Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kenangan SBY 20 Tahun Silam Saat Tugaskan AHY Sebagai Prajurit Perdamaian TNI Perdana di Lebanon

Kenangan SBY 20 Tahun Silam Saat Tugaskan AHY Sebagai Prajurit Perdamaian TNI Perdana di Lebanon

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Indonesia masih merasakan duka mendalam atas gugurnya 3 Prajurit Perdamaian TNI di Lebanon, begitu pula yang dirasakan oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingat kembali masa di saat dirinya mengeluarkan kebijakan mengirimkan Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL).

Bagi SBY, kehilangan ini bukan sekadar angka statistik, melainkan luka mendalam bagi keluarga besar TNI dan bangsa.

“Ketika saya ikut memberikan penghormatan kepada jenazah, hati saya ikut tergetar. Memang, seorang prajurit disumpah untuk siap mengorbankan jiwa dan raganya ketika tugas negara memanggil,” kata SBY dalam cuitan di akun X @SBYudhoyono, Minggu (5/4)

Melihat situasi Lebanon yang kian memanas, memori SBY kembali ke tahun 2006. Saat itu, ia merupakan inisiator utama pengiriman satu batalyon plus Indonesia ke Lebanon setelah pecahnya perang antara Israel dan Hizbullah.

“Ini adalah sejarahnya, pada bulan Agustus 2006 terjadi perang antara Israel dan Lebanon. Korban berjatuhan utamanya dari pihak Lebanon,” ucap SBY, dikutip Kompas.com, Senin (6/4)

Dalam cuitannya, SBY mengatakan, saat menjadi presiden Indonesia, ia berinisiatif dan mengusulkan kepada PBB untuk mengirimkan satu batalyon plus Indonesia sebagai bagian dari UNIFIL.

Kala itu Dewan Keamanan PBB saat itu belum melakukan langkah yang efektif untuk menghentikan perang.

Kemudian Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Badawi berkunjung ke Jakarta. SBY saat itu mengusulkan kepada Badawi yang juga menjabat Chair of OIC (Organisasi Kerjasama Negara-Negara Islam/OKI) menggelar emergency meeting untuk mendesak PBB segera bertindak.

“Beberapa hari kemudian, PM Abdullah Badawi menggelar pertemuan darurat OKI di Kuala Lumpur. Di samping Indonesia dan Malaysia, pemimpin lain yang hadir adalah Presiden Iran Ahmadinejad, Perdana Menteri Turkiye Erdogan dan Perdana Menteri Libanon Siniora. Juga hadir beberapa kepala negara/kepala pemerintahan yang lain,” ucap SBY.

Saat itu, ia menyampaikan Indonesia siap mengirimkan pasukan satu batalyon sebagai bagian dari penjaga perdamaian di perbatasan Israel dan Lebanon.

Posisi Indonesia saat itu adalah siap mengawasi pelaksanaan gencatan senjata dari keputusan yang diberikan PBB.

“Saya masih ingat, karena dipersyaratkan penggunaan kendaraan tempur mekanis dan Anoa kita belum siap, segera saya menelepon Presiden Perancis Jacques Chirac, dengan tujuan Indonesia ingin membeli kendaraan tempur VAB buatan Perancis untuk segera bisa dikirim ke Lebanon,” imbuh SBY.

Gerak cepat itu berbuah hasil, Perancis bersedia dengan pembelian tersebut dan proses pengirimannya berlangsung secara cepat karena dalam pengadaan alutsista tersebut SBY menggunakan format G to G atau pemerintah dengan pemerintah.

Kemudian tiga bulan kemudian dari usulan yang dilakukan SBY, kontingen Indonesia pertama, Garuda XXIII/A sudah bisa berangkat ke Lebanon.

Dengan bangga, SBY mengatakan kontingen perdana dari pasukan penjaga perdamaian yang dikirim Indonesia adalah putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono yang saat ini menjadi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dalam kabinet Prabowo-Gibran.

“Untuk diketahui, tiga orang anggota kabinet Presiden Prabowo adalah bagian dari kontingen Indonesia tersebut, yaitu Kapten Kav Muhammad Iftitah Sulaiman, Lettu Inf Agus Harimurti Yudhoyono, dan Lettu Kav Ossy Dermawan,” ucapnya.

SBY kemudian menyebut, hingga tahun 2026, sudah 19 kali kontingen Indonesia bertugas di Lebanon dengan masa penugasan rata-rata satu tahun.

“Mungkin, ini yang terlama dalam misi PBB yang diemban oleh pasukan Indonesia,” katanya lagi.

SBY mengatakan, sebagai seorang sesepuh dan senior TNI, ia menyampaikan kepada para prajurit Kontingen Garuda XXIII/S yang masih berada di Lebanon untuk tetap bersemangat dalam mengemban tugas mulia.

“Do your best dan jaga diri baik-baik. Keluarga yang mencintai kalian menunggu kehadiran kembali di Tanah Air,” tandasnya.

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi kebun sawit.

    Perkebunan Sawit di Cianjur Menunggu Kajian

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Asmuh
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi melarang penanaman kelapa sawit mulai awal Januari 2026. Larangan tersebut menitikberatkan pada pembukaan lahan baru, sementara keberadaan perkebunan sawit eksisting di Cianjur masih menunggu kajian dan tindak lanjut dari pemerintah terkait, Kamis (8/1). Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor: 187/PM.05.02.01/PEREK tentang Larangan Penanaman Kelapa Sawit di […]

  • Antisipasi Travel Dadakan Jelang Mudik Lebaran

    Antisipasi Travel Dadakan Jelang Mudik Lebaran

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Korlantas Polri mulai bersiap melakukan pengamanan jelang periode mudik Hari Raya Idul Fitri 2026. Salah satu aspek yang mendapat perhatian yakni potensi meningkatnya travel dadakan atau angkutan tidak resmi. Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, travel dadakan ini memiliki kerawanan penyebab kecelakaan lalu lintas. Sebab, kendaraan yang digunakan tidak melalui uji kelayakan. Akhirnya keselamatan warga bisa […]

  • Sempat Diisukan Tewas Kabar Terkini Netanyahu Asyik Ngopi, Netizen Ragukan Itu Hasil AI

    Sempat Diisukan Tewas Kabar Terkini Netanyahu Asyik Ngopi, Netizen Ragukan Itu Hasil AI

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sempat diisukan tewas pada serangan rudal iran beberpa waktu yang lalu, beredar sebuah video viral yang diunggah pada Minggu (15/3) Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu muncul di sebuah kedai kopi. Video tersebut kini dianggap sebagai bentuk sindiran terhadap sepkulasi liar di media sosial yang mengklaim video pidato sebelumnya. Dalam video pidato yang diunggah […]

  • Lagi Ramai, Muncul Dugaan Pengadaan 20.600 Truk untuk Koperasi Desa Merah Putih Senilai Rp10,83 T

    Lagi Ramai, Muncul Dugaan Pengadaan 20.600 Truk untuk Koperasi Desa Merah Putih Senilai Rp10,83 T

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Belum reda terkait viralnya pengadaan motor trail listrik sebagai bagian dari program Makan Bergizi (MBG). muncul sebuah video yang kembali beredar di masyrakat diduga merupakan rencana kontrak pengadaan 20.600 unit truk untuk program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Dalam unggahan Instagram @nasehat_pendaki, pada Kamis, 9 April 2026, wacana tersebut mencuat di tengah polemik […]

  • Sound Horeg Kembali Berulah, Satu Rumah Rusak Saat Dilintasi Pada Malam Takbiran

    Sound Horeg Kembali Berulah, Satu Rumah Rusak Saat Dilintasi Pada Malam Takbiran

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 8
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sound Horeg kembali meresahkan masyarakat detengah momen perayaan Idul Adha 2026 yang seharusnya berlangsung penuh suka cita justru diwarnai insiden yang merugikan warga. Kali ini, fenomena sound horeg kembali menjadi sorotan setelah diduga menyebabkan kerusakan pada rumah warga di Jepara. Peristiwa tersebut viral di media sosial usai sejumlah video memperlihatkan kondisi rumah yang […]

  • Komunitas Teman Mengajar Indonesia Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak di Banten

    Komunitas Teman Mengajar Indonesia Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak di Banten

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Komunitas Teman Mengajar Indonesia terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di Provinsi Banten melalui pendekatan nonformal yang interaktif dan berbasis relawan. Hal ini terungkap dalam program Talkshow Jaga Malam RRI Pro 2 Banten yang menghadirkan Founder Teman Mengajar Indonesia, Nafila Putri Awalia, bersama HRD Abu Qosim. Dalam perbincangan tersebut, Nafila menjelaskan bahwa Teman […]

expand_less