerapkan protokol lalu lintas selama masa perang.

“Pihak-pihak yang memang mematuhi protokol tersebut bisa dengan mudah melewati Selat Hormuz,” tegas dia.

Boroujerdi menyatakan bahwa Selat Hormuz telah dijaga Iran selama ratusan tahun. Ia menegaskan, keamanan di Selat Hormuz berlaku untuk semua negara, termasuk Iran.

“Keamanan di Selat Hormuz untuk semua negara, di mana Iran juga termasuk di dalamnya, atau sama sekali tidak boleh ada negara yang memanfaatkan keamanan di sana,” ujar dia.

“Yang khawatir berkaitan dengan penutupan Selat Hormuz, harus menanyakan kepada Amerika Serikat yang datang dari jauh sekali ke kawasan Timur Tengah, kemudian mengganggu keamanan di Selat Hormuz,” tambah dia.

Senada dengan hal itu Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyatakan bahwa Selat Hormuz tak sepenuhnya ditutup menyusul konflik panas yang terjadi di Timur Tengah. Dia menegaskan Selat Hormuz hanya akan ditutup untuk musuh.

“Selat Hormuz, dari sudut pandang kami, tidak sepenuhnya tertutup – selat ini hanya tertutup bagi musuh,” kata Aragachi dilansir Aljazeera, Kamis (26/3) waktu setempat.

Dia menegaskan tak akan membuka selat itu untuk musuh dan sekutunya. Namun, Araghchi menyebut pihaknya sudah memberikan jalur aman bagi negara sahabatnya untuk bisa leluasa melintas.

“Tidak ada alasan untuk mengizinkan kapal-kapal musuh kami dan sekutu mereka lewat,” kata dia.

“Angkatan bersenjata Teheran telah memberikan jalur aman bagi kapal-kapal dari negara-negara sahabat,” imbuhnya.

Selat Hormuz, yang merupakan jalur perairan strategis untuk pasokan energi global, terdampak oleh perang berkelanjutan di Timur Tengah. Sebelum perang meletus, sekitar 20 juta barel minyak global biasanya melintasi jalur perairan penting tersebut setiap harinya.

Imbas dari perang, aktivitas perlintasan di Selat Hormuz telah secara efektif dibatasi sejak awal Maret lalu. Hal tersebut memicu gangguan global yang meningkatkan biaya pengiriman dan mendorong harga minyak global lebih tinggi. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Perbedaan LPG, CNG dan LNG

    Inilah Perbedaan LPG, CNG dan LNG

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 32
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah tengah mempersiapkan alternatif energi ditengah kelangkaan gas Liquefied Petroleum Gas (LPG), melalui kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai alternatif energi untuk mengurangi ketergantungan impor LPG. Namun, di tengah upaya tersebut masih banyak masyarakat yang bingung membedakan LPG, Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas […]

  • Sahroni Return Kembali Duduk di Kursi Panas Pimpinan DPR

    Sahroni Return Kembali Duduk di Kursi Panas Pimpinan DPR

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 84
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bendahara umum partai Nasional Demokrat (NasDem) Ahmad Sahroni kembali ditunjuk menjadi wakil pimpinan komisi III DPR pada Jumat (20/2) menggantikan posisi Rusdi Massde dari anggota partai dan DPR. Menurut wakil ketua partai NasDem penunjukkan kembalinya Sahroni ke kursi DPR dinilai memiliki alasan yang kuat yaitu dirinya memilki kemampuan dan pengalaman di Komisi III. […]

  • Atmosfer Penolakan Geotermal Kembali Memanas, DPRD Cianjur Gelar RDP Dengan Pengusaha Bersama Aliansi Masyarakat

    Atmosfer Penolakan Geotermal Kembali Memanas, DPRD Cianjur Gelar RDP Dengan Pengusaha Bersama Aliansi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Proyek panas bumi (geothermal) di kawasan Gunung Gede Pangrango kembali mendapatkan gelombang penolakan, hal ini terlihat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kabupaten Cianjur, Selasa (14/4/2026). RDP yang berlangsung di Ruang Gabungan DPRD ini mempertemukan unsur pemerintah daerah, pihak perusahaan, serta aliansi masyarakat yang secara tegas menyuarakan penolakan terhadap proyek yang […]

  • Pemerintah Stop Impor BBM Solar Juli 2026 Mendatang

    Pemerintah Stop Impor BBM Solar Juli 2026 Mendatang

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan penerapan mandatori biodiesel 50 persen (B50) di Indonesia berlaku pada Juli 2026. “Besok Juli akan kita resmikan B50, itu menyelamatkan wajah Indonesia dari ketergantungan impor solar kita. Mulai tahun ini kita tidak lagi melakukan impor solar,” ujar Bahlil di Jakarta, Kamis (25/6/2026). Pemerintah […]

  • Akhirnya! Masuk Juga Di Angka 18.033, Rupiah Kian Melemah dan Semakin Kritis

    Akhirnya! Masuk Juga Di Angka 18.033, Rupiah Kian Melemah dan Semakin Kritis

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dollar hari ini kembali menjadi perhatian pelaku pasar dan masyarakat setelah nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menembus level psikologis Rp18.000. Penguatan mata uang Negeri Paman Sam tersebut menambah tekanan terhadap rupiah yang dalam beberapa waktu terakhir terus mengalami pelemahan. Berdasarkan data pasar pada Kamis, 4 Juni 2026, kurs dolar AS […]

  • Sound Horeg Kembali Berulah, Satu Rumah Rusak Saat Dilintasi Pada Malam Takbiran

    Sound Horeg Kembali Berulah, Satu Rumah Rusak Saat Dilintasi Pada Malam Takbiran

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sound Horeg kembali meresahkan masyarakat detengah momen perayaan Idul Adha 2026 yang seharusnya berlangsung penuh suka cita justru diwarnai insiden yang merugikan warga. Kali ini, fenomena sound horeg kembali menjadi sorotan setelah diduga menyebabkan kerusakan pada rumah warga di Jepara. Peristiwa tersebut viral di media sosial usai sejumlah video memperlihatkan kondisi rumah yang […]

expand_less