Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Inilah Kronologi Peristiwa 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Inilah Kronologi Peristiwa 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Fakultas Hukum Universitas Indonesia kini tengah ramai diperbincangkan publik pasalnya sebanyak 16 mahasiswa dari kampus tersebut menjadi pelaku pelecehan seksual melalui grup chat media sosial para pelaku.

Dalam grup tersebut, para pelaku saling mengirim pesan tidak senonoh baik merujuk kepada teman maupun dosen.

Pihak UI tengah menangani kasus tersebut melalui Satuan Tuugas (Satgas) Pencegahan dan Penenaganan Kekerasan Seksual (PPKS). Pihak UI juga menggelar sidang pada Senin, 13 April 2026. Sidang yang berakhir hingga Selasa, 14 April 2026 dini hari ini juga mendatangkan 16 pelaku pelecehan seksual.

Awal mula kasus tersebut mencual melalui postingan di X. Mengutip akun X @Direktoridosen, berikut koronologinya:

  1. Pada 11 April 2026 malam, akun X bernama  @sampahfhui mengunggah thread berisi tangkapan layar percakapan dari sebuah grup WhatsApp mahasiswa FH UI. Isi obrolan tersebut berupa komentar vulgar sehari-hari, objektifikasi tubuh perempuan, lelucon cabul terhadap foto Instagram mahasiswi, serta penggunaan frasa seperti “diam berarti consent” dan “asas perkosa”. Thread itu dengan cepat menjadi viral dan ditonton jutaan kali.
  2. Diduga Anggota grup tersebut bukan mahasiswa biasa. Banyak di antaranya menjabat sebagai pimpinan organisasi kemahasiswaan, ketua angkatan, serta calon panitia ospek. Beberapa nama yang muncul dalam screenshot antara lain VH, IK, DY, RM, SP, dan beberapa lainnya.
  3. Keesokan harinya, 12 April 2026, Fakultas Hukum UI menerima laporan resmi mengenai dugaan pelanggaran kode etik mahasiswa yang juga berpotensi mengandung unsur tindak pidana terkait pelecehan seksual.
  4. Pada hari yang sama, Dekan FH UI Parulian Paidi Aritonang mengeluarkan pernyataan resmi. Fakultas mengecam keras konten yang merendahkan martabat manusia dan bertentangan dengan nilai etika akademik. Mereka menyatakan sedang melakukan penelusuran dan verifikasi secara serius serta menyeluruh, sambil meminta publik menahan diri dari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
  5. Berbagai organisasi internal seperti BEM FH UI dan badan semi otonom lainnya juga mengeluarkan pernyataan sikap yang mengutuk perilaku tersebut dan mendukung proses penanganan.
  6. Hingga 13 April 2026, kasus ini masih dalam tahap investigasi internal Fakultas Hukum UI. Belum ada pengumuman nama resmi yang terbukti terlibat maupun sanksi yang dijatuhkan. Publik terus menanti langkah konkret dari pihak kampus.

Dalam sidang yang digelar di UI, semula hanya 2 pelaku yang dihadirkan dalam persidangan. Baru jelang akhir sidang, 14 lainnya dihadirkan. Kuat dugaan mereka tidak dihadirkan sejak awal karena latar belakang keluarga.

Mengutip postingan instagram @blsfhui, berikut nama singkat para pelaku:

  1. Irfan Khalis
  2. Nadhil Zahran
  3. Priya Danuputranto Priambodo
  4. Dipatya Saka Wisesa
  5. Mohammad Deyca Putratama
  6. Simon Patrick Pangaribuan
  7. Keona Ezra Pangestu
  8. Munif Taufik
  9. Muhammad Ahsan Raikel Pharrel
  10. Muhammad Kevin Ardiansyah
  11. Reyhan Fayyaz Rizal
  12. Muhammad Nasywan
  13. Rafi Muhammad
  14. Anargya Hay Fausta Gitaya
  15. Rifat Bayuadji Susilo
  16. Valenza Harisman

Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro, memastikan seluruh proses penanganan dilaksanakan secara profesional, independen, dan bebas dari intervensi maupun konflik kepentingan.

“Perkembangan penanganan kasus ini akan disampaikan secara berkala dan transparan sesuai proses yang berjalan, dengan tetap menjaga kerahasiaan serta perlindungan bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujar Erwin, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 14 April 2026.

Pihaknya menyediakan pendampingan komprehensif bagi pihak yang terdampak, mencakup aspek psikologis, hukum, dan akademik, guna memastikan pemulihan yang menyeluruh, serta menjamin perlindungan penuh terhadap kerahasiaan identitas korban.

