Gelombang Kritik Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran Berlanjut di Surabaya
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
- visibility 33
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Gelombang aksi massa pada pemerintah pusat masih terus bermunculan diberbagai daerah, kali ini datang dari ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya menyuarakan kritik atas dua tahun kepemimpinan Prawobo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Kamis (22/10).
Di antara keresahan yang disuarakan mahasiswa adalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda hutan Kalimantan, Sumatera, hingga Papua yang sampai saat ini belum berhasil dikendalikan.
Mahasiswa juga mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beberapa waktu belakangan memakan cukup banyak korban keracunan dari kalangan siswa.
Mereka berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya untuk menyuarakan keresahan itu.
“Dua tahun Prabowo-Gibran, mereka selalu membohongi masyarakat Indonesia. Kebakaran hutan Kalimantan adalah ulah mereka. Makan beracun gratis (MBG) selalu digaungkan, disuarakan sebagai kesuksesan pemerintahan saat ini,” ujar salah satu orator.
Orator lainnya yang berasal dari Kalimantan juga mengingatkan bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran saat ini sedang tidak baik-baik saja.
Ia turut menyampaikan keresahan atas karhutla di Kalimantan yang tak kunjung mereda, dan malah semakin meluas.
“Teman-teman yang berada di Jawa atau bahkan di Ibu Kota mungkin tidak merasakan dampak asap Karhutla yang kami tasakan di Kalimantan,” ucapnya.
Di antara para orator bahkan menuntut Prabowo-Gibran untuk mundur dari jabatannya. Mereka memandang kondisi Indonesia saat ini berada di ambang kehancuran.
“Yang kami butuhkan pemimpin yang amanah, yang mau mendengarkan rakyatnya,” tegasnya.***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar