Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kronologi Mahasiswa Unnes Dikepung Massa: Chat Mesum Berantai, Minta Maaf, hingga Respons Kampus

Kronologi Mahasiswa Unnes Dikepung Massa: Chat Mesum Berantai, Minta Maaf, hingga Respons Kampus

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) berinisial FA digeruduk massa usia viral diduga melakukan pelecehan seksual verbal melalui pesan singkat kepada sejumlah perempuan.

Kasus yang viral di media sosial itu berujung pada pengepungan terhadap terduga pelaku oleh ratusan mahasiswa di kawasan kampus Unnes pada Rabu (17/6) malam hingga Kamis dini hari.

Kasus ini mencuat setelah tangkapan layar percakapan yang diduga dikirim FA beredar luas di media sosial X. Dalam salah satu percakapan, FA disebut menghubungi perempuan yang membuka jasa titip (jastip) di sekitar kampus.

Setelah mendapat jawaban bahwa layanan jastip sudah tutup, ia diduga melontarkan pertanyaan yang mengarah pada pelecehan seksual verbal, termasuk menanyakan hal-hal pribadi terkait aktivitas seksual korban.

Pelaku menanyakan hal-hal di luar konteks jastip dan malah menanyakan korban terkait hubungan seksual.

Percakapan tersebut memicu kemarahan publik karena korban dan terduga pelaku tidak memiliki hubungan personal.

Sekitar pukul 23.00 WIB, FA yang diketahui bernama Muhammad Fito Alinsky akhirnya muncul di hadapan massa yang telah berkumpul.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan permintaan maaf dan mengaku menyesali perbuatannya.

“Dari hati nurani saya minta maaf banget. Saya menyesali perbuatan saya kali ini. Saya tidak akan mengulangi lagi,” ujar Fito di hadapan massa seperti dikutip dari Radar Semarang, Jumat (19/6).

Meski telah menyampaikan permintaan maaf, suasana di lokasi tetap tegang. Massa terus berdatangan hingga jumlahnya mencapai ratusan orang.

Untuk mencegah terjadinya tindakan anarkis, petugas keamanan kampus bersama personel Polrestabes Semarang mengevakuasi terduga pelaku dari lokasi dan membawanya ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kampus Unnes menyatakan telah menerima laporan dugaan kekerasan seksual sebelum insiden pengepungan terjadi terhadap FA.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Unnes, Dr. Surahmat, mengatakan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) Unnes menerima laporan dugaan kasus kekerasan seksual pada Rabu (17/6) pukul 14.30 WIB melalui hotline resmi.

“Dalam proses pemeriksaan tersebut, Satgas mengidentifikasi adanya 3 korban kekerasan seksual,” kata Surahmat dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6) dikutip dari Radar Semarang.

Menurutnya, pelapor bukan merupakan korban, melainkan pihak yang melaporkan kasus tersebut atas dasar kepedulian setelah menerima informasi dari korban.

Surahmat menjelaskan Satgas PPK Unnes telah menjalankan prosedur sesuai standar operasional yang berlaku, termasuk mengumpulkan keterangan dan bukti dari pelapor.

Ia juga menyebut kehebohan yang terjadi pada Rabu malam dipicu oleh perkembangan informasi di media sosial yang memunculkan tuntutan agar terduga pelaku meminta maaf secara terbuka.

Hingga Kamis (18/6/2026) pukul 11.00 WIB, FA masih menjalani pemeriksaan di Polrestabes Semarang. Pihak kampus menyatakan akan mengikuti ketentuan yang berlaku dalam penanganan kasus tersebut serta siap bekerja sama dengan kepolisian dalam proses penyelidikan. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Coach Indra Sjafri Pastikan   Garuda Internasional Cup 2026 Panggung Tepat Sepak Bola Anak Indonesia Berkembang

    Coach Indra Sjafri Pastikan Garuda Internasional Cup 2026 Panggung Tepat Sepak Bola Anak Indonesia Berkembang

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Indra Sjafri, yang bertugas sebagai Technical Advisor Garuda International Cup (GIC) 2026, menilai keberlangsungan turnamen usia muda seperti GIC memiliki manfaat besar bagi perkembangan sepak bola Indonesia. “GIC ini sangat penting karena anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding melawan pemain dari negara lain. Mereka belajar bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga tentang mental bertanding, […]

  • Innalillahi Karmia Krissanty, Putri Kedua Politisi Senior Akbar Tandjung Meninggal Dunia

    Innalillahi Karmia Krissanty, Putri Kedua Politisi Senior Akbar Tandjung Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 62
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kabar duka menyelimuti keluarga politisi senior Akbar Tanjung pada Rabu (11/3) pagi WIB. Karmia Krissanty dikabarkan telah meninggal dunia. Berdasarkan informasi yang diterima Tribunnews, almarhumah Karmia Krissanty mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 08.58 WIB. Almarhumah merupakan putri dari pasangan  Akbar Tandjung dan Krisnina Maharani Akbar Tandjung, berdasarkan informasi yang beredar, almarhumah diketahui sempat berjuang melawan kanker payudara. […]

  • Ahli Kajian Antikorupsi Sebut Pengajuan Justice Collaborator Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Memiliki Syarat Khusus

    Ahli Kajian Antikorupsi Sebut Pengajuan Justice Collaborator Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Memiliki Syarat Khusus

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Perkembangan kasus korupsi mark-up di program makan bergizi gratis memasuki babak baru. Belum lama ini tersangka dugaan korupsi terkait tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) Sony Sonjaya tengah mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC). Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada Zaenur Rohman menilai status JC tersebut tidak dapat diberikan secara […]

  • Alhamdulillah, Pemerintah Desa Sukasirna dan Dinsos Cianjur Bantu Warga Disabilitas

    Alhamdulillah, Pemerintah Desa Sukasirna dan Dinsos Cianjur Bantu Warga Disabilitas

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 53
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya, Pemdes Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, bersama Dinas Sosial (Dinsos) memberikan bantuan kepada warga penyandang disabilitas yakni dengan memberikan bantuan berupa tongkat penyangga. Bantuan tersebut langsung diberikan Pemdes Sukasirna, pada Kamis (15/01) yang berada di Kampung Cisirih RT04/RW04. Sekretaris Desa Sukasirna, Siti Rohmah mengucapkan rasa syukurnya atas kerjasamanya dengan Dinas […]

  • Tolak Berdamai Dengan AS, Iran Tak Hadiri Perundingan

    Tolak Berdamai Dengan AS, Iran Tak Hadiri Perundingan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 32
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ketegangan politik meningkat usai gencatan senjata yang terjadi di timur tengah kembali terjadi hal ini terlihat ketika Iran menolak menghadiri perundingan lanjutan dengan Amerika Serikat (AS) di Islamabad, Pakistan. Militer Iran menuduh AS melanggar gencatan senjata melalui blokade laut dan penyitaan kapal sehingga memperburuk situasi diplomatik. Teheran menilai langkah-langkah Washington sebagai pelanggaran kesepakatan […]

  • Masjid Istiqlal Resmi Menjadi Masjid Pertama yang Memanfaatkan Instrumen Pasar Modal

    Masjid Istiqlal Resmi Menjadi Masjid Pertama yang Memanfaatkan Instrumen Pasar Modal

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Imam Besar Masjid Istiqlal yang juga Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengatakan Masjid Istiqlal memiliki sejumlah program yang berfokus pada penguatan ekonomi umat, salah satunya melalui Istiqlal Global Fund (IGF). “Istiqlal Global Fund menjadi semacam business center dan memberikan pelatihan kepada pengusaha-pengusaha muslim, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah,” ujar Nasaruddin pada Jumat […]

expand_less