Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kerjasama Apik Elemen Masyarakat Cianjur, Wujudkan Waduk Jangari Untuk Bebas Eceng Gondok dan Sampah

Kerjasama Apik Elemen Masyarakat Cianjur, Wujudkan Waduk Jangari Untuk Bebas Eceng Gondok dan Sampah

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Sepanjang pinggiran Waduk Jangari tampak telah dipenuhi oleh tanaman eceng gondok, tidak jarang tampak plastik dan jenis sampah lainnya ikut hanyut di waduk itu.

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Cianjur bekerja sama dengan Pandawara Group menggelar Aksi Bersih Waduk Jangari, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan banyak elemen masyarakat dari Pemerintah Kabupaten Cianjur, TNI, Polri, PMI dan relawan peduli lingkungan turut serta dalam kegiatan tersebut.

Esensi yang diambil dalam kegiatan merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menjaga kebersihan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Cianjur.

Kapolres Cianjur, AKBP Ahmad Alexander Yurikho Hadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian seluruh elemen masyarakat Kabupaten Cianjur terhadap kebersihan lingkungan, khususnya kawasan perairan Waduk Jangari.

“Polres Cianjur hanya menjadi bagian kecil dari gerakan ini. Yang terpenting adalah seluruh elemen masyarakat Kabupaten Cianjur bersatu untuk menunjukkan bahwa kita sama-sama mencintai kebersihan dan tidak menginginkan adanya kerusakan lingkungan di perairan Jangari,” paparnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema 24 Tahun Polri Mengabdi untuk Masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah pusat dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dan asri.

Dalam aksi tersebut, peserta tidak hanya membersihkan sampah, tetapi juga melakukan pengangkatan eceng gondok yang selama ini menjadi salah satu permasalahan utama di Waduk Jangari.

“Kami membersihkan dua hal, yaitu sampah dan tanaman air seperti eceng gondok. Awalnya tanaman ini bermanfaat, namun jika jumlahnya berlebihan justru dapat merugikan dan mengganggu ekosistem perairan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Kapolres mengaku bangga karena Kabupaten Cianjur mendapat kehormatan dengan hadirnya Pandawara Group, komunitas anak muda yang dikenal luas melalui aksi-aksi sosial dan kegiatan pelestarian lingkungan.

“Mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda. Ketika banyak orang enggan turun langsung membersihkan lingkungan, mereka justru hadir dan bekerja nyata. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pandawara Group yang telah hadir dan bersama-sama membersihkan Waduk Jangari,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Komarudin, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi titik awal tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan Jangari.

“Hari ini kita melakukan pembersihan eceng gondok di wilayah Dermaga Jangari. Harapannya, kegiatan ini menjadi pemicu agar masyarakat terus bergerak menjaga dan membersihkan lingkungannya secara mandiri,” katanya.

Ia menjelaskan, hingga siang hari sedikitnya delapan truk telah dikerahkan untuk mengangkut sampah dan eceng gondok dari kawasan Waduk Jangari.

“Rata-rata delapan truk tersebut sudah melakukan dua hingga tiga kali pengangkutan. Jika satu truk berkapasitas sekitar tiga ton, maka diperkirakan hampir 15 ton sampah dan eceng gondok telah berhasil diangkut. Namun proses pembersihan masih terus berlangsung hingga sore hari,” terangnya.

Komarudin menambahkan, ke depan pihaknya akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Satgas Citarum Harum, guna memperluas kegiatan pembersihan hingga ke sejumlah titik lain di kawasan Waduk Jangari.

“Ke depan kami akan terus berkolaborasi, termasuk dengan Citarum Harum, untuk memberikan stimulus kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan,” katanya.

Menurut Komarudin, eceng gondok yang diangkat dari perairan nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bahan kompos karena memiliki nilai manfaat bagi sektor pertanian.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan terus meningkat sehingga Waduk Jangari dapat tetap menjadi kawasan wisata yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Bantah Pencopotan Dirinya dan Menanggapi Rupiah Tembus di Rp18 Ribu

    Menkeu Purbaya Bantah Pencopotan Dirinya dan Menanggapi Rupiah Tembus di Rp18 Ribu

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Berhembus rumor bahwa presiden akan segera mengganti menterinya pada Kamis (4/6/2026).Salah satu menteri yang diisukan dalam pergantian itu adalah menteri keuangan yang saat ini dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Informasi ini beredar sieiring tekanan hebat yang dialami mata uang Rupiah di pasar spot. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara menjawab rumor […]

  • Tanaman Ini Bisa Tumbuh Tanpa Terkena Sinar Matahari Langsung

    Tanaman Ini Bisa Tumbuh Tanpa Terkena Sinar Matahari Langsung

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 9
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Banyak orang yang menginginkan suasana rumah yang hijau dan asri dirumahnya, salah satu yang mereka lakukan dengan menanam tanaman yang bisa ditanam di dalam rumah, harapannya dengan memiliki tanaman di dalam rumah bisa memberikan kesan hunian sejuk dan tenang Namun, kadang-kadang tanaman bisa layu karena tidak terkena sinar matahari langsung. Ada beberapa tanaman […]

  • Wisata Curug Cibeureum Tutup Sementara Akibat Longsor

    Wisata Curug Cibeureum Tutup Sementara Akibat Longsor

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 77
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Salah satu destinasi wisata di Sukabumi telah ditutup sementara imbas tingginya curah hujan yang menyebabkan longsor. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede (BB TNGGP) Pangrango menutup sementara aktivitas wisata alam Curug Cibeureum yang ada di Resor PTN Selabintana. Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Sadtata Noor Adirahmanta telah menerbitkan surat edaran […]

  • Gelandang Andalan Timnas Indonesia dan Persib Bandung Raih Gelar Sarjana, Beckham: Pendidikan tetap nomor 1 pastinya, tidak selalu main bola juga.

    Gelandang Andalan Timnas Indonesia dan Persib Bandung Raih Gelar Sarjana, Beckham: Pendidikan tetap nomor 1 pastinya, tidak selalu main bola juga.

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Di sela kesibukannya gelandang andalan Persib Bandung dan Timnas Indonesia berhasil menyelesaikan pendidikannya di Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani). Sehingga Beckham Putra kini resmi menyandang gelar sarjana Ilmu Pemerintahan dari kampus tersebut. Beckham mengakui, tidak mudah menjalani kulah sambil tetap fokus membela Persib di kompetisi BRI Super League. Apalagi, Persib kini tengah fokus […]

  • TERBONGKAR! Produksi Mephedrone di Gianyar, Lab Narkoba Jaringan Rusia

    TERBONGKAR! Produksi Mephedrone di Gianyar, Lab Narkoba Jaringan Rusia

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) kembali meringkus peredaran Narkoba di tanah air, pabrik narkoba atau yang akrab disebut Clandestine Laboratorium Narkotika berhasil dibongkar tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Bea Cukai di salah satu villa di Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 01.00 dini hari. […]

  • Ini Penjelasan Lengkap Terkait Penunjukan PLH Gubernur DIY, Sekda: Sudah Sesuai Prosedur Administratif

    Ini Penjelasan Lengkap Terkait Penunjukan PLH Gubernur DIY, Sekda: Sudah Sesuai Prosedur Administratif

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Wakil Gubernur DI Yogyakarta KGPAA Paku Alam X ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur karena Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X sedang menjalani pemeriksaan medis. Sekretaris Daerah Pemprov DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, di Yogyakarta, Kamis, mengatakan penunjukan Plh adalah prosedur administratif yang wajar dan normatif dalam tata kelola pemerintahan, serta […]

expand_less