Ketika Gen Z Belajar Sosok Ibu, Dalam Film Titip Bunda di SurgaMu
- account_circle Adi Bima
- calendar_month 12 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Sejak menit awal pemutaran film Titip Bunda di Surgamu di Ciplaz Sidoarjo XXI, terlihat banyak penonton yang tidak kuasa menahan air matanya, Tiga tokoh utama film ini, Meriam Bellina, Acha Septriasa dan Kevin Julio hadir pada kesempatan ini. Film drama keluarga ini akan diputar serentak di bioskop pada Kamis (26/2).
Tema yang diangkat dalam film ini tentang keserakahan, penyesalan, dan makna cinta keluarga, film ini menghadirkan kisah emosional yang dekat dengan realitas kehidupan banyak orang.
Film yang diproduksi RRK Pictures, Spectrum Film dan Festival Pictures. Film ini disutradarai Hanny R. Saputra dengan naskah ditulis Dono Indarto dan Zora Vidyanata. Untuk produser ada U S Utama dan Dono Indarto.
Cerita ini berfokus pada tiga bersaudara Alya, Adam, dan Azzam yangtengah terjerat masalah keuangan. Alya diperankan Acha Septriasa, Adam oleh Kevin Julio, dan Azzam oleh Abun Sungkar.
Dalam kondisi terdesak keuangan, mereka nekat merencanakan untuk mengambil simpanan emas sang ibu yang mereka panggil Bunda yang diperankan Meriam Bellina.
Selama ini, Bunda dianggap terlalu pelit dan tidak peduli pada kesulitan mereka. Azzam bahkan berdalih, tindakan tersebut bukanlah pencurian, melainkan sekadar mengambil jatah warisan lebih dulu.
Namun, aksi tersebut justru membuat Bunda terpuruk. Hingga dengan rasa bersalah yang mulai tumbuh, ketiganya berpura-pura menunjukkan kepedulian dan menuruti permintaan Bunda untuk menghabiskan waktu bersama secara bergantian.
Dari momen-momen kebersamaan itulah perlahan terkuak rahasia besar yang mengubah cara pandang mereka terhadap sang ibu. Apalagi setelah sang ibu sakit dan akhirnya meninggal dunia.
Sebagai salah satu pemeran utama dalam film tersebut, Meriam Bellina, memerankan tokoh Ibu Moza bukan sekadar peran, namun sebagai sebuah perjalanan batin yang membuka pemahaman baru tentang makna menjadi orang tua.
“Melalui Ibu Moza, saya belajar bahwa seorang ibu tidak hanya bertugas membimbing, tapi juga harus membuka hati untuk benar-benar mendengarkan anak-anaknya. Film ini adalah perjalanan bagi anak untuk menghargai orangtua sekaligus bagi orangtua untuk memahami perasaan anaknya,” ungkap Meriam Bellina yang didampingi Acha Septriasa dan Kevin Julio.
Hampir semua penonton berurai air mata. Ali Akbar, salah satu penonton menangis terisak di ujung pemutaran film, saat Ibu Moza meninggal dunia.
“Jadi ingat almarhum mamah saya dulu ketika meninggalnya,” kata Ali singkat sambil mengusap air mata. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar