Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Perang AS-Iran Kini Berdampak Pada Peningkatan Inflasi, Gerogoti Gaji Warga AS

Perang AS-Iran Kini Berdampak Pada Peningkatan Inflasi, Gerogoti Gaji Warga AS

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Eskalasi Perang Iran secara nyata telah mendorong harga minyak dan gas bumi global meroket hingga menyentuh level tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Hal ini terlihat dari peta perekonomian Amerika Serikat kini tengah berada dalam fase yang mengkhawatirkan akibat dampak tidak langsung dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Skenario buruk ini secara otomatis menyalut kembali api inflasi yang sempat mereda di Negeri Paman Sam.

Akibatnya, tekanan harga barang yang meninggi secara perlahan mulai menggerogoti daya beli masyarakat, bahkan menghapus keuntungan dari kenaikan gaji yang dinikmati para pekerja AS selama setahun terakhir.

Meski demikian, struktur ekonomi AS yang bernilai US$ 31 triliun terbukti masih memiliki daya tahan yang luar biasa tangguh.

Jika mengacu pada indikator makro paling tradisional seperti produk domestik bruto (PDB), ekonomi AS sebenarnya masih mencatatkan pertumbuhan yang solid.

Namun, para analis mengingatkan bahwa data PDB tersebut bersifat backward-looking karena baru merekam dinamika kuartal I, di mana durasi Perang Iran baru berjalan satu bulan penuh.

Sektor ketenagakerjaan juga menunjukkan performa yang menolak tunduk pada krisis.

Sepanjang dua bulan pertama perang, penyerapan tenaga kerja baru tetap tumbuh stabil dan angka pengangguran bertahan di level rendah, bahkan mencetak rekor tertinggi dalam dua tahun pada bulan Maret lalu di tengah dinamika aksi mogok pekerja.

Sinyal lampu kuning baru benar-benar menyala ketika melihat laporan inflasi konsumen pada April yang melesat ke level tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Tekanan ini tidak lagi didominasi oleh sektor energi, melainkan sudah mulai merembet ke kebutuhan pokok masyarakat, seperti harga pangan yang naik 3,2% serta tarif tiket pesawat yang melambung hingga 20,7%.

Kondisi timpang ini sayangnya harus dirasakan lebih berat oleh kelompok masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah yang terpaksa menguras tabungan atau menambah porsi utang kartu kredit. Sebaliknya, kelompok masyarakat kelas atas dinilai masih imun karena laju pertumbuhan pendapatan mereka masih jauh melampaui kurva inflasi.

Ketidakpastian ini diperparah dengan belum adanya tanda-tanda pembukaan kembali jalur perdagangan vital di Selat Hormuz.

Jika blokade maritim ini terus berlanjut tanpa solusi diplomasi yang konkret, ekonomi Amerika Serikat diprediksi akan segera menghadapi titik jenuh yang bisa memicu pembatasan konsumsi secara drastis dalam beberapa bulan ke depan. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pabrik Garmen Raksasa di Jepara Resmi Tutup, 670 Karyawan Terancam Kena PHK

    Pabrik Garmen Raksasa di Jepara Resmi Tutup, 670 Karyawan Terancam Kena PHK

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Akibatkondisi ekonomi tidak stabil mulai berdampak pada sektor industri. Kini ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) menghantui para karyawan. Beberapa perusahaan dipaksa melakukan efisiensi dengan pengurangan pekerja dampak gonjang-ganjing ekonomi. Bahkan ada juga perusahaan yang harus menutup usahanya lantaran merugi. Seperti yang dialami PT Samwon Busana Indonesia Jepara terletak di Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan. […]

  • Tertangkapnya Wakil Bupati Indramayu, Kejati Jabar Ungkap Kerugian Negara Ditaksir Rp18 Miliar

    Tertangkapnya Wakil Bupati Indramayu, Kejati Jabar Ungkap Kerugian Negara Ditaksir Rp18 Miliar

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi bagi pimpinan serta anggota DPRD Indramayu tahun anggaran 2022 hingga 2025. Nilai kerugian negara dalam perkara tersebut ditaksir mencapai Rp18 miliar. Tiga tersangka yang ditetapkan yakni Syaefudin yang merupakan Ketua DPRD Kabupaten […]

  • 5+5 Hal Penting Penting Tidak Pernah Dibeli Orang Kaya Demi Tetap Kaya

    5+5 Hal Penting Penting Tidak Pernah Dibeli Orang Kaya Demi Tetap Kaya

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Beragam upaya orang kaya untuk membangun dan menjaga kekayaan tidak hanya lewat pendapatan dan investasi. Mereka secara disiplin mengelola uang dan memilih tidak menghabiskan biaya untuk hal-hal yang dinilai tidak memberi nilai tambah. Setiap dolar yang terbuang berarti hilang kesempatan untuk berkembang. Berbeda dengan kelas menengah yang mudah terjebak pengeluaran konsumtif, kebiasaan orang […]

  • Fakta dan Kronologi Tragedi Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

    Fakta dan Kronologi Tragedi Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kecelakaan kedua terjadi saat KRL tujuan Jakarta–Cikarang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Pada saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya menabrak rangkaian KRL tersebut pada Senin (27/4/2026) malam. Kecelakaan kereta api (KA) jarak jauh dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur menimbulkan korban jiwa. Sebanyak 7 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan […]

  • Gus Yaqut Sholat Idul Fitri Di Rumah Usai KPK Ubah Status Jadi Penahanan Sementara

    Gus Yaqut Sholat Idul Fitri Di Rumah Usai KPK Ubah Status Jadi Penahanan Sementara

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 42
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan kelonggaran yang menjadi tahanan rumah bersifat sementara pada tersangka kasus kuota haji Yaqut Cholil Qoumas, sejak dirinya ditetapkan menjadi tersangka yang merugikan negara sebesar Rp622 Miliar pada kasusnya tersebut. Hal ini menjadikan dirinya dapat melaksanakan ibadah sholat idul Fitri bersama keluarga dan tidak sholat di rutan KPK, permohonan […]

  • Danantara Ungkap Alasan Garuda Indonesia Alami Kerugian Hingga Rp 5,42 Triliun pada 2025

    Danantara Ungkap Alasan Garuda Indonesia Alami Kerugian Hingga Rp 5,42 Triliun pada 2025

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 42
    • 0Komentar

    INFOKIA.NEWS – GIAA mencatatkan kerugian sebesar USD 319,39 juta atau setara Rp 5,42 triliun (asumsi kurs Rp 16.990) sepanjang 2025 lalu. Angka tersebut melonjak drastis dari USD 69,77 juta atau Rp 1,18 triliun di 2024. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengamini, beban operasional menjadi salah satu alasan membengkaknya kerugian tersebut. Dony buka suara […]

expand_less