Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kronologi Perundungan Siswa SMA oleh Senior di Tasikmalaya

Kronologi Perundungan Siswa SMA oleh Senior di Tasikmalaya

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota tengah mendalami kasus dugaan perundungan dan penganiayaan yang menimpa siswa SMAN 3 Tasikmalaya. Insiden yang terjadi di sebuah warung kopi kawasan Jalan Raya Cibeureum – Manonjaya ini mengungkap adanya dugaan tradisi senioritas di lingkungan sekolah tersebut.

Pemicu kejadian bermula saat korban, seorang siswa kelas X, kedapatan menggunakan rokok elektrik atau vape di dalam kelas. Meski sekolah telah menjatuhkan sanksi, sejumlah siswa senior justru ikut mengintervensi dengan dalih memberikan teguran, yang kemudian berujung pada aksi kekerasan.

“Jadi yang menjadi korban itu anak kelas X, pada saat itu dia melakukan pelanggaran, ngevape di kelas. Setelah ditindak oleh pihak sekolah, nah senior-seniornya ini kelas XI dan XII, awalnya sebenarnya tujuannya baik. Mungkin mau mengingatkan kepada juniornya yang melakukan kesalahan, namun karena mungkin tindakannya tidak terukur, itulah mungkin yang mengakibatkan sekarang ada dugaan perundungan. Jadi bisa dikatakan ada tradisi di sekolah tersebut,” papar Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Januar Rangga Fardhela, Rabu (30/9/2026).

Hingga saat ini, polisi telah mengidentifikasi tujuh orang terduga pelaku yang merupakan senior korban. Berdasarkan keterangan awal, korban diduga mengalami kekerasan fisik berupa penamparan.

“Untuk terduga pelaku sendiri ini sebenarnya senior-senior korban. Dari keterangan para korban, ada sekitar 7 orang,” kata Januar.

Penyelidikan masih terus bergulir dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk memperkuat bukti-bukti di lapangan.

“Intinya kita sudah terima laporan ya, kita juga sudah lakukan pemeriksaan saksi-saksi termasuk koordinasi dengan pihak sekolah dan pihak dinas terkait. Sampai saat ini kita masih melakukan pendalaman,” kata Januar.

Selain proses hukum, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk merumuskan langkah preventif agar kasus serupa tidak terulang di institusi pendidikan lainnya.

“Hari ini juga Kanit PPA sedang melakukan komunikasi dengan Ibu Wali Kota, kaitan apa yang menjadi program ke depan terkait penanganan siswa di sekolah. Jadi detailnya perkara ini, nanti kami update lagi,” pungkas Januar.

Kronologi kejadian mencatat aksi perundungan terjadi pada Kamis, 24 September 2026. Peristiwa ini dipicu oleh foto korban berinisial MA bersama rekan-rekannya saat mencoba pod di dalam kelas yang kemudian tersebar di media sosial.

Pada hari kejadian, sekitar pukul 10.00 WIB, para korban dijemput paksa dari kelasnya oleh siswa kelas XII dan diarak menuju ruang Bimbingan Konseling (BK). Intimidasi berlanjut hingga usai jam sekolah, di mana korban dipaksa menemui senior di luar area sekolah. Di sebuah warung tak jauh dari sekolah, sekitar pukul 14.00 WIB, ketiga korban diduga dipukul dan dipaksa saling menampar.

Meina Zehan, ibu salah satu korban, menyatakan kekecewaannya atas insiden yang membuat anaknya trauma.

“Karena merasa terancam dan cemas akan keselamatan, anak saya sempat menghubungi saya melalui pesan singkat untuk meminta pindah sekolah,” kata Meina Zehan, Senin (28/9).

Meina menemukan anaknya di lokasi kejadian dalam kondisi wajah memar setelah mendapat informasi dari seorang alumni.

“Saat mendatangi lokasi kejadian, saya menemukan anak saya bersama rekan-rekannya dalam kondisi tertekan. Wajah dan mata memar setelah ditampar para senior,” kata Meina.

Ia juga menyoroti kuatnya pengaruh senioritas yang membatasi ruang gerak siswa baru di sekolah tersebut.

“Praktek senioritas di sekolah itu terbilang cukup kental. Siswa kelas X kerap dilarang keluar kelas atau menuju kantin pada jam istirahat di bawah ancaman intimidasi,” katanya.

Kepala SMAN 3 Tasikmalaya, Elin Yuliani, mengonfirmasi bahwa para terduga pelaku telah mengakui aksi penamparan tersebut kepada pihak BK.

“Hanya ditampar, tidak penendangan. Yang enam orang itu mengaku melakukan penamparan,” katanya.

Sebagai langkah tegas, sekolah telah menjatuhkan sanksi skorsing kepada seluruh siswa yang terlibat, baik pelaku maupun korban yang memicu awal permasalahan.

“Peringatan tertulis juga lebih jauhnya dikenakan skorsing. Untuk korban dan anak-anak yang out ke sana kami skor dua sampai tiga hari. Sedangkan untuk yang melakukan perundungan satu minggu,” tegasnya.

Pihak sekolah juga telah memediasi pertemuan dengan orang tua murid dan berharap proses hukum yang berjalan memberikan efek jera.

“Intinya bahwa anak atau ortu menerima pelaporan dari pihak korban dan legowo serta menerima prosedur hukum dengan harapan ada dampak positif kedepannya. Mudah-mudahan hasil dari semua pihak itu juga yang membuat berdamai,” jelasnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • dcwbeb

    950 Dapur MBG Bermasalah, Sudaryono Ungkap Masalah Utamanya

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono terus memperketat pengawasan terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 950 dapur kini masuk dalam daftar yang dicurigai belum memenuhi standar laik higienis dan sanitasi (SLHS), sehingga terancam dikenai sanksi hingga penutupan permanen.Sudaryono mengatakan sertifikat SLHS kini menjadi […]

  • Dijanjikan ADD Rp144 Miliar di 2027, Rencana Demo Aparatur Desa di Blitar Resmi Batal

    Dijanjikan ADD Rp144 Miliar di 2027, Rencana Demo Aparatur Desa di Blitar Resmi Batal

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Rencana demonstrasi empat organisasi yang mewakili kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Blitar pada Rabu (21/10/2026) batal digelar setelah perwakilan mereka bertemu Bupati Blitar Rijanto. Dalam pertemuan tersebut, muncul klaim mengenai komitmen kenaikan Alokasi Dana Desa (ADD) pada 2027, meski kesepakatan itu masih perlu dikonfirmasi secara resmi kepada pemerintah daerah. Empat organisasi […]

  • Wisata Curug Cibeureum Tutup Sementara Akibat Longsor

    Wisata Curug Cibeureum Tutup Sementara Akibat Longsor

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 116
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Salah satu destinasi wisata di Sukabumi telah ditutup sementara imbas tingginya curah hujan yang menyebabkan longsor. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede (BB TNGGP) Pangrango menutup sementara aktivitas wisata alam Curug Cibeureum yang ada di Resor PTN Selabintana. Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Sadtata Noor Adirahmanta telah menerbitkan surat edaran […]

  • KDM Tekankan Pentingnya Mitigasi Dini Sesar Lembang

    KDM Tekankan Pentingnya Mitigasi Dini Sesar Lembang

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 32
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM meminta seluruh perangkat daerah menyiapkan langkah konkret untuk mengantisipasi potensi gempa bumi akibat aktivitas Sesar Lembang. Persiapan tersebut mencakup jalur evakuasi, mobilisasi kendaraan, logistik, hingga pusat komando darurat di Cirebon. Hal itu disampaikan KDM usai mengunjungi kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Majalengka untuk […]

  • 5 Tuntutan Mahasiswa di Demo 12 Juni, Paksa Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Evaluasi Besar Kebijakan

    5 Tuntutan Mahasiswa di Demo 12 Juni, Paksa Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Evaluasi Besar Kebijakan

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh BEM UI dan mahasiswa dari berbagai universitas di wilayah Jabodetabek pada Jumat, 12 Juni 2026. Massa yang awalnya menargetkan Bundaran HI sebagai titik aksi dilaporkan tertahan di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Semula konsentrasi massa di lokasi tersebut didominasi oleh mahasiswa dari Universitas Indonesia, namun seiring […]

  • Pemerintah Tolak Pangkas Anggaran MBG, Prabowo: Saya Yakin Berada di Jalan yang Benar!

    Pemerintah Tolak Pangkas Anggaran MBG, Prabowo: Saya Yakin Berada di Jalan yang Benar!

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 72
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Di tengah rencana pemerintah melakukan efisiensi anggaran, langkah tersebut diambil sebagai dampak akibat meningkatnya ketegangan yang terjadi di timur tengah. Pemerintah bersikeras tidak akan memotong anggaran program Makan Bergizi Gratis, hal tersebut ditegaskan langsung oleh presiden Prabowo Subianto. Presiden Prabowo Subianto yakin program Makan Bergizi Gratis berada di jalan yang benar.Dirinya mengatakan MBG […]

expand_less