Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kemenkes Ungkap Hasil Uji Coba Sistem Rujukan BPJS di Bandung

Kemenkes Ungkap Hasil Uji Coba Sistem Rujukan BPJS di Bandung

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai menguji coba sistem rujukan baru bagi pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Bandung, Jawa Barat. Dalam sistem ini, pasien BPJS Kesehatan nantinya bisa langsung dirujuk ke rumah sakit sesuai penyakit dan kebutuhan medisnya tanpa harus melewati rujukan berjenjang.

Sekretaris Jenderal Kemenkes RI Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengatakan Bandung menjadi salah satu lokasi piloting transformasi JKN. Uji coba dilakukan untuk melihat kesiapan fasilitas kesehatan sekaligus mengevaluasi pelaksanaan sistem sebelum diterapkan secara nasional.

“Saat ini masyarakat masuk puskesmas dirujuk sesuai dengan kelasnya rumah sakit. Masuk kelas D dulu, D tidak bisa dirujuk ke C, dan seterusnya. Nanti, begitu masuk ke puskesmas, pasien akan dirujuk sesuai dengan penyakitnya,” kata Kunta usai audiensi di Gedung Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, pasien dengan kondisi yang membutuhkan layanan spesialis tertentu dapat langsung diarahkan ke rumah sakit yang memiliki kompetensi tersebut.

“Kalau penyakit jantung complicated, ya dia langsung ke rumah sakit yang mempunyai layanan jantung utama, sehingga masyarakat bisa langsung terlayani dengan lebih baik, tidak perlu berjenjang dan tidak ngantre,” ujarnya.

Sistem tersebut dikenal sebagai Rujukan Berbasis Kompetensi Pelayanan (RBKP). Kunta mengatakan perubahan ini merupakan bagian dari transformasi JKN yang mencakup tiga pilar utama.

Pertama, penerapan RBKP yang mengubah mekanisme rujukan berdasarkan kompetensi fasilitas kesehatan. Kedua, penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Ketiga, perubahan sistem pembiayaan melalui Indonesian Diagnosis Related Group (iDRG).

Untuk melihat kesiapan pelaksanaan kebijakan tersebut, Kemenkes bersama sejumlah pihak melakukan kunjungan ke beberapa fasilitas kesehatan di Kota Bandung.

Salah satunya Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Kunjungan dilakukan untuk melihat kesiapan fasilitas rawat inap dalam memenuhi 12 kriteria KRIS.

Kriteria tersebut antara lain mencakup ketersediaan oksigen, ventilasi, kamar mandi di dalam ruang rawat, hingga kapasitas maksimal empat tempat tidur dalam satu kamar.

Rombongan Kemenkes kemudian meninjau Puskesmas Garuda dan klinik swasta Mitra Medika. Fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama itu menjadi bagian penting dalam penerapan sistem rujukan berbasis kompetensi karena menjadi pintu awal pasien sebelum mendapatkan layanan lanjutan.

Kota Bandung dipilih sebagai lokasi piloting karena memiliki ekosistem pelayanan kesehatan yang lengkap, mulai dari klinik, puskesmas, hingga rumah sakit dengan berbagai tingkat layanan.

Uji coba akan melibatkan fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta di Kota Bandung secara serentak.

Selain Bandung, uji coba juga direncanakan berlangsung di Kota Makassar, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Muara Enim. Pelaksanaan piloting dijadwalkan berlangsung selama 12 bulan setelah Peraturan Presiden (Perpres) terkait ditandatangani.

Pembiayaan BPJS Juga Diubah

Transformasi JKN tidak hanya menyasar sistem rujukan. Kemenkes juga menyiapkan perubahan skema pembiayaan melalui iDRG.

Besaran klaim BPJS Kesehatan nantinya disesuaikan dengan karakteristik penyakit serta biaya operasional riil rumah sakit di Indonesia.

Dengan sistem rujukan yang tidak lagi bergantung pada jenjang rumah sakit, pemerintah juga berharap pembiayaan pelayanan kesehatan dapat menjadi lebih efisien.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyambut positif pelaksanaan uji coba tersebut. Dia berharap sistem baru dapat mempercepat pasien mendapatkan layanan sesuai penyakitnya.

“Kami dari Pemprov Jabar mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kemenkes dan BPJS Kesehatan. Selama ini masyarakat kesulitan ketika datang ke puskesmas rujukan ini harus ke mana, keburu pasiennya tambah parah,” kata Erwan.

“Tapi nanti bisa langsung dirujuk berdasarkan penyakitnya. Yang kanker langsung ke penanganan kanker, yang jantung penanganan jantung,” sambungnya.