“Apabila dalam proses investigasi terbukti terjadi pelanggaran, universitas akan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku—termasuk sanksi akademik hingga pemberhentian sebagai mahasiswa, serta tidak menutup kemungkinan koordinasi lebih lanjut dengan aparat penegak hukum jika ditemukan unsur pidana,” jelasnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uda Teja Main Apik, Gawang Perawan Persib Saksinya Menang 2-0 Lawan Semen Padang

    Uda Teja Main Apik, Gawang Perawan Persib Saksinya Menang 2-0 Lawan Semen Padang

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Persib Bandung meraih kemenangan penting saat tandang ke markas Semen Padang pada pekan ke-26 BRI Super League, Minggu (5/4) malam WIB. Pada duel di Stadion H. Agus Salim itu, Maung Bandung menang dengan skor 2-0. Performa Kiper Persib yang Mengesankan Keberhasilan Persib dalam Menghadapi Semen Padang Dalam laga lanjutan BRI Super League yang mempertemukan Semen Padang […]

  • Bukti VCS Alexander Assad, Pernikahan Kedua Clara Shinta Kini di Ujung Tanduk

    Bukti VCS Alexander Assad, Pernikahan Kedua Clara Shinta Kini di Ujung Tanduk

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 53
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Isu perselingkuhan di kalangan artis masih menjadi momok perbincangan hangat di Indonesia. Belum lama ini selebgram tanah air, Clara Shinta baru saja membongkar dugaan perselingkuhan suaminya, Muhammad Alexander Assad. Secara tak sengaja, selebgram asal Medan itu memergoki sang suami sedang melakukan video call dengan pose tak senonoh dengan seorang selebgram bernama Bella. Clara […]

  • Kisah Malaysia Minta Bergabung ke RI, Janji Setia Cinta Tanah Air

    Kisah Malaysia Minta Bergabung ke RI, Janji Setia Cinta Tanah Air

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sekitar 80 tahun yang lalu, Indonesia dan Malaysia hampir bersatu dalam satu negara bernama Indonesia Raya. Meskipun warga di Malaysia sudah sempat mengibarkan bendera Merah Putih sebagai bentuk dukungan, rencana penyatuan tersebut akhirnya gagal terlaksana. Ini Kronologi Sejarah Penyatuan Indonesia dengan Malaysia Pada 12 Agustus 1945, Soekarno, Mohammad Hatta, dan Radjiman Wedyodiningrat memenuhi […]

  • Heboh Fenomena Lagu Mas Bahlil Ganteng, Antara Sindiran atau Candaan Terhadap Menteri ESDM

    Heboh Fenomena Lagu Mas Bahlil Ganteng, Antara Sindiran atau Candaan Terhadap Menteri ESDM

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 46
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Masyarakat Indonesia tengah dihebohkan dengan lagu dengan berbasis Artificial Intelegence (Ai) yang turut membawa nama menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dengan alunan musik jazz yang cukup ramah sehingga mudah diterima masyakarat dari berragam usia, liriknya yang sederhana dan menggelitik, lagu tersebut terbukti dengan mudah menjadi tren di tengah masyarakat, […]

  • Stadion Pakansari Jadi Saksi Timnas Indonesia Bekuk Kamboja 5-1

    Stadion Pakansari Jadi Saksi Timnas Indonesia Bekuk Kamboja 5-1

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Belum lama setelah ribuan pasang mata menyaksikan kemegahan piala dunia 2026, kini masyarakat Indonesia disuguhkan dengan penampilan yang memukau, hal ini terlihat di ajang AFF 2026 timnas Indonesia tampil impresif dengan membuka kiprah di Piala AFF 2026 kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. Kemenangan ini tak lepas dari hat-trick Mitchell Baker. Tim asuhan Joh […]

  • SD Negeri Ibu Dewi 4 Cianjur Perkuat Karakter dan Toleransi Sejak Pagi

    SD Negeri Ibu Dewi 4 Cianjur Perkuat Karakter dan Toleransi Sejak Pagi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Asmuh
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Penguatan pendidikan karakter yang dicanangkan pemerintah pusat melalui kebijakan Profil Pelajar Pancasila menemukan wujud nyatanya di SD Negeri Ibu Dewi 4 Cianjur. Sekolah dasar negeri ini konsisten menanamkan nilai spiritual, toleransi, dan kebangsaan kepada siswa sejak pagi hari, bahkan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. “Setiap pagi, Anak-anak disini selama 30 menit dibiasakan saling berhadapan, tegur […]

expand_less