Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Perusahaan MBG Memanas, Tolak Pemberhentian Jatah Makan Selama Libur Sekolah

Perusahaan MBG Memanas, Tolak Pemberhentian Jatah Makan Selama Libur Sekolah

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Menanggapi Surat Edaran BGN 12/2026 yang memuat aturan tentang peniadaan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama periode libur sekolah. Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) secara tegas menyatakan penolakannya terhadap Surat Edaran (SE) Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 12 Tahun 2026 yang baru diterbitkan.

Kebijakan inilah yang kemudian menjadi sorotan dan menuai penolakan dari pihak GAPEMBI.

Ketua DPP GAPEMBI, Alven Stony, menegaskan bahwa pihaknya menolak aturan tersebut karena dinilai bertentangan dengan SK Kepala Badan Gizi Nasional terkait petunjuk teknis (juknis) Nomor 401.1 yang diterbitkan pada 29 Desember 2025.

“Menolak SE Nomor 12 tanggal 17 Juni tahun 2026, yang bertentangan dengan SK Kepala Badan Gizi Nasional atas Juknis (petunjuk teknis) Nomor 401.1 tanggal 29 Desember Tahun 2025,” ujar Alven Stony dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Kompas TV, Kamis (18/6/2026).

Menurut Alven, sebelum terbitnya SE tersebut, seharusnya ada dokumen pendukung berupa adendum, petunjuk teknis tambahan, atau perjanjian kerja sama (PKS) agar kebijakan yang dikeluarkan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Ia bahkan menilai, tanpa kelengkapan tersebut, Surat Edaran BGN berpotensi cacat secara hukum dan dapat berujung pada gugatan di pengadilan.

“Supaya SE tidak cacat hukum dan ini berpotensi terhadap tuntutan ke PTUN atau pengadilan negeri, baik hukum perdata maupun hukum tata negara,” tegas Alven.

Lebih lanjut, Alven menegaskan bahwa sikap penolakan GAPEMBI bukan semata-mata didorong oleh kepentingan bisnis atau keuntungan finansial.

Menurutnya, hal ini lebih berkaitan dengan pentingnya tata kelola kebijakan publik yang sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Ini adalah dalam rangka pemerintah atau BGN harus memahami tata kelola dan bagaimana kebijakan publik itu dibuat sesuai dengan apa yang ada di dalam aturan hukum,” ujarnya.

Di sisi lain, dalam konferensi pers tersebut GAPEMBI juga menegaskan dukungannya terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Tak hanya itu, GAPEMBI juga menyatakan kesiapan untuk terlibat langsung sebagai pelaku penyedia dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan standar layanan yang lebih baik.

Alven menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk mendukung efisiensi anggaran dalam pelaksanaan program tersebut, sekaligus memastikan keberlanjutan program prioritas nasional.

“Dan menegaskan komitmen tegak lurus untuk mengawal keberlanjutan program super prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Alven.

Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan, BGN menyetop penyaluran MBG selama libur sekolah.

Selama waktu libur sekolah itu, BGN juga akan melakukan evaluasi dan penataan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kebetulan memang sekolah kita ini kan sedang memasuki masa libur, dan salah satu kebijakan yang sudah diambil oleh pimpinan BGN (Badan Gizi Nasional) adalah menghentikan atau menyetop dulu kegiatan dapur-dapur untuk menyuplai MBG selama masa libur.” ujar Qodari dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

“Dan karena masa liburnya cukup panjang jadi ada rentang waktu dan ruang yang cukup baik bagi BGN untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh,” sambungnya.

Evaluasi terhadap SPPG kualitas dapur MBG, kondisi fasilitas, proses masak, standar kebersihan dan kesehatan, hingga kualitas pangan terus berjalan.

Ia menjelaskan, evaluasi yang sudah berjalan selama ini akan dilanjutkan dengan tingkat kedisiplinan yang lebih tinggi.

Rencananya dari hasil evaluasi itu, SPPG bakal dibagi menjadi beberapa tingkatan kelas, di mana SPPG dengan kualitas lebih baik akan mendapatkan insentif lebih besar.

BGN, kata Qodari, juga akan melakukan moratorium pembangunan SPPG baru hingga penghitungan ulang insentif untuk SPPG.

“Jadi fokus kepada SPPG yang sudah operasional. Yang kedua, penghitungan insentif juga akan diperbarui. Kemungkinan akan dikembalikan dengan metode lama dimana jumlah insentif itu dikaitkan dengan jumlah penerima,” ujar Qodari. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panduan Niat, Ukuran dan Penerima Zakat Fitrah

    Panduan Niat, Ukuran dan Penerima Zakat Fitrah

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 53
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Salah satu kewajiban umat Islam selain berpuasa dibulan suci ramadhan juga membayar zakat fitrah. Mengeluarkan zakat fitrah, wajib hukumnya atas setiap muslim, berdasarkan hadits Ibnu ‘Umar radhiyallahu anhuma, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah sebesar satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas orang yang merdeka dan budak, laki-laki […]

  • Pasca Penembakan Trump:  Presiden Segera Dievakuasi, Ibu Negara Amerika Serikat Alami Trauma

    Pasca Penembakan Trump: Presiden Segera Dievakuasi, Ibu Negara Amerika Serikat Alami Trauma

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kepolisian setempat masih berupaya memeriksa secara intensif pelaku penembakan saat Gala Makan Malam Koresponden Gedung Putih di Washington DC, Sabtu (25/4/2026) malam. Satu orang telah ditangkap atas nama Cole Tomas Allen (31). Hasil interogasi sementara, pelaku melepaskan tembakan dari senapan jenis gentel (shotgun). Pelaku juga membawa beberapa pisau. “Ia bersenjata senapan gentel, pistol, […]

  • Masyarakat Diimbau Waspada, Inilah Titik Rawan Macet di Arus Mudik Lebaran 2026

    Masyarakat Diimbau Waspada, Inilah Titik Rawan Macet di Arus Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Mendekati musim lebaran 2026 masyarakat berharap dapat pulang kampung dengan keadaan nyama, demi menjaga kenyamanan dan kelancaran masyarakat Indonesia yang akan mudik di lebaran, Kepolisian bersama jajarannya telah memetakan daerah atau titik rawan kemacetan yang dilalui pemudik, sehingga diharapkan mudik tetap berjalan dengan lancar dan nyaman sampai tujuan. Berdasarkan proyeksi pemerintah, pergerakan masyarakat […]

  • Dalam Waktu Sebulan Program MBG Dibenahi, Prabowo Tunjuk Menko Pangan Sebagai Koordinator

    Dalam Waktu Sebulan Program MBG Dibenahi, Prabowo Tunjuk Menko Pangan Sebagai Koordinator

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 12
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden RI Prabowo Subianto menugaskan Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan untuk menjadi koordinator dalam pembenahaan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini diungkapkan oleh Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari usai ikut rapat bersama Presiden Prabowo dan sejumlah menteri lain di Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (16/7/2026). “Nah, makanya tadi kan sebenarnya […]

  • Amalan Nuzulul Quran 2026/1447 H, Ini Tanggalnya

    Amalan Nuzulul Quran 2026/1447 H, Ini Tanggalnya

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 60
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Umat Muslim di Indonesia akan memperingati Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah pada Sabtu, 7 Maret 2026 atau 17 Ramadan 1447 H menurut kalender resmi pemerintah. Dalam penanggalan Islam, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam. Karena itu, malam Nuzulul Qur’an sudah dapat mulai dihidupkan sejak Jumat malam, 6 Maret 2026, setelah waktu Maghrib. Malam ini memiliki makna penting bagi umat Islam karena […]

  • Menkeu Purbaya Keluhkan Sakit Pinggang, Akui Sempat Sulit Beridiri dan Absen Kerja

    Menkeu Purbaya Keluhkan Sakit Pinggang, Akui Sempat Sulit Beridiri dan Absen Kerja

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Aktivitas yang padat sebagai pejabat publik tak selalu berjalan mulus, sehingga pentingnya menjaga kesehatan dan pola hidup yang seimbang menjadi kunci. Hal itu terlihat dalam sebuah rekaman ketika Menteri keuangan tersebut sehabis menghadiri acara di Gedung BPPK, Jakarta, Jumat (24/4/2026). Dalam rekaman video itu tampak dirinya sedikit merintih dan sulit ketika berdiri sehingga […]

expand_less