Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pemkot Jogja Perketat Kriteria Daycare untuk Tampung Anak Korban Kekerasan

Pemkot Jogja Perketat Kriteria Daycare untuk Tampung Anak Korban Kekerasan

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melakukan langkah strategis dengan mengidentifikasi terhadap pelayanan daycare atau tempat penitipan anak yang amanah dan terpercaya guna menampung anak korban kekerasan dan penelantaran di Daycare Little Aresha Kelurahan Sorosutan, Umbulharjo.

“Jadi, bagaimana mulai besok pagi hari Senin (27/4) anaknya mau dititip di mana ini saya kira suatu hal yang urgent dan emergency,” kata Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo usai audiensi dengan orang tua korban di Yogyakarta, Minggu (26/4/2026).

Menurutnya, Langkah ini dilakukan pemerintah daerah karena para orang tua anak korban di daycare tersebut mayoritas pekerja. Sehingga, mereka membutuhkan tempat penitipan anak.

“Pemerintah harus hadir, dan kami akan segera mengidentifikasi daycare-daycare lainnya yang amanah, yang aman, baik yang sehat, dan Pak Kepala Dinas Pendidikan dan juga kepala dinas yang lainnya bersama KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) segera mengidentifikasi,” katanya.

Dengan demikian, kata dia, akan diketahui tempat penitipan anak mana yang akhirnya bisa menampung anak-anak yang stop atau berhenti dari mempercayakan menitipkan anak di daycare yang kemudian digerebek aparat kepolisian tersebut.

“Kami menganggap ini adalah satu langkah yang emergency harus segera dilakukan, supaya mereka bisa menitipkan anaknya di situ,” katanya.

Ia mengatakan pemerintah daerah juga menginstruksikan dinas terkait dan pemangku kepentingan untuk melakukan razia terhadap seluruh tempat daycare di Kota Yogyakarta.

“Hari ini sudah masuk data semua daycare yang ada di Kota Yogyakarta, kemudian kita akan cek satu persatu. Besok (27/4) pagi kita cek satu persatu, sehingga dalam waktu singkat paling lama dua hari kita sudah tahu semua status daycare yang ada di Yogyakarta,” katanya.

Menurut dia, hal tersebut menjadi penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan para orang tua, termasuk pemda dalam menghadirkan tempat penitipan anak yang aman, sehat dan mendukung tumbuh kembang anak menjadi lebih baik.

Ia mengatakan para orang tua juga menginginkan agar kasus kekerasan yang menimpa buah hati selama diasuh di daycare tersebut betul-betul ditangani dan harus mendapatkan keadilan yang seadil adilnya.

“Tentu, kami juga membersamai. Untuk itu kami bersama KPAI membentuk tim, kemudian juga ada konsultan hukum yang nanti menampung, mencatat semua laporan-laporan yang disampaikan orang tua, sebagai bahan masukan pada proses proses hukum selanjutnya,” katanya.

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menaker Sebut WFH Karyawan Swasta Bebas Tentukan Hari

    Menaker Sebut WFH Karyawan Swasta Bebas Tentukan Hari

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Upaya pemerintah dalam menekan anggaran belanja negara sehingga mengambil langkah Work From Home (WFH), tidak hanya untuk pegawai negeri, tetapi pemerintah juga melibatkan peran swasta, jika kebijakan WFH di perusahaan negeri atau ASN diterapkan setiap Jumat dalam sepekan, maka untuk swasta pemerintah melakukan penyesuaian kebijakan tersebut. Kebijakan WFH bagi karyawan swasta, Badan Usaha […]

  • Status Krakatau Meningkat Jadi Siaga, Status Naik Ke Level Siaga

    Status Krakatau Meningkat Jadi Siaga, Status Naik Ke Level Siaga

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS -Status Gunung Anak Krakatau pada Jumat (3/7/2026) masih berada pada Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, wisatawan, maupun pendaki tidak mendekati kawah aktif dalam radius 3 kilometer karena aktivitas vulkanik masih berlangsung. Berdasarkan laporan pengamatan melalui laman Magma Indonesia, aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau masih terekam dalam […]

  • Proyek CCTV Fiktif Senilai Rp300 Miliar Dibongkar Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya

    Proyek CCTV Fiktif Senilai Rp300 Miliar Dibongkar Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kejaksaan Agung (Kejagung) berupaya keras untuk membongkar aliran dana fantastis yang mengalir ke Badan Gizi Nasional (BGN) pasca penangkapan tiga pimpinan program Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa waktu yang lalu. Dalam kasus dugaan korupsi mark up anggaran tersebut, muncul sosok yang sedang vokal terhadap kasus tersebut. Salah satu pimpinan itu adalah Mantab Wakil […]

  • Debut Herdman FIFA Series 2026, Jadwal Pertandingan dan Persiapan Timnas Garuda

    Debut Herdman FIFA Series 2026, Jadwal Pertandingan dan Persiapan Timnas Garuda

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pada ajang yang diselenggarakan 27 Maret mendatang, timnas Indonesia dijadwalkan akan menjamu St. Kitts and Nevis dalam FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (27/3). Fakta menarik dari FIFA Series 2026 menjadi ajang uji coba internasional dengan format semifinal dan final. Timnas Indonesia menjadi satu-satunya wakil dari Asia […]

  • Trump Tegaskan Tidak Ada Toleransi Aksi Pasang Ranjau Kapal Iran di Selat Hormuz

    Trump Tegaskan Tidak Ada Toleransi Aksi Pasang Ranjau Kapal Iran di Selat Hormuz

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Selat Hormuz, salah satu jalur energi terpenting di dunia, dilaporkan mulai dipasangi ranjau oleh Iran di tengah meningkatnya ketegangan perang di Timur Tengah. Menanggapi hal tersebut Presiden AS, Donald Trump secara tegas memperingatkan Iran agar tidak memasang ranjau di Selat Hormuz dan mengancam akan meledakkan kapal mana pun yang mencoba melakukannya. Langkah tegas […]

  • Gempa 5,4 Sr Guncang Sukabumi dan Cianjur, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

    Gempa 5,4 Sr Guncang Sukabumi dan Cianjur, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 49
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Gempa berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang Sukabumi dan sekitarnya pada Jumat, (13/3) Dini hari WIB. Gempa berada pada kedalaman 43 Kilometer dan tidak berpotensi Tsunami. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 02.18 WIB, berada pada titik koordinat 7.96 Lintang Selatan dan 106.92 Bujur Timur. “Lokasi gempa 115 kilometer Barat […]

expand_less