Erwan berharap apabila uji coba di Bandung berjalan baik, sistem tersebut dapat diterapkan lebih luas di Jawa Barat. Saat ini terdapat 1.118 puskesmas yang tersebar di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Sementara itu, Deputi Direksi Bidang Riset, Inovasi dan Pengembangan BPJS Kesehatan Irfan Humaidi mengatakan BPJS Kesehatan akan berkolaborasi dengan Kemenkes, pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan selama masa uji coba.

Selama 12 bulan, pelaksanaan sistem akan dianalisis dan dievaluasi untuk mengidentifikasi kendala sekaligus mencari solusi sebelum kebijakan diterapkan secara nasional. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penguatan Sinergi Kementerian Ekonomi Kreatif  Bersama ICCN: Mengusung Teknologi AI dan Kompas Kota Kreatif Bagi Akselerasi Nasional

    Penguatan Sinergi Kementerian Ekonomi Kreatif Bersama ICCN: Mengusung Teknologi AI dan Kompas Kota Kreatif Bagi Akselerasi Nasional

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 79
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri Ekonomi Kreatif dan Ketua Umum ICCN, Teuku Riefky Harsya, memperkuat sinergi dengan ICCN guna memantapkan posisi ekonomi kreatif Indonesia di kancah internasional. Pertemuan yang diselenggarakan pada Kamis, 11 Februari 2026 tersebut menelurkan komitmen bersama untuk menyukseskan gelaran World Conference on Creative Economy (WCCE) serta memperluas jangkauan pembiayaan bagi pelaku kreatif di daerah. […]

  • Pria di Video Call Ruben Onsu Buka Suara, Tegaskan Rekaman 100 Persen Asli

    Pria di Video Call Ruben Onsu Buka Suara, Tegaskan Rekaman 100 Persen Asli

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pria berinisial Y yang terekam melakukan panggilan video dengan Ruben Onsu akhirnya buka suara di tengah polemik yang menyeret nama presenter tersebut dan mantan istrinya, Sarwendah. Y menegaskan bahwa rekaman yang beredar di media sosial merupakan video asli tanpa rekayasa. Klarifikasi Y muncul setelah Sarwendah mengunggah sejumlah potongan video yang memperlihatkan percakapannya dengan […]

  • Polres Sukabumi Segera Gerebek Lokasi Penimbunan BBM dan Berhasil Ciduk 1 Pelaku

    Polres Sukabumi Segera Gerebek Lokasi Penimbunan BBM dan Berhasil Ciduk 1 Pelaku

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Aparat kepolisian segera bergerak menindaklanjuti informasi viral di media sosial terkait dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Sukabumi. Dari lokasi, polisi mengamankan seorang terduga pelaku dan menyita 150 jeriken berisi BBM. Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto mengatakan, penindakan bermula saat jajarannya mendapati kabar penimbunan bahan bakar yang ramai diperbincangkan […]

  • Apresiasi Polisi Cianjur Terhadap Dua Pilar Penting Persib Bandung Putra Daerah Terbaik Cianjur Dalam Kegiatan Mapag Juara

    Apresiasi Polisi Cianjur Terhadap Dua Pilar Penting Persib Bandung Putra Daerah Terbaik Cianjur Dalam Kegiatan Mapag Juara

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kabupaten Cianjur kembali menegaskan diri sebagai “kawah candradimuka” lahirnya talenta sepakbola berbakat. Keberhasilan Kakang dan Robi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Cianjur untuk terus berprestasi dan membawa nama baik daerah di tingkat nasional maupun internasional. Dua putra daerah asli Cianjur, Kakang Rudianto dan Robi Darwis, sukses mencatatkan sejarah dengan membawa Persib […]

  • BGN Ganti Skema Insentif SPPG Mulai 5 Oktober 2026

    BGN Ganti Skema Insentif SPPG Mulai 5 Oktober 2026

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 46
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah skema pemberian insentif operasional bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Perubahan tersebut akan membuat besaran insentif disesuaikan dengan jumlah porsi makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat. Skema baru tersebut mulai berlaku 5 Oktober 2026. Insentif yang sebelumnya diberikan secara tetap sebesar […]

  • Perusahaan Jepang ‘Log Out’ dari Otomotif RI, Nasib Ribuan Buruh Kini Terancam

    Perusahaan Jepang ‘Log Out’ dari Otomotif RI, Nasib Ribuan Buruh Kini Terancam

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 44
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkap adanya potensi ancaman terhadap ribuan pekerja di dua perusahaan komponen otomotif di Jawa Timur. Menurut Said, temuan tersebut diperoleh dari hasil pemantauan yang dilakukan di Pasuruan dan Mojokerto sebagai bagian dari upaya mitigasi pemerintah […]

expand_less