Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Masyarakat Diimbau Waspada, Inilah Titik Rawan Macet di Arus Mudik Lebaran 2026

Masyarakat Diimbau Waspada, Inilah Titik Rawan Macet di Arus Mudik Lebaran 2026

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Mendekati musim lebaran 2026 masyarakat berharap dapat pulang kampung dengan keadaan nyama, demi menjaga kenyamanan dan kelancaran masyarakat Indonesia yang akan mudik di lebaran, Kepolisian bersama jajarannya telah memetakan daerah atau titik rawan kemacetan yang dilalui pemudik, sehingga diharapkan mudik tetap berjalan dengan lancar dan nyaman sampai tujuan.

Berdasarkan proyeksi pemerintah, pergerakan masyarakat selama masa mudik diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta perjalanan.

Dari jumlah tersebut, sekitar 52 persen pemudik diprediksi menggunakan kendaraan pribadi. Lonjakan mobilitas ini berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama, terutama jalur tol dan jalan arteri yang menghubungkan wilayah Jabodetabek dengan berbagai daerah di Pulau Jawa maupun luar Jawa.

Direktorat Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan selama arus mudik.

Direktorat Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan selama arus mudik.

Dirgakkum Korlantas Polri, Faizal, menyebut beberapa lokasi menjadi perhatian karena pertemuan arus kendaraan, penyempitan lajur, hingga potensi genangan air saat hujan.

Berikut sejumlah titik yang diperkirakan berpotensi mengalami kemacetan:

  • KM 47–49 Tol Jakarta–Cikampek, lokasi pertemuan arus kendaraan dari jalur utama dan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ).
  • KM 110 Tol Jakarta–Cikampek, karena terjadi penyempitan lajur dari tiga menjadi dua jalur.

Gerbang Tol Kalihurip dan kawasan Pasteur tersebut kerap mengalami perlambatan kendaraan menuju Bandung. Nagreg dan Limbangan, dua titik kepadatan utama di jalur selatan Jawa Barat.

Gerbang Tol Kalikangkung dan kawasan Jatingaleh, yang menjadi simpul kendaraan menuju Jawa Tengah.

  • Tol Jakarta-Merak KM 50 arah Merak, jalur menuju Pelabuhan Merak yang rawan tergenang banjir saat hujan.

Menurut Faizal, titik-titik tersebut menjadi perhatian karena kerap memicu perlambatan kendaraan, terutama saat volume lalu lintas meningkat pada masa mudik.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, kepolisian menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas selama masa mudik. Beberapa skema yang akan diterapkan antara lain contraflow, sistem satu arah (one way) baik lokal maupun nasional, serta delay system. Penerapan rekayasa lalu lintas tersebut akan dilakukan secara dinamis dengan memanfaatkan teknologi pemantauan lalu lintas secara real time.


“Penggunaan cara bertindak ini menggunakan digital, menggunakan teknologi. Yang di mana teknologi ini kita pasang di area-area tertentu yaitu berupa traffic counting yang akan kita masukkan dalam data dengan nanti PC ratio,” jelas Faizal.


Ia mencontohkan, apabila jumlah kendaraan di suatu titik meningkat dari sekitar 5.500 menjadi 6.500 kendaraan dalam satu jam, maka rekayasa lalu lintas akan segera diberlakukan.


Selain itu, kepolisian juga memberlakukan pembatasan kendaraan berat selama masa pengamanan mudik melalui Operasi Ketupat.


Truk dengan tiga sumbu atau lebih dilarang melintas selama operasi berlangsung, kecuali kendaraan yang mengangkut kebutuhan penting seperti bahan pokok, bahan bakar minyak, dan bantuan bencana.


Selain lokasi, kepolisian juga menyoroti waktu keberangkatan yang kerap memicu lonjakan kendaraan.
Berdasarkan survei pada tahun-tahun sebelumnya, mayoritas masyarakat biasanya memulai perjalanan mudik pada dua waktu utama, yakni malam hari setelah salat tarawih dan pagi hari setelah salat subuh.


“Masyarakat kita biasanya akan mudik itu berangkatnya ada dua waktu ini paling banyak, yaitu malam setelah salat tarawih dan pagi sekali setelah salat subuh,” ujar Faizal.


