Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sah! Mojtaba Khamenei Dinobatkan Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Trump: Ia harus mendapatkan persetujuan dari kami

Sah! Mojtaba Khamenei Dinobatkan Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Trump: Ia harus mendapatkan persetujuan dari kami

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Serangan AS-Israel menyebabkan jatuhnya korban jiwa yang berdampak langsung pada stabilitas negara timur tengah tersebut. Sepekan setelah gugurnya Ali Khamenei pada (28/2) lalu, kini Iran resmi menunjuk dan menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Republik Islam Iran menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel yang memicu konflik besar di kawasan timur tengah tersebut.

Penunjukan Mojtaba Khamenei diumumkan pada Minggu (8/3) waktu setempat yang ditunjuk langsung para ulama Iran yang menjadi bagian dari lembaga pemilih pemimpin tertinggi negara tersebut. Hal ini sekaligus menandakan bahwa konflik AS-Iran belum ada tanda-tanda berakhir.

Ia kini akan memimpin Iran di tengah krisis terbesar sejak berdirinya Republik Islam hampir lima dekade lalu.

Menariknya pria berusia 56 tahun itu sebelumnya tidak pernah mencalonkan diri dalam jabatan publik ataupun mengikuti pemilihan umum. Meski begitu, selama puluhan tahun Mojtaba dikenal sebagai sosok berpengaruh di lingkaran dalam kepemimpinan ayahnya dan memiliki hubungan kuat dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, yang ditugaskan mengarahkan strategi keamanan negara sejak AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran, menyerukan persatuan di bawah kepemimpinan pemimpin tertinggi yang baru.

Sementara Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf menyambut baik keputusan tersebut. Ia menyatakan bahwa mengikuti pemimpin tertinggi yang baru merupakan kewajiban agama dan nasional.

Penunjukannya dinilai dapat menjadi tanda bahwa faksi garis keras dalam struktur kekuasaan Iran masih mempertahankan pengaruhnya. Hal ini juga dapat mengindikasikan bahwa pemerintah Iran tidak memiliki keinginan kuat untuk segera menyepakati kesepakatan atau negosiasi, ketika perang memasuki pekan kedua.

Al Jazeera menggambarkan Mojtaba Khamenei sebagai ‘penjaga gerbang ayahnya’.

“Ia mengadopsi posisi ayahnya terkait AS dan Israel. Jadi kita memperkirakan seorang pemimpin yang konfrontatif. Kita tidak mengharapkan adanya moderasi,” dikutip dari Al Jazeera Senin (9/3)

“Namun, jika perang ini berakhir dan ia masih hidup serta mampu terus memimpin negara, ada potensi besar, untuk menemukan jalur-jalur baru bagi Iran,” tambahnya.

Peneliti kebijakan publik terkemuka di American University of Beirut, Rami Khouri, menilai penunjukan Mojtaba Khamenei menunjukkan adanya kelanjutan dari arah politik sebelumnya. Ia mengatakan masih harus dilihat apakah pemimpin tertinggi yang baru akan mendorong negosiasi untuk mengakhiri perang.

Menurutnya, apa pun hasilnya penunjukan tersebut merupakan “tindakan pembangkangan”. Iran, kata Khouri yang sedang memberi tahu AS dan Israel,

‘Kalian ingin menyingkirkan sistem kami? Nah, ini adalah sosok yang lebih radikal daripada ayahnya yang dibunuh,’ tambahnya.

Anggota Dewan Ahli Heidari Alekasir, yang bertugas memilih pemimpin tertinggi Iran, mengatakan kandidat tersebut dipilih berdasarkan nasihat mendiang Ali Khamenei bahwa pemimpin tertinggi Iran seharusnya dibenci oleh musuh, alih-alih dipuja oleh mereka.

“Bahkan Setan Besar (AS) pun telah menyebut namanya,” ujar ulama senior itu, merujuk pada pernyataan Presiden AS, Donald Trump yang sebelumnya mengatakan Mojtaba Khamenei akan menjadi pilihan yang, “tidak dapat diterima” baginya untuk memimpin Iran.

Pemimpin tertinggi Iran dipilih oleh Majelis Ahli yang beranggotakan 88 ulama. Sebelumnya lembaga itu menyatakan telah mencapai konsensus mayoritas mengenai pengganti Ali Khamenei tanpa mengungkapkan namanya.

Salah satu anggota majelis sempat mengatakan, “Jalan Imam Khomeini dan jalan Imam Khamenei yang gugur telah dipilih. Nama Khamenei akan terus berlanjut.”

Ali Khamenei sendiri memimpin Iran selama 37 tahun setelah menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini, tokoh yang memimpin Revolusi Iran 1979. Ia tewas pada 28 Februari lalu dalam serangan AS dan Israel di Teheran, yang sekaligus menjadi awal dari perang yang kini memicu kekacauan di Timur Tengah.

Militer Israel sebelumnya bahkan telah mengancam akan membunuh siapapun yang menggantikan posisi Khamenei. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump juga sempat menyatakan ingin ikut menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin Iran berikutnya.

