Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pengakuan Saksi Mata Kecelakaan Maut Tol Cipularang: Truk Diduga Alami Rem Blong

Pengakuan Saksi Mata Kecelakaan Maut Tol Cipularang: Truk Diduga Alami Rem Blong

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Cipularang KM 91 B arah Bandung menuju Jakarta, tepatnya di wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 12.45 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan sedikitnya 14 kendaraan. Polisi menduga kecelakaan dipicu sebuah truk trailer bernomor polisi B 9773 UEL yang mengalami gangguan pada sistem pengereman ketika arus lalu lintas sedang melambat.

Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho mengatakan, sedikitnya terdapat sekitar 14 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, termasuk truk trailer yang diduga menjadi pemicu tabrakan.

“Trailer dari arah Bandung ke Jakarta menabrak kurang lebih total 14 kendaraan termasuk yang menabrak,” ujar Enggar saat ditemui Tribunjabar.id di Pool Derek Jatiluhur, Purwakarta, Rabu (7/10/2026).

Menurut Enggar, kecelakaan bermula ketika arus lalu lintas di ruas Tol Cipularang mengalami perlambatan. Kondisi tersebut terjadi karena terdapat pekerjaan perbaikan reklame di ruas tol.

Perlambatan arus membuat kendaraan harus mengurangi kecepatan. Dalam situasi tersebut, truk trailer yang melaju dari arah Bandung menuju Jakarta diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.
Ketika kendaraan di depannya memperlambat laju, truk tersebut diduga tidak dapat berhenti sebagaimana mestinya.

“Diduga gagal fungsi pengereman,” kata Enggar.

Meski dugaan awal mengarah pada gangguan pengereman, polisi belum menetapkan penyebab pasti kecelakaan.

Pemeriksaan masih dilakukan untuk mengetahui kondisi kendaraan dan faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian tersebut.

“Sementara sedang kami dalami, saat ini kami tengah melakukan pemeriksaan,” katanya.

Dalam kecelakaan tersebut, satu orang dilaporkan mengalami luka, yakni pengemudi truk trailer yang diduga mengalami gangguan pengereman. Korban mengalami patah kaki dan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RS Abdul Rojak.

“Korban hanya sopir saja, patah kaki. Sudah dievakuasi ke RS Abdul Rojak,” ujar Enggar.
Polisi masih memeriksa kondisi kendaraan trailer, termasuk sistem pengereman, untuk memastikan apakah gangguan teknis tersebut benar menjadi faktor utama penyebab kecelakaan.

Salah seorang korban, Ujang, pengemudi mobil bak yang membawa sayuran, menceritakan situasi sesaat sebelum kecelakaan terjadi.

Saat itu, Ujang sedang mengemudikan kendaraan dari kawasan Soreang, Bandung, menuju Kramat Jati, Jakarta. Ia membawa muatan sayuran jenis sawi yang rencananya harus tiba di Kramat Jati sekitar pukul 15.00 WIB.

Namun, perjalanan tersebut terhambat setelah arus lalu lintas di ruas tol mengalami perlambatan akibat adanya pekerjaan perbaikan.

“Lagi ada perbaikan, saya coba pelan-pelan mobil saya ke kiri. Terus saya di belakang lihat kontainer dari spion itu ngebut kencang. Remnya sudah ngeblong. Saya langsung kena mobil saya,” ujar Ujang.

Selain kerusakan kendaraan, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian terhadap muatan dan waktu perjalanan para korban. Ujang mengatakan sebagian muatan sayuran miliknya masih dapat diselamatkan.

Sayuran tersebut kemudian dipindahkan ke kendaraan lain agar dapat melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.

“Sudah dipindah. Masih bisa dibawa,” ujarnya.

Meski sebagian muatan berhasil diselamatkan, Ujang belum dapat menghitung secara pasti total kerugian yang dialaminya.

“Mobil rugi, barang rugi, waktu,” katanya. Perjalanan yang seharusnya memungkinkan muatan tiba di Kramat Jati sekitar pukul 15.00 WIB menjadi tertunda akibat kecelakaan dan proses evakuasi kendaraan. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbongkar! Modus Penipuan Pengurusan Dapur MBG

    Terbongkar! Modus Penipuan Pengurusan Dapur MBG

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 12
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Modus penipuan percepatan pengurusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan institusi maupun pejabat BGN. Modus Penipuan Pengurusan Dapur MBGSalah satu modusnya yakni menjanjikan percepatan pembukaan dapur MBG dengan meminta sejumlah uang kepada calon mitra. Modus tersebut […]

  • Polisi Tetapkan 14 Tersangka Baru dalam Kasus Daycare Little Aresha

    Polisi Tetapkan 14 Tersangka Baru dalam Kasus Daycare Little Aresha

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha memasuki babak baru. Tak tanggung-tanggung, Polisi menetapkan tersangka baru dalam ada 14 orang dalam kasus tersebut Semula polisi telah menetapkan 13 orang tersangka dalam kasus tersebut. Selain itu, ada 17 orang lain yang masih berstatus saksi dan menjalani wajib lapor. Sehingga ada 14 dari 17 saksi […]

  • Heboh Fenomena Lagu Mas Bahlil Ganteng, Antara Sindiran atau Candaan Terhadap Menteri ESDM

    Heboh Fenomena Lagu Mas Bahlil Ganteng, Antara Sindiran atau Candaan Terhadap Menteri ESDM

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 82
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Masyarakat Indonesia tengah dihebohkan dengan lagu dengan berbasis Artificial Intelegence (Ai) yang turut membawa nama menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dengan alunan musik jazz yang cukup ramah sehingga mudah diterima masyakarat dari berragam usia, liriknya yang sederhana dan menggelitik, lagu tersebut terbukti dengan mudah menjadi tren di tengah masyarakat, […]

  • DPR RI Dorong Penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Cianjur

    DPR RI Dorong Penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Cianjur

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, berkomitmen mendorong secepatnya penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sebagai bentuk deseminasi dan pengawalan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Anggota Komisi VII DPR RI Isfhan Taufik Munggaran di Cianjur, Kamis (22/10/2026), mengatakan pihaknya bermitra langsung dengan Kementerian Sosial (Kemensos) segera bersinergi dengan Pemkab Cianjur untuk […]

  • Wapres Kunjungi Sulut, Tegaskan Pemerintah Berkomitmen Percepatan Penanganan Pasca Gempa Sulut

    Wapres Kunjungi Sulut, Tegaskan Pemerintah Berkomitmen Percepatan Penanganan Pasca Gempa Sulut

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming dalam kunjungan kerja ke Desa Tateli dan Rumengkor Kabupaten Minahasa. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk simpati mendalam pemerintah pusat sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kehadiran negara dalam setiap situasi darurat dimana terjadi gempa […]

  • Harga BBM di Semua SPBU RI, Per Senin 28 September 2026

    Harga BBM di Semua SPBU RI, Per Senin 28 September 2026

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – PT Pertamina (Persero) dan SPBU swasta lainnya seperti Shell Indonesia dan BP-AKR sudah menyesuaikan harga beberapa produk BBM non subsidinya per 1 dan 2 September 2026 lalu. Seperti misalnya di SPBU milik Pertamina, di mana untuk produk BBM milik Pertamina jenis RON 98 yakni Pertamax Turbo menjadi Rp 19.600 per liter dari yang […]

expand_less