Oleh karena itu, masyarakat disarankan memilih waktu keberangkatan alternatif agar tidak terjebak kepadatan pada jam yang sama.


Adapun Korlantas Polri memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang, yakni 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026.


Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret serta gelombang kedua pada 28–29 Maret 2026. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaksa Agung Muda Menetapkan Hary Susanto Sebagai Tersangka Dugaan Pidana Korupsi Tata Kelola Usaha Pertambangan Nikel Periode 2013-2025

    Jaksa Agung Muda Menetapkan Hary Susanto Sebagai Tersangka Dugaan Pidana Korupsi Tata Kelola Usaha Pertambangan Nikel Periode 2013-2025

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus menetapkan Ketua Ombudsman Hary Susanto sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2013 hingga 2025. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memperoleh bukti yang cukup melalui rangkaian pemeriksaan saksi dan penggeledahan di sejumlah lokasi, […]

  • Hasil Moto3 Amerika 2026 Insiden Veda Gagal Capai Podium

    Hasil Moto3 Amerika 2026 Insiden Veda Gagal Capai Podium

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 31
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Melanjutkan seri balapan Moto3 yang kali ini berpacu di Amerika Serikat, Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama harus menerima kenyataan pahit dirinya di sesi balapan Motor3 Amerika 2026 yang berlangsung pada Minggu (29/3) waktu setempat. Memulai dari posisi keempat, Veda mencoba memacu gas motornya bersaing dengan para rival-rivalnya. Veda tampak tetap berada di tempat […]

  • 7 Tips Mudik 2026 Nyaman dan Menyenangkan Sampai Kampung Halaman, dan Jadwal Cuti Bersama dari Pemerintah

    7 Tips Mudik 2026 Nyaman dan Menyenangkan Sampai Kampung Halaman, dan Jadwal Cuti Bersama dari Pemerintah

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bulan ramadhan segera berakhir dalam beberapa waktu hari ke depan, setelah itu masyarakat Indonesia beramai-ramai pulang ke kampung halaman atau umumnya disebut mudik. Pemerintah telah menetapkan jadwal cuti bersama untuk Lebaran tahun 2026 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi […]

  • M Herry Wirawan SE, MSi terpilih sebagai Ketua ICMI Orda Kabupaten Cianjur untuk periode 2026–2031.(foto:istimewa)

    ICMI Orda Cianjur Gelar Musda, M Herry Wirawan Didapuk jadi Ketua Periode 2026–2031

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle nag
    • visibility 26
    • 1Komentar

    INFOKITA.news-Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Cianjur menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Bale Prayoga, Kompleks Pendopo Pemerintah Kabupaten Cianjur, Selasa (14/7/2026). Musyawarah Daerah kali ini memilih secara aklamasi M Herry Wirawan SE, MSi sebagai Ketua untuk memimpin ICMI Orda Kabupaten Cianjur untuk periode 2026–2031. Terpilihnya M Herry Wirawan SE, MSi dalam […]

  • Inilah Perbedaan LPG, CNG dan LNG

    Inilah Perbedaan LPG, CNG dan LNG

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah tengah mempersiapkan alternatif energi ditengah kelangkaan gas Liquefied Petroleum Gas (LPG), melalui kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai mendorong pemanfaatan gas bumi sebagai alternatif energi untuk mengurangi ketergantungan impor LPG. Namun, di tengah upaya tersebut masih banyak masyarakat yang bingung membedakan LPG, Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas […]

  • Gelandang Andalan Timnas Indonesia dan Persib Bandung Raih Gelar Sarjana, Beckham: Pendidikan tetap nomor 1 pastinya, tidak selalu main bola juga.

    Gelandang Andalan Timnas Indonesia dan Persib Bandung Raih Gelar Sarjana, Beckham: Pendidikan tetap nomor 1 pastinya, tidak selalu main bola juga.

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Di sela kesibukannya gelandang andalan Persib Bandung dan Timnas Indonesia berhasil menyelesaikan pendidikannya di Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani). Sehingga Beckham Putra kini resmi menyandang gelar sarjana Ilmu Pemerintahan dari kampus tersebut. Beckham mengakui, tidak mudah menjalani kulah sambil tetap fokus membela Persib di kompetisi BRI Super League. Apalagi, Persib kini tengah fokus […]

expand_less