Diduga Minum Air Hujan Tampungan, 27 Warga Sukabumi Menderita Diare Massal
- account_circle Adi Bima
- calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INFOKITA.NEWS – Sebanyak 27 warga Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami diare secara hampir bersamaan.
Keluhan tersebut dirasakan warga pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gunungguruh Ipda Suhendar membenarkan kejadian tersebut.
“Berdasarkan informasi dari Kepala Puskesmas Gunungguruh, terdapat 27 orang warga masyarakat yang mengalami sakit diare,” kata Suhendar dalam keterangannya pada Selasa (6/10/2026) malam.
Suhendar mengatakan, diare massal tersebut diduga berkaitan dengan air hujan yang ditampung warga.
Sebelumnya, warga mengalami kekeringan berkepanjangan sehingga berinisiatif menampung air hujan untuk digunakan dalam kebutuhan sehari-hari.
“Dugaan sementara berdasarkan informasi dari warga setempat bahwa pada hari Jumat (2/10/2026) terjadi hujan, kemudian air hujan tersebut tertampung dalam wadah berupa drum bekas. Air yang sudah tertampung itu dipergunakan untuk mencuci piring atau alat rumah tangga,” jelas Suhendar.
Namun, penyebab pasti diare yang dialami 27 warga tersebut masih belum diketahui.
Untuk memastikan apakah air hujan yang ditampung warga berkaitan dengan kejadian diare tersebut, Puskesmas Gunungguruh mengambil sampel air untuk diperiksa.
Sampel air hujan itu kemudian dibawa ke laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi untuk dilakukan pengujian.
“Air tersebut sudah diambil sampel oleh Puskesmas dan dibawa ke lab Dinkes Kabupaten Sukabumi. Sampai sekarang hasilnya belum keluar,” tegas Suhendar. ***
- Penulis: Adi Bima

Saat ini belum ada komentar