20 kota Iran Terdampak, PBB Kecam Serangan AS dan Israel Ke Iran
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera menggelar rapat darurat imbas serangan yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran. Data yang diperoleh PBB telah menyebutkan 20 kota di Iran telah terdampak serangan Israel dan AS.
dikutip dari Al Jazeera, Minggu (1/3/2026).Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres emngungkapkan, “Aksi militer membawa risiko memicu serangkaian peristiwa yang tidak dapat dikendalikan siapa pun di kawasan paling bergejolak di dunia,” ujarnya.
Tidak jauh berbeda dengan itu kecaman datang dari kepala Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk mengecam serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran. PBB pun mendesak semua pihak untuk kembali bernegosiasi, dengan mengatakan bahwa serangan hanya akan mengakibatkan kematian, kehancuran, dan penderitaan manusia.
“Saya mengecam serangan militer di seluruh Iran pagi ini oleh Israel dan Amerika Serikat, dan serangan balasan berikutnya oleh Iran. Seperti biasa, dalam setiap konflik bersenjata, warga sipillah yang akhirnya membayar harga tertinggi,” kata Turk dalam pernyataannya dikutip dari AFP pada Sabtu (28/2/2026)
“Untuk mencegah konsekuensi mengerikan ini bagi warga sipil, saya menyerukan pengekangan dan memohon kepada semua pihak untuk melihat akal sehat, untuk mengurangi ketegangan, dan untuk kembali ke meja perundingan di mana mereka secara aktif mencari solusi hanya beberapa jam sebelumnya,” imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan peluncuran serangan militer “masif” terhadap Republik Islam Iran. Dalam pernyataan resminya, Trump memberikan ultimatum keras kepada kekuatan militer Teheran untuk segera meletakkan senjata.
AS bersama Israel menyerang Iran pada Sabtu (28/2) pagi waktu Iran. Iran memenanggapi serangan itu dengan menyerang sejumlah pangkalan militer AS yang berada di Timur Tengah (Timteng).
Salah satu serangan terbaru Iran terjadi di Doha, Qatar, pada Sabtu (28/2) malam waktu Doha. Serangan rudal Iran disebut berhasil merusak sistem radar di pangkalan militer Al Udeid, dekat Doha.
“Qatar menjadi sasaran 44 rudal dan delapan drone… dengan delapan orang terluka termasuk satu orang dalam kondisi kritis,” kata seorang diplomat disana.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tewas dalam serangan di Teheran. Pihak Iran membantah klaim itu dan menyebut Khamenei masih hidup. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar