Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ramadan » Mengenal Ngabuburit Tradisi Menunggu Buka Puasa di Nusantara

Mengenal Ngabuburit Tradisi Menunggu Buka Puasa di Nusantara

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Salah satu kegiatan yang sudah menjadi tradis turun temurun saat bulan suci ramadhan adalah ngabuburit. Istilah ngabuburit ini merujuk pada kegiatan menunggu waktu berbuka puasa. Seiring berjalannya waktu, ngabuburit berkembang menjadi tradisi sosial ditengah kesibukan masyarakat pada sore harinya, yang mencakup berbagai aktivitas, seperti berburu takjil, berjalan-jalan, hingga mengikuti kajian keagamaan.

Dalam sejarah, istilah “ngabuburit” berasal dari bahasa Sunda, yaitu dari kata dasar burit yang berarti sore atau waktu menjelang petang. Dari sini, ngabuburit dimaknai sebagai aktivitas menunggu sore menuju magrib. 

Sedangkan dalam bahasa jawa “ngabuburit” yaitu “ngabubur” yang artinya adalah “menunggu berbuka”. Kegiatan ini pada awalnya hanya dilakukan oleh masyarakat Jawa. Namun, seiring waktu, kegiatan ini mulai dilakukan oleh seluruh masyarakat muslim di Indonesia.

Kegiatan ngabuburit sebenarnya tidak terikat dengan budaya atau adat istiadat apa pun, melainkan merupakan kegiatan spontan yang muncul dari masyarakat. Kegiatan ini umumnya dilakukan oleh para remaja atau anak muda yang sedang menunggu waktu berbuka puasa. Dalam Islam, setiap aktivitas yang dilakukan hendaknya terdapat nilai ibadah.

Sebagaimana nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa waktu menjelang berbuka merupakan saat yang mustajab untuk berdoa.

“Tiga doa yang tidak akan tertolak yaitu, doa orang yang berpuasa hingga berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi.” (HR. Tirmidzi, No. 2526).

Ngabuburit juga bisa menjadi momentum untuk berbuat baik kepada sesama. Salah satunya adalah berbagi makanan atau takjil kepada orang lain.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut.” (HR. Tirmidzi, No. 807).

Berbagi makanan menjelang berbuka bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga cara meningkatkan keberkahan dalam kehidupan. Selain itu, membantu masyarakat sekitar, seperti membagikan makanan kepada fakir miskin atau membersihkan masjid, juga menjadi amalan yang membawa manfaat besar di bulan penuh berkah ini.

Selain itu, waktu menjelang berbuka juga bisa digunakan untuk melakukan refleksi diri dan memperbaiki kualitas ibadah. Ramadan bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang meningkatkan kesabaran, keikhlasan, serta memperbaiki akhlak.

Oleh karena itu, ngabuburit bisa menjadi saat yang tepat untuk merenung, mengevaluasi diri, dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Ditengah-tengah ngabuburit juga bisa dilakukan mempererat tali silaturahmi yang menjadi bagian dari aktivitas ngabuburit yang bernilai ibadah.

Seiring perkembangan zaman, ngabuburit kemudian menjadi tren dan tradisi tersendiri oleh banyak masyarakat Indonesia sampai sekarang. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trump Kembali Serang Iran Hancurkan Jembatan B1 di Karaj, 13  Korban Tewas dan 95 Luka-Luka, Araghchi: Yang tidak akan pernah pulih adalah kerusakan pada reputasi Amerika,

    Trump Kembali Serang Iran Hancurkan Jembatan B1 di Karaj, 13 Korban Tewas dan 95 Luka-Luka, Araghchi: Yang tidak akan pernah pulih adalah kerusakan pada reputasi Amerika,

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 8
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ketegangan Amerika Serikat terhadap Iran semakin lama semakin memanas, belum lama ini Presiden AS< Donald Trump berhasil menghasncurkan salah satu akses penting negara Timur Tengah yaitu Jembatan B-1 yang menghubungkan ibu kota Iran, Teheran, dan Karaj, hancur seketika usai menjadi sasaran dalam dua gelombang serangan rudal milik Amerika Serikat, Kamis waktu setempat. Akibat […]

  • KEBAKARAN! SPBE Cimuning Bekasi dan Terdengar Ledakan

    KEBAKARAN! SPBE Cimuning Bekasi dan Terdengar Ledakan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 12
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kobaran api yang besar dengan cepat membakar sebuah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berada di Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi pada Rabu (1/4). Tidak hanya api karena ada terdengar ledakan dari lokasi kejadian. “Iya betul. Saat ini masih proses pemadaman. Menurut penuturan wargam terdengar ledakan,” kata petugas Command Center Dinas Pemadam Kebakaran Kota […]

  • 17% LNG Qatar Lumpuh Akibat Serangan Iran, Menteri: Butuh Pemulihan 5 Tahun

    17% LNG Qatar Lumpuh Akibat Serangan Iran, Menteri: Butuh Pemulihan 5 Tahun

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 12
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Serangan Iran ke pusat fasilitas ekspor gas alam cair (LNG) terbesar dunia Ras Laffan melumpuhkan sekitar 17% kapasitas ekspor LNG Qatar. Serangan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah Iran melancarkan aksi balasan terhadap fasilitas minyak dan gas di kawasan Teluk, menyusul serangan Israel terhadap infrastruktur gas Iran. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kerugian hingga […]

  • Jambret Ditangkap. Ilustrasi photo_camera 1

    Hap, Dua Terduga Pelaku Jambret di Cikalongkulon Cianjur Ditangkap Warga

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Nandang Kurnaedi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    INFOKITA.News- Dua terduga pelaku penjambretan yang terjadi di wilayah Kecamatan Cikalongkulon tertangkap warga. Aksi jahatnya gagal beraksi setelah pelaku panik saat melarikan diri, hingga menabrak kendaraan roda dua. Kapolsek Cikalongkulon, AKP Arip Titim Firmanto mengatakan, aksi kejahatan penjambretan melibatkan dua orang terduga pelaku, berinisial D (25) dan RL (29) yang menggunakan sepeda motor Honda Beat. […]

  • Diduga Palsu, Aparat Bersama Warga Bongkar Situs Makam Keramat di Pandeglang

    Diduga Palsu, Aparat Bersama Warga Bongkar Situs Makam Keramat di Pandeglang

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Adi BIma
    • visibility 6
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sejumlah makam keramat di Pandeglang yang diduga palsu akhirnya dibongkar oleh aparat yang juga dibantu warga sekitar. Kepala desa setempat menilai asal-usul makam keramat itu tidak jelas. Makam-makam keramat itu berada di wilayah Blok Hunjuran, Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalwangi, Kabupaten Pandeglang, Banten. “Benar ada kuburan, cuman kami nanya orang bersangkutan tidak jelas asal […]

  • Piala Dunia 2026 dalam Bahaya? FIFA Pantau Ketat Keamanan Tim Akibat Tensi Panas Iran-AS.

    Piala Dunia 2026 dalam Bahaya? FIFA Pantau Ketat Keamanan Tim Akibat Tensi Panas Iran-AS.

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ajang olahraga terbesar yang rutin diselenggarakan empat tahun sekali kini mendapat ancaman serius bagi peserta dari Timur Tengah (TimTeng). Pasalnya Amerika Serikat yang bertindak sebagai salah satu tuan rumah selain kanada dan meksiko kini tengah terlibat ketegangan geopolitik dengan beberapa negara di timteng yang menjadi peserta piala dunia tersebut. Piala Dunia sudah diselenggarakan […]

expand_less