5 Tuntutan Mahasiswa di Demo 12 Juni, Paksa Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Evaluasi Besar Kebijakan
- account_circle Adi Bima
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh BEM UI dan mahasiswa dari berbagai universitas di wilayah Jabodetabek pada Jumat, 12 Juni 2026.
Massa yang awalnya menargetkan Bundaran HI sebagai titik aksi dilaporkan tertahan di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Semula konsentrasi massa di lokasi tersebut didominasi oleh mahasiswa dari Universitas Indonesia, namun seiring berjalannya waktu, peserta aksi dari berbagai kampus lain turut bergabung sehingga jumlah massa semakin besar.
Para peserta aksi terlihat mulai bergerak menuju lokasi dengan berjalan kaki sekitar pukul 10.00 WIB dengan sebagian lainnya menggunakan kendaraan roda dua untuk menyusul rombongan yang telah lebih dahulu berada di kawasan tersebut.
Massa aksi demonstrasi mencoba menerobos barikade yang dipasang polisi di sekitar Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Jumat (12/6).
Aparat gabungan TNI-Polri sudah menghalau massa yang mayoritas mahasiswa sejak pukul 14.30 WIB.
Aparat tidak mengizinkan massa melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.Di lokasi, selain massa mahasiswa yang menggunakan almamater, ada juga massa yang tidak menggunakan almamater.
Aksi dorong-dorongan beberapa kali terjadi antara massa pedemo dengan aparat.
Salah satu kelompok yang terlibat aksi hari ini adalah BEM UI. Ada lima tuntutan yang dibawa dalam aksi hari ini.
Pertama, meminta pemerintah menghentikan pemborosan APBN. Kedua, turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
Ketiga, hentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Keempat, hentikan militerisme sipil.Tuntutan kelima dan terakhir adalah massa meminta Presiden Prabowo Subianto berhenti mengelak dan mengakui kesalahan pemerintah. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar