Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Wacana Bahlil Stop Ekspor Timah, Pengusaha Soroti Kesiapan Pemerintah

Wacana Bahlil Stop Ekspor Timah, Pengusaha Soroti Kesiapan Pemerintah

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Munculnya wacana yang menjadi prioritas pemerintah untuk mendorong hilirisasi, pemerintah melalui Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia kini tengah mengkaji penghentian ekspor timah.

Menurutnya aktivitas ekspor dengan bahan mentah harus diganti menjadi pengolahan bahan mentah tersebut harus dilakukan di dalam negeri untuk memperkuat struktur ekonomi nasional.

“Tahun lalu kita melarang ekspor bauksit. Dan tahun ke depan, kita akan mengkaji untuk beberapa komoditas lain, termasuk timah. Tidak boleh lagi kita ekspor barang mentah. Silakan teman-teman membangun investasi hilirisasi di dalam negeri,” ujar Bahlil saat Bahlil pada Indonesia Economic Outlook di Jakarta, Jumat (13/2).

Wacana tersebut diambil setelah dirinya berkaca pada tahun 2018-2019 larangan ekspor nikel yang dinilainya sukses meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional tmengalami kelonjakkan nilai ekspor yang signifikan.

“Meningkat 10 kali lipat hanya dalam waktu 5 tahun. Inilah kemudian yang menjadi dorongan pertumbuhan ekonomi yang merata, menciptakan lapangan pekerjaan,” ucapnya.

PT Timah Tbk (TINS) membuka suara wacana yang dilakukan pemerintah untuk mendorong optimalisasi hilirisasi yang dilakukan menteri ESDM. Direktur Pengembangan Usaha TINS, Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara melihat kesiapan pemerintah dalam segala aspek terkait rencana tersebut khususnya industri hilir. 

Ia mencontohkan industri produk hilir timah seperti industri elektronik untuk menjadi offtaker produk mineral timah dan mineral ikutan lainnya. 

“Keterjaminan suplai, atau supply chain ini harus terbentuk dan terintegrasi. Sehingga konsumsi produk timah domestik harus diatur sedemikian oleh pemerintah,” kata Suhendra pada Senin (16/2). 

Suhendra menyebutkan hingga saat ini ekspor logam timah Indonesia telah mencapai 92% ke berbagai negara seperti Eropa, Amerika Serikat, Korea, Jepang, hingga India.

Hal tersebut berbeda dengan kebutuhan domestik logam timah hanya di angka 7%-8%. 

Di sisi lain, hingga saat ini TINS belum mendapatkan informasi secara utuh mengenai wacana pelarangan ekspor tersebut. 

“Kami belum mendapat info komprehensif tentang berita tersebut. Tapi menurut dugaan atau perkiraan kami adalah ekspor bijih timah yang dilarang. Kecuali ada regulasi terbaru yang melarang ekspor komoditas logam timah,” tutup Suhendra. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Minyak Acuan Dunia Naik 1,2 % Imbas Serangan AS ke Arab Saudi

    Harga Minyak Acuan Dunia Naik 1,2 % Imbas Serangan AS ke Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Harga minyak acuan dunia sudah dipastikan naik pada Jumat (10/4). Hal ini terjadi usai Arab Saudi menyatakan kapasitas produksi minyak mereka berkurang akibat serangan Perang Timur Tengah ke infrastruktur energi. Minyak acuan West Texas Intermediate (WTI) harganya naik 0,7% menjadi US$ 98,53 per barel, sementara minyak Brent naik 1,2% menjadi US$ 95,92 per […]

  • MUI Desak Pemerintah Keluar dari Board of Peace

    MUI Desak Pemerintah Keluar dari Board of Peace

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Pemerintah Republik Indonesia untuk mempertimbangkan kembali untuk keterlibatan dalam Board of Peace, termasuk opsi untuk menarik diri dari forum internasional tersebut. Keikutsertaan Indonesia justru dinilai tidak sejalan dengan sikap konstitusional yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina. Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis, menyatakan keputusan Indonesia bergabung dengan Board of […]

  • Trump Mengancam, Iran Membalas: Fasilitas Minyak Sekutu AS Kini Dalam Bahaya

    Trump Mengancam, Iran Membalas: Fasilitas Minyak Sekutu AS Kini Dalam Bahaya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Situasi semakin memanas antara Amerika Serikat (AS) & Israel dengan Iran. Dikabarkan pada Minggu (22/3), pihak Iran kini mengancam akan menyerang fasilitas energi dan air negara-negara sekutu AS di kawasan Timur Tengah. Ancaman ini dikeluarkan sebagai balasan atas pernyataan keras Presiden AS Donald Trump yang akan menyerang jaringan listrik Iran dalam waktu 48 […]

  • 176 Orang Diduga Keracunan Menu MBG di Cikalongkulon Cianjur

    176 Orang Diduga Keracunan Menu MBG di Cikalongkulon Cianjur

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Cianjur. Kali ini, peristiwa tersebut menimpa ratusan siswa di Kecamatan Cikalongkulon. Sebanyak 176 orang dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap MBG, Selasa (27/1). Ratusan korban tersebut berasal dari 36 sekolah yang terdampak enam sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga SD. Selain siswa, satu […]

  • Vonis Hakim 15 Tahun Penjara dan Denda 2,9 T Pada Korupsi Minyak Mentah Kerry Putra Riza Chalid

    Vonis Hakim 15 Tahun Penjara dan Denda 2,9 T Pada Korupsi Minyak Mentah Kerry Putra Riza Chalid

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemilik PT.Navigator Khatulistiwa Muhamad Kerry Adrianto RIza divonis hakim selama 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 2,9T dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023 di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat pada Jumat (27/2/2026). Dalam persidangan sebelumnya, tepatnya Jumat, 13 Februari 2026, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung meminta […]

  • Trump Kembali Serang Iran Hancurkan Jembatan B1 di Karaj, 13  Korban Tewas dan 95 Luka-Luka, Araghchi: Yang tidak akan pernah pulih adalah kerusakan pada reputasi Amerika,

    Trump Kembali Serang Iran Hancurkan Jembatan B1 di Karaj, 13 Korban Tewas dan 95 Luka-Luka, Araghchi: Yang tidak akan pernah pulih adalah kerusakan pada reputasi Amerika,

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 8
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ketegangan Amerika Serikat terhadap Iran semakin lama semakin memanas, belum lama ini Presiden AS< Donald Trump berhasil menghasncurkan salah satu akses penting negara Timur Tengah yaitu Jembatan B-1 yang menghubungkan ibu kota Iran, Teheran, dan Karaj, hancur seketika usai menjadi sasaran dalam dua gelombang serangan rudal milik Amerika Serikat, Kamis waktu setempat. Akibat […]

expand_less