Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » KPK Temukan Sejumlah Uang Saat Geledah Rumah Ono Surono, Sahali Ungkap Ada Kejanggalan

KPK Temukan Sejumlah Uang Saat Geledah Rumah Ono Surono, Sahali Ungkap Ada Kejanggalan

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan rangkaian penggeledahan di rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, yang berlokasi di Bandung dan Indramayu,Penggeledahan sudah dimulai sejak Rabu (1/4) dan Kamis (2/4).

Penggeledahan tersebut dilakukan KPK terkait dengan kasus dugaan suap ijon di Pemkab Bekasi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penggeledahan di rumah Ono dilakukan seiring dengan dugaan adanya aliran uang dari tersangka kasus suap ijon proyek Pemkab Bekasi, Sarjan kepada Ono.

“Ya di antaranya itu. Jadi dalam proses penyidikan tentu penyidik membutuhkan keterangan-keterangan yang bisa saling mengkonfirmasi, bisa saling melengkapi sehingga ini menjadi sebuah konstruksi yang bulat,” kata Budi kepada wartawan pada Rabu.

Dalam penggeledahan di Bandung, KPK menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai bernilai ratusan juta, dokumen, dan barang bukti elektronik (BBE).

“Dalam penggeledahan ini, penyidik mengamankan dan menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, dan uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang ditemukan di ruangan ONS (Ono Surono),” kata Budi Prasetyo dalam keterangannya, Kamis (2/4).

Sementara itu, KPK belum memberikan keterangan terkait hasil penggeledahan di rumah Ono yang berlokasi di Indramayu.

Sementara itu, Pengacara Ono Surono, Sahali mengungkapkan, ada kejanggalan dalam proses penggeledahan tersebut. Dia mengatakan, penyidik bersikeras meminta pihak keluarga kliennya untuk CCTV dimatikan dan mengintimidasi istri kliennya.

“Setelah CCTV dimatikan, penyidik kemudian diduga mengintimidasi istri Kang Ono Surono dan terjadi aksi dorong mendorong dengan penasihat hukum yang mencoba melindungi istri Ono Surono,” kata Sahali dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Kamis malam.

Sahali mengatakan, tim penyidik juga menyita uang Rp 50 juta milik keluarga dan Rp 200 juta milik banyak orang peserta arisan dari istri Ono Surono.

“Kendati sudah diperlihatkan bukti WA Group arisan kepada penyidik, bahwa uang arisan milik banyak orang, tapi tidak digubris oleh penyidik,” ujarnya.

Sahali menilai, penggeledahan tersebut sebagai upaya framing terhadap Ono. “Ini bagi kami sekadar upaya framing penyidik-penyidik tertentu terhadap Kang Ono Surono sehingga harus terpaksa menyita barang-barang yang tidak ada kaitan sama sekali,” ucap dia.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan bahwa tidak ada pemaksaan terhadap pihak keluarga Ono Surono untuk memastikan CCTV saat penggeledahan di rumahnya yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat, Rabu kemarin.

“Kami perlu tegaskan bahwa CCTV itu dimatikan oleh pihak keluarga. Ya, dan di situ juga tidak ada paksaan, dilakukan dengan sukarela,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis malam.

Budi mengatakan, tim penyidik KPK juga diterima dengan baik oleh pihak keluarga dan tidak ada intervensi saat penggeledahan.

Dia bilang, penggeledahan berjalan lancar dan pihak keluarga dan pihak perangkat di lingkungan bersifat kooperatif.

“Tidak ada intervensi sebagaimana narasi-narasi yang berkembang di masyarakat,” ujarnya.
Budi menegaskan bahwa penyidik tak melakukan intimidasi penyidik terhadap istri Ono Surono.

“Tidak ada, ya. Kegiatan penggeledahan berjalan dengan lancar, dengan baik,” ucap dia.

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Moto3 Amerika 2026 Insiden Veda Gagal Capai Podium

    Hasil Moto3 Amerika 2026 Insiden Veda Gagal Capai Podium

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 55
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Melanjutkan seri balapan Moto3 yang kali ini berpacu di Amerika Serikat, Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama harus menerima kenyataan pahit dirinya di sesi balapan Motor3 Amerika 2026 yang berlangsung pada Minggu (29/3) waktu setempat. Memulai dari posisi keempat, Veda mencoba memacu gas motornya bersaing dengan para rival-rivalnya. Veda tampak tetap berada di tempat […]

  • Elkan Baggot Is Back, Herdman Panggil 41 Pemain Timnas Jelang FIFA Series 2026

    Elkan Baggot Is Back, Herdman Panggil 41 Pemain Timnas Jelang FIFA Series 2026

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 60
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pelatih timnas Indonesia, John Herdman secara resmi memanggil 41 pemain sementara jelang pertandingan di FIFA Series 2026. yang menariknya ada Elkan Baggot yang kembali dipanggil untuk mengisi skuad timnas garuda itu setelah sekian lama dirinya absen di pentas internasional bersama timnas. FIFA Series 2026 akan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Gelora Bung […]

  • Akibat Buang Putung Rokok Sembarangan, WNI Ini Dapat Hukuman Penjara di Negeri Jiran

    Akibat Buang Putung Rokok Sembarangan, WNI Ini Dapat Hukuman Penjara di Negeri Jiran

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Seorang pria berkewarganegaraan Indonesia (WNI) menjadi orang pertama yang dijatuhi hukuman penjara di Malaysia, karena membuang puntung rokok sembarangan di tempat umum. Direktur Perusahaan Pengelolaan Limbah Padat dan Pembersihan Umum (SWCorp) Johor, Zainal Fitri Ahmad Rabu (16/9/2026), mengatakan bahwa tindak pelanggaran itu dilakukan di area Stulang pada Februari lalu. Identitas WNI itu tidak […]

  • Polri: 10 Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Belum Teridentifikasi

    Polri: 10 Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Belum Teridentifikasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam perkembangan terbaru mengenai Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur ada sebanyak 10 jenazah korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur belum teridentifikasi. Hal itu diutarakan pihak Polda Metro Jaya, Selasa siang (28/4/2026). Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, saat ini terdapat 10 orang jenazah korban yang berada di RS Polri […]

  • Rumah Produksi Sineas Cianjur DAFFS Entertainment Gelar Audiensi Bersama Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Terkait Proyek Film Daerah

    Rumah Produksi Sineas Cianjur DAFFS Entertainment Gelar Audiensi Bersama Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Terkait Proyek Film Daerah

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Rumah Produksi Sineas Cianjur, DAFFS Entertainment telahmelakukan audiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Ir. Hj. Metty Triantika, M.T., yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur. Dalam pertemuan tersebut, DAFFS Entertainment mengajukan permohonan kerja sama serta dukungan untuk proyek film yang akan mulai digarap pada bulan Juni 2026. Audiensi ini juga menjadi kesempatan bagi […]

  • KDM Buka Solusi Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan Untuk Warga Jabar

    KDM Buka Solusi Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan Untuk Warga Jabar

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 54
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bagi warga Jawa Barat tidak perlu khawatir lagi dalam mengurus pembayaran pajak kendaraan, sebabnya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali mengumumkan terobosan baru yang mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan. Melalui kebijakan tersebut, masyarakat yang hendak melakukan perpanjangan pajak kendaraan tahunan di layanan Samsat tidak lagi diwajibkan membawa KTP pemilik […]

expand_less