Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sah! Mojtaba Khamenei Dinobatkan Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Trump: Ia harus mendapatkan persetujuan dari kami

Sah! Mojtaba Khamenei Dinobatkan Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Trump: Ia harus mendapatkan persetujuan dari kami

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Serangan AS-Israel menyebabkan jatuhnya korban jiwa yang berdampak langsung pada stabilitas negara timur tengah tersebut. Sepekan setelah gugurnya Ali Khamenei pada (28/2) lalu, kini Iran resmi menunjuk dan menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Republik Islam Iran menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel yang memicu konflik besar di kawasan timur tengah tersebut.

Penunjukan Mojtaba Khamenei diumumkan pada Minggu (8/3) waktu setempat yang ditunjuk langsung para ulama Iran yang menjadi bagian dari lembaga pemilih pemimpin tertinggi negara tersebut. Hal ini sekaligus menandakan bahwa konflik AS-Iran belum ada tanda-tanda berakhir.

Ia kini akan memimpin Iran di tengah krisis terbesar sejak berdirinya Republik Islam hampir lima dekade lalu.

Menariknya pria berusia 56 tahun itu sebelumnya tidak pernah mencalonkan diri dalam jabatan publik ataupun mengikuti pemilihan umum. Meski begitu, selama puluhan tahun Mojtaba dikenal sebagai sosok berpengaruh di lingkaran dalam kepemimpinan ayahnya dan memiliki hubungan kuat dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, yang ditugaskan mengarahkan strategi keamanan negara sejak AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran, menyerukan persatuan di bawah kepemimpinan pemimpin tertinggi yang baru.

Sementara Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf menyambut baik keputusan tersebut. Ia menyatakan bahwa mengikuti pemimpin tertinggi yang baru merupakan kewajiban agama dan nasional.

Penunjukannya dinilai dapat menjadi tanda bahwa faksi garis keras dalam struktur kekuasaan Iran masih mempertahankan pengaruhnya. Hal ini juga dapat mengindikasikan bahwa pemerintah Iran tidak memiliki keinginan kuat untuk segera menyepakati kesepakatan atau negosiasi, ketika perang memasuki pekan kedua.

Al Jazeera menggambarkan Mojtaba Khamenei sebagai ‘penjaga gerbang ayahnya’.

“Ia mengadopsi posisi ayahnya terkait AS dan Israel. Jadi kita memperkirakan seorang pemimpin yang konfrontatif. Kita tidak mengharapkan adanya moderasi,” dikutip dari Al Jazeera Senin (9/3)

“Namun, jika perang ini berakhir dan ia masih hidup serta mampu terus memimpin negara, ada potensi besar, untuk menemukan jalur-jalur baru bagi Iran,” tambahnya.

Peneliti kebijakan publik terkemuka di American University of Beirut, Rami Khouri, menilai penunjukan Mojtaba Khamenei menunjukkan adanya kelanjutan dari arah politik sebelumnya. Ia mengatakan masih harus dilihat apakah pemimpin tertinggi yang baru akan mendorong negosiasi untuk mengakhiri perang.

Menurutnya, apa pun hasilnya penunjukan tersebut merupakan “tindakan pembangkangan”. Iran, kata Khouri yang sedang memberi tahu AS dan Israel,

‘Kalian ingin menyingkirkan sistem kami? Nah, ini adalah sosok yang lebih radikal daripada ayahnya yang dibunuh,’ tambahnya.

Anggota Dewan Ahli Heidari Alekasir, yang bertugas memilih pemimpin tertinggi Iran, mengatakan kandidat tersebut dipilih berdasarkan nasihat mendiang Ali Khamenei bahwa pemimpin tertinggi Iran seharusnya dibenci oleh musuh, alih-alih dipuja oleh mereka.

“Bahkan Setan Besar (AS) pun telah menyebut namanya,” ujar ulama senior itu, merujuk pada pernyataan Presiden AS, Donald Trump yang sebelumnya mengatakan Mojtaba Khamenei akan menjadi pilihan yang, “tidak dapat diterima” baginya untuk memimpin Iran.

Pemimpin tertinggi Iran dipilih oleh Majelis Ahli yang beranggotakan 88 ulama. Sebelumnya lembaga itu menyatakan telah mencapai konsensus mayoritas mengenai pengganti Ali Khamenei tanpa mengungkapkan namanya.

Salah satu anggota majelis sempat mengatakan, “Jalan Imam Khomeini dan jalan Imam Khamenei yang gugur telah dipilih. Nama Khamenei akan terus berlanjut.”

Ali Khamenei sendiri memimpin Iran selama 37 tahun setelah menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini, tokoh yang memimpin Revolusi Iran 1979. Ia tewas pada 28 Februari lalu dalam serangan AS dan Israel di Teheran, yang sekaligus menjadi awal dari perang yang kini memicu kekacauan di Timur Tengah.

Militer Israel sebelumnya bahkan telah mengancam akan membunuh siapapun yang menggantikan posisi Khamenei. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump juga sempat menyatakan ingin ikut menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin Iran berikutnya.

Trump mengatakan perang kemungkinan hanya akan berakhir setelah militer dan para pemimpin Iran dilumpuhkan.

Pada Minggu, Trump juga menegaskan bahwa pemimpin baru Iran tidak akan bertahan lama tanpa persetujuan dari AS.

“Ia harus mendapatkan persetujuan dari kami. Jika ia tidak mendapatkan persetujuan dari kami, ia tidak akan bertahan lama,” kata Trump kepada ABC News.

Pernyataan tersebut langsung ditolak oleh para pejabat Iran. Mereka menegaskan bahwa hanya rakyat Iran yang berhak menentukan masa depan negaranya, termasuk memilih pemimpin tertinggi.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf bahkan menyindir keras pernyataan Trump mengenai keinginannya terlibat dalam penunjukan pemimpin Iran.

“Nasib Iran tercinta, yang lebih berharga dari kehidupan, akan ditentukan hanya oleh bangsa Iran yang bangga, bukan oleh geng Epstein,” tulis Ghalibaf di platform X.

Pernyataan itu merujuk pada Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seksual yang memiliki hubungan dengan sejumlah tokoh kaya dan berpengaruh di AS. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriahnya Sanan Carnival 2026 di Malang

    Meriahnya Sanan Carnival 2026 di Malang

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 1
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 belum sepenuhnya tuntas. Beberapa wilayah masih menggelar agenda karnaval. Seperti yang berlangsung di Kampung Tempe Sanan, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, kemarin (5/9). Warga di sana menamai kegiatannya dengan Sanan Carnival 2026. Kegiatan itu sudah dipersiapkan warga sekitar enam bulan sebelumnya. Warga setempat juga mematuhi batasan yang tertuang dalam […]

  • TERPILIH: Stadion GBK dan Si Jalak Harupat Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

    TERPILIH: Stadion GBK dan Si Jalak Harupat Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Teka-teki arena untuk menggelar edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya terjawab. Otoritas sepak bola dunia sebelumnya telah meresmikan Indonesia sebagai tuan rumah Premier Division. Indonesia akan menjamu delapan tim di kasta tertinggi yang terdiri dari dua grup. Grup A berisi Indonesia, India, Malaysia, Singapura. Sementara Grup B berisi Vietnam, Pakistan, Thailand, Filipina. […]

  • Miris! Ratusan Guru Honorer Di Pare Pare Sulawesi Selatan, Belum Digaji Empat Bulan

    Miris! Ratusan Guru Honorer Di Pare Pare Sulawesi Selatan, Belum Digaji Empat Bulan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menyedihkan ditengah ramainya kebijakan pemerintah yang tengah giat dikerjakan, nasib dari 139 guru honorer yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) belum menerima gaji selama 4 bulan. Perwakilan guru PPPK paruh waktu, Amran, mengaku kecewa dengan ketidakpastian gaji mereka. Menurutnya, selama ini informasi mengenai […]

  • 3 Pelaku Pembobol Rumah di Serang berhasil Dibekuk Polisi, Pelaku Curi Hp dan Motor

    3 Pelaku Pembobol Rumah di Serang berhasil Dibekuk Polisi, Pelaku Curi Hp dan Motor

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Polres Serang telah menangkap komplotan pembobol rumah yang beraksi di perumahan umum atau perum di wilayah Kabupaten Serang. Mereka merusak jendela lalu mencuri sepeda motor yang terparkir di dalam rumah. Kasus pencurian itu terjadi di Perumahan Bumi Negara Lestari, Kibin, Kabupaten Serang, pada Jumat (8/5). Korban, Sinta (26), yang tinggal sendiri, menjadi korban […]

  • RESMI! Presiden Copot Kepala BGN Dadan Hindayana Digantikan Nanik Sudaryati Deyang

    RESMI! Presiden Copot Kepala BGN Dadan Hindayana Digantikan Nanik Sudaryati Deyang

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), posisi itu segera digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang. Pencopotan Dadan diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Negara, Selasa (2/5) malam. Seperti yang diketahui Dadan menduduki jabatan itu sejak Agustus 2024, sebelum akhirnya dicopot. Dadan didampingi tiga […]

  • Jadi Runner-up FIFA Series 2026 Ini Kata John Herdman: Timnas Indonesia Harusnya Menang!

    Jadi Runner-up FIFA Series 2026 Ini Kata John Herdman: Timnas Indonesia Harusnya Menang!

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria di Final FIFA Series 2026 di hadapan pendukungnya sendiri, timnas garuda itu akhirnya kalah tipis atas tamunya tersebut dengan skor akhir 1-0 di Stadion Gelora Utama Bung Karno pada Senin (30/3) dan menjadikan tim asuhan John Herdman menjadi Runner-Up. Pelatih Timnas Indonesia John Herdman bereaksi usai menelan kekalahan […]

expand_less