Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » 5+5 Hal Penting Penting Tidak Pernah Dibeli Orang Kaya Demi Tetap Kaya

5+5 Hal Penting Penting Tidak Pernah Dibeli Orang Kaya Demi Tetap Kaya

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Beragam upaya orang kaya untuk membangun dan menjaga kekayaan tidak hanya lewat pendapatan dan investasi.

Mereka secara disiplin mengelola uang dan memilih tidak menghabiskan biaya untuk hal-hal yang dinilai tidak memberi nilai tambah. Setiap dolar yang terbuang berarti hilang kesempatan untuk berkembang.

Berbeda dengan kelas menengah yang mudah terjebak pengeluaran konsumtif, kebiasaan orang kaya lebih terarah. Mereka memiliki daftar pengeluaran yang secara konsisten dihindari.

Dikutip dan Diakses dari New Trader U, Minggu (14/12) berikut 10 pengeluaran yang tidak dilakukan orang kaya.

1. Pajak Berlebih yang Dapat Dihindari Secara Legal

Orang kaya tidak membayar pajak lebih dari yang seharusnya. Mereka memakai strategi pajak sepanjang tahun, mulai dari memaksimalkan kontribusi pensiun, memanfaatkan tax-loss harvesting, hingga menata struktur bisnis untuk menekan beban pajak.Expand article logo  Lanjutkan membaca  Kembali ke Beranda

Langkah ini bukan untuk menghindari kewajiban, tetapi memanfaatkan aturan yang sah. Banyak pekerja kelas menengah kehilangan ribuan dolar karena tidak mengetahui potongan dan kredit yang bisa diklaim.

2. Bunga Utang Berlebih = Konsumtif

Kebiasaan orang kaya adalah tidak menanggung bunga utang konsumtif. Mereka tidak memiliki saldo kartu kredit, pinjaman kendaraan, atau pembiayaan furnitur yang memunculkan bunga. Bagi mereka, bunga adalah uang yang hilang tanpa nilai balik.

Jika memakai kartu kredit, mereka melunasi penuh setiap bulan. Jika membeli mobil, mereka membayar tunai atau memilih pembiayaan dengan bunga sangat rendah.

3. Jasa dan Kontraktor Ekonomis

Orang kaya tidak memilih layanan berbiaya murah untuk akuntan, pengacara, penasihat, atau perbaikan rumah.

Mereka mencari kualitas, bukan harga terendah. Orang kaya tahu layanan murahan justru menimbulkan biaya lebih besar di kemudian hari.

Akuntan murah bisa melewatkan potongan pajak penting. Kontraktor murah bisa menghasilkan pekerjaan yang harus diperbaiki ulang. Bagi orang kaya, kualitas adalah investasi.

4. Tidak Menghabiskan Uang di Tiket Lotre

Kebiasaan orang kaya adalah tidak membeli tiket lotre. Mereka memahami peluang dan tahu bahwa lotre bukan cara membangun kekayaan. Uang yang biasanya dialokasikan untuk lotre lebih baik diinvestasikan pada instrumen yang jelas memberi imbal hasil.

5. Menghindari Judi

Orang kaya memahami bahwa judi memiliki nilai harapan negatif. Jika pun berjudi, itu hanya untuk hiburan dan dengan uang yang siap hilang.

Mereka tidak menjadikan judi sebagai strategi keuangan karena peluangnya selalu menguntungkan pihak penyelenggara (kasino), bukan pemain.

6. Tidak Beli Garansi Tambahan

Orang kaya tidak membeli garansi tambahan untuk peralatan rumah tangga atau elektronik. Dengan dana darurat yang kuat, mereka tidak melihat perlindungan tambahan sebagai kebutuhan. Mereka mengetahui garansi tambahan menguntungkan retailer, bukan konsumen.

7. Meminimalisir Timeshare Beralih Ke Landscape

Orang kaya tidak membeli timeshare. Mereka menilai sistem timeshare atau model kepemilikan properti liburan di mana beberapa pembeli berbagi properti yang sama, tidak menguntungkan. 

Hal ini karena biaya awal yang mahal, ada biaya tahunan, sulit dipakai fleksibel, dan kalau dijual kembali nilainya biasanya sangat rendah. Orang kaya lebih memilih membeli properti liburan sendiri atau menginap di hotel.

9. Peralatan dan Perawatan Taman

Orang kaya tidak membeli peralatan taman atau mengurusnya sendiri. Mereka menggunakan jasa landscaper untuk menghemat waktu. Waktu dinilai sebagai aset berharga yang dapat dipakai untuk menghasilkan lebih banyak pendapatan atau membangun relasi.

10. Perbaikan Mahal pada Barang Lama yang masih layak guna dan fungsi

Untuk atap rumah, peralatan, atau kendaraan, orang kaya lebih memilih mengganti daripada memperbaiki ketika biayanya mendekati atau melebihi nilai penggantian. Barang baru dianggap lebih tahan lama dan memberi ketenangan.

Kebiasaan orang kaya dalam mengelola uang bukan soal pelit, tetapi soal menghitung nilai. Mereka menghindari pengeluaran yang menggerus kekayaan seperti lotre, bunga utang, dan timeshare.

Setiap uang yang dihemat akan dialihkan ke investasi yang dapat tumbuh dan memperkuat kekayaan jangka panjang. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenakan Rompi Pink dan Tangan Diborgol  Eks Kepala BGN Dadan Dijemput, Rumahnya Digeledah Kejagung

    Mengenakan Rompi Pink dan Tangan Diborgol Eks Kepala BGN Dadan Dijemput, Rumahnya Digeledah Kejagung

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Perjalanan Dadan Hindayana selaku ketua Badan Gizi Nasional (BGN resmi berakhir usai psosi dirinya dicopot oleh presiden PrabowoDilaporkan menjemput paksa mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, beserta dua mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya, pada Rabu (3/6) subuh. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiganya dijemput oleh tim penyidik Korps […]

  • Mahasiswa Sidang KDM Tuntut Persoalan Banjir dan Transparansi Anggaran BUMD

    Mahasiswa Sidang KDM Tuntut Persoalan Banjir dan Transparansi Anggaran BUMD

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima,=
    • visibility 47
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dihadang oleh sekelompok mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (10/3). Peristiwa itu terjadi sesaat ketika Dedi hendak keluar dari area gedung DPRD usai mengikuti rapat […]

  • Heboh! 53 Anak Jadi Korban Kekerasan Fisik dan Verbal di Day Care Yogyakarta

    Heboh! 53 Anak Jadi Korban Kekerasan Fisik dan Verbal di Day Care Yogyakarta

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Berbicara Yogyakarta sudah lama dikenal sebagai salah satu kota pelajar di Indonesia, yang seharusnya mampu memberikan ilmu dan keteladanan yang baik, namun belum lama ini masyarakat Yogyakarta dihebohkan dengan munculnya kekerasan yang dialami 53 anak yang diduga menjadi korban kekerasan fisik dan verbal di daycare Little Aresha di Yogyakarta. Sejumlah anak bahkan diduga […]

  • 2.000 WNI Diduga Terlibat Jaringan Scam Kamboja

    2.000 WNI Diduga Terlibat Jaringan Scam Kamboja

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 58
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS– Anggota Komisi XIII DPR Mafirion, meminta pemerintah menangani secara komprehensif dan berbasis Hak Asasi Manusia (HAM), pada ribuan WNI yang diduga terlibat jaringan scam Kamboja (penipuan online). Ia menegaskan, negara harus membedakan secara tegas antara WNI yang menjadi pelaku aktif kejahatan dengan mereka yang merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dalam kasus jaringan scam Kamboja. “Negara tidak boleh gegabah. […]

  • Cinta Itu Luka, Ini Kisah Perempuan Alami Cidera Serius Setelah Disekap 3 Tahun Oleh Kekasihnya

    Cinta Itu Luka, Ini Kisah Perempuan Alami Cidera Serius Setelah Disekap 3 Tahun Oleh Kekasihnya

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 16
    • 1Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sebuah kasus memilukan yang dialami oleh seorang perempuan berinisial YTR (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ditemukan dalam kondisi memprihatinkan setelah diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan oleh pacarnya selama tiga tahun. Korban mengalami sejumlah luka serius di berbagai bagian tubuh dan bahkan mengalami kebutaan permanen. Selama bertahun-tahun, keluarga […]

  • Polisi Temukan Ada Ruang Isolasi dalam Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha Jogja

    Polisi Temukan Ada Ruang Isolasi dalam Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha Jogja

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Yogyakarta, Rizki Adrian, membeberkan temuan ruang isolasi yang sangat tidak layak bagi pertumbuhan balita. Terdapat beberapa kamar kecil berukuran sekitar 3 meter yang dipadati oleh hingga 20 anak dalam satu ruangan. Data kepolisian menunjukkan dari 103 anak yang terdaftar, sedikitnya 53 anak diduga kuat menjadi korban kekerasan fisik […]

expand_less