Trump mengatakan perang kemungkinan hanya akan berakhir setelah militer dan para pemimpin Iran dilumpuhkan.

Pada Minggu, Trump juga menegaskan bahwa pemimpin baru Iran tidak akan bertahan lama tanpa persetujuan dari AS.

“Ia harus mendapatkan persetujuan dari kami. Jika ia tidak mendapatkan persetujuan dari kami, ia tidak akan bertahan lama,” kata Trump kepada ABC News.

Pernyataan tersebut langsung ditolak oleh para pejabat Iran. Mereka menegaskan bahwa hanya rakyat Iran yang berhak menentukan masa depan negaranya, termasuk memilih pemimpin tertinggi.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf bahkan menyindir keras pernyataan Trump mengenai keinginannya terlibat dalam penunjukan pemimpin Iran.

“Nasib Iran tercinta, yang lebih berharga dari kehidupan, akan ditentukan hanya oleh bangsa Iran yang bangga, bukan oleh geng Epstein,” tulis Ghalibaf di platform X.

Pernyataan itu merujuk pada Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seksual yang memiliki hubungan dengan sejumlah tokoh kaya dan berpengaruh di AS. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • menjemput malam 1000 bulan

    Menjemput Malam 1000 Bulan, Malam Lailatul Qadar

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan ada satu malam yang istimewa, yaitu Malam Lailatul Qadar salah satu malam yang paling dinantikan umat Muslim di bulan Ramadhan. Hal ini dikarenakan malam tersebut memiliki kemuliaan luar biasa dan nilainya lebih baik dari seribu bulan. Malam Lailatul Qadar merupakan malam ketika Al Quran pertama kali diturunkan kepada […]

  • Pabrik Garmen Raksasa di Jepara Resmi Tutup, 670 Karyawan Terancam Kena PHK

    Pabrik Garmen Raksasa di Jepara Resmi Tutup, 670 Karyawan Terancam Kena PHK

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 5
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Akibatkondisi ekonomi tidak stabil mulai berdampak pada sektor industri. Kini ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) menghantui para karyawan. Beberapa perusahaan dipaksa melakukan efisiensi dengan pengurangan pekerja dampak gonjang-ganjing ekonomi. Bahkan ada juga perusahaan yang harus menutup usahanya lantaran merugi. Seperti yang dialami PT Samwon Busana Indonesia Jepara terletak di Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan. […]

  • Kabar Gembira! Menteri PU Usulkan Diskon Tol 30% untuk Mudik Lebaran 2026

    Kabar Gembira! Menteri PU Usulkan Diskon Tol 30% untuk Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 49
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Potongan tarif tol selalu menjadi kabar yang dinantikan bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik di musim lebaran, khususnya mereka yang mudik menggunakan kendaraan pribadi. Menjelang musim mudik lebaran 2026  Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendorong badan usaha jalan tol (BUJT) agar memberikan potongan tarif tol hingga 30 persen. Namun demikian, keputusan […]

  • Ucapan Selamat Kemenangan dari Arteta dan Inilah Alasan Pilih Gabriel Magalhaes Jadi Eksekutor Penalti Kelima Arsenal

    Ucapan Selamat Kemenangan dari Arteta dan Inilah Alasan Pilih Gabriel Magalhaes Jadi Eksekutor Penalti Kelima Arsenal

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 13
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengucapkan selamat kepada Luis Enrique yang membawa Paris Saint-Germain memenangi gelar Liga Champions musim 2025-2026. Diketahui Arsenal dibekuk Paris Saint-Germain dalam laga final Liga Champions musim 2025-2026. The Gunners kalah 3-4 di babak adu penalti. Adu penalti mesti digelar usai kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal plus […]

  • Modus Korupsi Fadia Arafiq, KPK Beberkan Aksi Curang Gaya Baru Korupsi di 2026

    Modus Korupsi Fadia Arafiq, KPK Beberkan Aksi Curang Gaya Baru Korupsi di 2026

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq pada Selasa (3/3) malam. Sesampainya digedung KPK pada Rabu (4/3), tampak mantan penyanyi dangdut itu berjalan tertunduk dikawal petugas sambil menutupi mukanya dengan jilbab lepas dan terlihat juga mengenakan rompi jingga yang menjadi seragam kehormatan KPK. Dalam keterangan resminya […]

  • Fakta Juara Persib Bandung Liga 1 Musim 2025/2026 dan Pesiapan Musim 2026/2027

    Fakta Juara Persib Bandung Liga 1 Musim 2025/2026 dan Pesiapan Musim 2026/2027

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bagi pendukung tim sepak bola tanah air, khususnya bagi mereka yang ada di provinsi Jawa Barat, keberhasiln Persib Bandung mencatatkan pencapaian terbaiknya di musim ini. Pesta pora menyelimuti seluruh sudut Kota Kembang setelah Persib Bandung resmi mengunci gelar juara kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2025/2026. Keberhasilan Maung Bandung mengangkat trofi tertinggi […]

expand_less