Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 950 Dapur MBG Bermasalah, Sudaryono Ungkap Masalah Utamanya

950 Dapur MBG Bermasalah, Sudaryono Ungkap Masalah Utamanya

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono terus memperketat pengawasan terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebanyak 950 dapur kini masuk dalam daftar yang dicurigai belum memenuhi standar laik higienis dan sanitasi (SLHS), sehingga terancam dikenai sanksi hingga penutupan permanen.Sudaryono mengatakan sertifikat

SLHS kini menjadi syarat mutlak bagi seluruh dapur MBG. Karena itu, BGN memberikan kesempatan terakhir hingga 10 Agustus bagi dapur yang telah beroperasi namun belum melengkapi sertifikat tersebut.

“Sampai sejauh ini kami mendapatkan laporan ada 950 dapur yang kami curigai sampai dengan hari ini kemungkinan besar tidak layak sanitasi dan higienis yang kemungkinan akan kami umumkan di kemudian hari berapa yang pasti kami tutup secara permanen karena tidak layak secara higienis dan sanitasi,” kata Sudaryono Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, dapur yang tidak memenuhi standar higienis dan sanitasi akan langsung dikenai sanksi berat karena menyangkut keselamatan penerima manfaat program MBG.

“SLHS ini bukan syarat administrasi, ini syarat mutlak. Manakala dapur itu kemudian tidak layak, ya memang nol. Kalau layak, satu. Jadi kalau mau sebagus apapun ternyata secara higienis dan sanitasinya itu kemudian tidak layak, maka harus disuspensi permanen. Kami tutup dapurnya secara permanen,” ujarnya.

Selain memperketat persyaratan sanitasi, BGN juga menerbitkan pedoman baru mengenai pemberian sanksi terhadap dapur yang melakukan pelanggaran, baik akibat kasus keracunan maupun kejadian lain yang dikategorikan sebagai insiden menonjol.

Sudaryono menjelaskan, kini mekanisme suspensi dilakukan secara otomatis berdasarkan tingkat pelanggaran.

Suspensi ringan berlaku selama 10 hari, sedang 20 hari, berat 30 hari, hingga sanksi penutupan permanen.

“Nah sekarang kami by system, jadi suspensi itu kami bagi tiga, ringan 10 hari, sedang 20 hari, dan berat 30 hari, dan suspensi permanen,” katanya.

Ia menjelaskan, dapur yang telah dua kali mendapat suspensi akan dievaluasi secara lebih ketat.

Apabila setelah dibuka kembali masih terjadi kasus keracunan atau pelanggaran serupa, BGN akan mempertimbangkan penutupan permanen.

“Manakala dapur itu kemudian mendapatkan suspensi lebih dari dua kali, kemudian setelah dibuka kok kemudian ada kondisi keracunan lagi, maka ini menjadi kondisi di mana kami pertimbangkan untuk disuspensi permanen,” ujar Sudaryono.

BGN juga mengakui masih terdapat kendala di lapangan dalam proses penerbitan sertifikat SLHS. Sejumlah mitra mengeluhkan lambatnya proses maupun perbedaan respons dari dinas kesehatan di masing-masing kabupaten dan kota.

Karena itu, BGN telah mengirimkan surat edaran kepada seluruh jajarannya di daerah untuk memberikan pendampingan administrasi kepada mitra yang sedang mengurus sertifikat SLHS.

Selain itu, mitra yang mengalami hambatan diminta melaporkan kendala tersebut kepada BGN agar dapat ditindaklanjuti sebelum batas waktu 10 Agustus.

Sudaryono menegaskan evaluasi terhadap seluruh dapur akan dilakukan setelah tenggat waktu berakhir.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, BGN akan mengumumkan dapur-dapur yang dinyatakan tidak memenuhi standar higienis dan sanitasi dan harus ditutup secara permanen.***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OSN 2026 Segera Dimulai! Simak 3 Hal Penting: Jadwal, Mekanisme, dan Syarat

    OSN 2026 Segera Dimulai! Simak 3 Hal Penting: Jadwal, Mekanisme, dan Syarat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 138
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Olimpiade Sains Nasional (OSN) secara resmi kembali diselenggarakan di tahun 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dengan mengundang kepada seluruh sekolah yang ada di tanah air. Pendaftaran dimulai dari tanggal 1 hingga 28 Februari 2026, peserta dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga […]

  • Kepala BGN Nanik S Deyang Bantah Laporan  Tumbangnya Ratusan SPPG Dari Aceh Hingga Jawa Tengah Akibat Dana MBG Tak Kunjung Cair

    Kepala BGN Nanik S Deyang Bantah Laporan Tumbangnya Ratusan SPPG Dari Aceh Hingga Jawa Tengah Akibat Dana MBG Tak Kunjung Cair

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pekerjaan rumah tengah menanti kepala BGN Nanik S Deyang dalam menjalankan program MBG, pasalnya dilaporkan ada ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Aceh, Batam, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga NTB berhenti melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak Senin (8/6) kemarin. Sebanyak 7 SPPG di Banda Aceh berhenti menyediakan MBG karena […]

  • Liga 1 Indonesia Kembali Panas, Macan Kemayoran Bantai Bajul Hijau 3 Gol Tanpa Balas

    Liga 1 Indonesia Kembali Panas, Macan Kemayoran Bantai Bajul Hijau 3 Gol Tanpa Balas

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Persija Jakarta berhasil memetik kemenangan telak ketika menjamu Persebaya Surabaya di pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (11/04/2026) malam WIB. Kemenangan tersebut sekaligus menandai kebangkitannya setelah menjalani tren buruk dalam tiga laga sebelumnya. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Persija langsung […]

  • Eks Menteri Agama Menolak Menerima Keuntungan Sebesar Rp 4,8 M dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Tambahan Tahun 2023-2024

    Eks Menteri Agama Menolak Menerima Keuntungan Sebesar Rp 4,8 M dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Tambahan Tahun 2023-2024

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membantah dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024. Ia menegaskan, tidak pernah menerima keuntungan dari pengelolaan kuota haji tambahan. Pernyataan itu disampaikan Yaqut Cholil Qoumas usai menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di […]

  • Diduga Adanya Intervensi Dalam Kasus Dugaan Korupsi Amsal Sitepu, Aktivis Anti Korupsi: Miris!

    Diduga Adanya Intervensi Dalam Kasus Dugaan Korupsi Amsal Sitepu, Aktivis Anti Korupsi: Miris!

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Serelah terdakwa dugaan korupsi Amsal Sitepu membacakan pledoinya beberapa waktu yang lalu, munculnya dugaan kuat adanya intervensi terhadap pengusutan kasus dugaan korupsi instalasi komunikasi dan informatika serta pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo dengan terdakwa Amsal Christy Sitepu, Direktur CV Promiseland semakin mencuat. Jika sebelumnya kehadiran Anggota DPR RI, Hinca Panjaitan menjadi […]

  • Imbas Trump Putus Rantai Minyak Jutaan Warga Kuba Lumpuh dalam Kegelapan dan Mati Listrik Total

    Imbas Trump Putus Rantai Minyak Jutaan Warga Kuba Lumpuh dalam Kegelapan dan Mati Listrik Total

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Belum selesai dunia dihebohkan dengan serangan Amerika Serikat-Israel di Iran yang memasuki pekan ketiga, dalam beberapa waktu ini Presiden AS Donald Trump telah melontarkan keinginannya mengambil alih Kuba. AKibatnya kini Kuba telah mengalami kesulitan ekonomi akibat sanksi dan tekanan AS selama hampir 70 tahun. ”Seumur hidup saya mendengar perseteruan AS-Kuba, kapan AS akan […]

expand_less