Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Masyarakat Diimbau Waspada, Inilah Titik Rawan Macet di Arus Mudik Lebaran 2026

Masyarakat Diimbau Waspada, Inilah Titik Rawan Macet di Arus Mudik Lebaran 2026

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Mendekati musim lebaran 2026 masyarakat berharap dapat pulang kampung dengan keadaan nyama, demi menjaga kenyamanan dan kelancaran masyarakat Indonesia yang akan mudik di lebaran, Kepolisian bersama jajarannya telah memetakan daerah atau titik rawan kemacetan yang dilalui pemudik, sehingga diharapkan mudik tetap berjalan dengan lancar dan nyaman sampai tujuan.

Berdasarkan proyeksi pemerintah, pergerakan masyarakat selama masa mudik diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta perjalanan.

Dari jumlah tersebut, sekitar 52 persen pemudik diprediksi menggunakan kendaraan pribadi. Lonjakan mobilitas ini berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama, terutama jalur tol dan jalan arteri yang menghubungkan wilayah Jabodetabek dengan berbagai daerah di Pulau Jawa maupun luar Jawa.

Direktorat Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan selama arus mudik.

Direktorat Penegakan Hukum Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri) telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan selama arus mudik.

Dirgakkum Korlantas Polri, Faizal, menyebut beberapa lokasi menjadi perhatian karena pertemuan arus kendaraan, penyempitan lajur, hingga potensi genangan air saat hujan.

Berikut sejumlah titik yang diperkirakan berpotensi mengalami kemacetan:

  • KM 47–49 Tol Jakarta–Cikampek, lokasi pertemuan arus kendaraan dari jalur utama dan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ).
  • KM 110 Tol Jakarta–Cikampek, karena terjadi penyempitan lajur dari tiga menjadi dua jalur.

Gerbang Tol Kalihurip dan kawasan Pasteur tersebut kerap mengalami perlambatan kendaraan menuju Bandung. Nagreg dan Limbangan, dua titik kepadatan utama di jalur selatan Jawa Barat.

Gerbang Tol Kalikangkung dan kawasan Jatingaleh, yang menjadi simpul kendaraan menuju Jawa Tengah.

  • Tol Jakarta-Merak KM 50 arah Merak, jalur menuju Pelabuhan Merak yang rawan tergenang banjir saat hujan.

Menurut Faizal, titik-titik tersebut menjadi perhatian karena kerap memicu perlambatan kendaraan, terutama saat volume lalu lintas meningkat pada masa mudik.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, kepolisian menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas selama masa mudik. Beberapa skema yang akan diterapkan antara lain contraflow, sistem satu arah (one way) baik lokal maupun nasional, serta delay system. Penerapan rekayasa lalu lintas tersebut akan dilakukan secara dinamis dengan memanfaatkan teknologi pemantauan lalu lintas secara real time.


“Penggunaan cara bertindak ini menggunakan digital, menggunakan teknologi. Yang di mana teknologi ini kita pasang di area-area tertentu yaitu berupa traffic counting yang akan kita masukkan dalam data dengan nanti PC ratio,” jelas Faizal.


Ia mencontohkan, apabila jumlah kendaraan di suatu titik meningkat dari sekitar 5.500 menjadi 6.500 kendaraan dalam satu jam, maka rekayasa lalu lintas akan segera diberlakukan.


Selain itu, kepolisian juga memberlakukan pembatasan kendaraan berat selama masa pengamanan mudik melalui Operasi Ketupat.


Truk dengan tiga sumbu atau lebih dilarang melintas selama operasi berlangsung, kecuali kendaraan yang mengangkut kebutuhan penting seperti bahan pokok, bahan bakar minyak, dan bantuan bencana.


Selain lokasi, kepolisian juga menyoroti waktu keberangkatan yang kerap memicu lonjakan kendaraan.
Berdasarkan survei pada tahun-tahun sebelumnya, mayoritas masyarakat biasanya memulai perjalanan mudik pada dua waktu utama, yakni malam hari setelah salat tarawih dan pagi hari setelah salat subuh.


“Masyarakat kita biasanya akan mudik itu berangkatnya ada dua waktu ini paling banyak, yaitu malam setelah salat tarawih dan pagi sekali setelah salat subuh,” ujar Faizal.


Oleh karena itu, masyarakat disarankan memilih waktu keberangkatan alternatif agar tidak terjebak kepadatan pada jam yang sama.


Adapun Korlantas Polri memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang, yakni 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026.


Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret serta gelombang kedua pada 28–29 Maret 2026. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menu Berbuka Puasa Khas Baturaja, Ayam Masak Ulu

    Menu Berbuka Puasa Khas Baturaja, Ayam Masak Ulu

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 44
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Salah satu keistimewaan saat puasa ramadhan di tanah air selalu identik dengan keberagaman kuliner baik makanan maupun minuman khas Nusantara yang dapat dijadikan sebagai sajian menu sahur maupun menu berbuka puasa. ramadhan Banyak jenis sajian tersebut yang tersebar dari masing-masing daerah yang ada di Indonesia, salah satunya ada Ayam masak ulu kuliner khas […]

  • Daftar Makanan dan Kosmetik yang Memicu Kerusakan Hati dan Ginjal Menurut BPOM

    Daftar Makanan dan Kosmetik yang Memicu Kerusakan Hati dan Ginjal Menurut BPOM

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Adi Nurahman
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ditengah maraknya peredaran makanan dan obat yang ada di masyarakat. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menemukan puluhan produk berbahaya yang masih beredar di Indonesia. BPOM berhasil menemukan 22 produk herbal dan 11 kosmetik berbahaya yang mengandung bahan kimia pemicu kanker, kerusakan ginjal, stroke, hingga kematian mendadak. Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan […]

  • Stasiun Bekasi Timur Tutup Sementara, Kisah Pilu Keluarga Korban Kecelakaan Kereta: Saudara Saya Jadi Salah Satu Dari Tiga Orang yang Terakhir Ditarik dari Kereta Tersebut

    Stasiun Bekasi Timur Tutup Sementara, Kisah Pilu Keluarga Korban Kecelakaan Kereta: Saudara Saya Jadi Salah Satu Dari Tiga Orang yang Terakhir Ditarik dari Kereta Tersebut

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Insiden kecelakaan kedua terjadi saat KRL tujuan Jakarta–Cikarang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Pada saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya menabrak rangkaian KRL tersebut pada Senin (27/4/2026) malam. PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih menutup sementara Stasiun Bekasi Timur untuk naik-turun penumpang KRL Commuter Line. KAI masih akan mengevaluasi keseluruhan […]

  • Sule Meminta Maaf Usai Nge-Vlog di Rumah Duka Vidi Aldiano, Lirikan Afgan Jadi Sorotan

    Sule Meminta Maaf Usai Nge-Vlog di Rumah Duka Vidi Aldiano, Lirikan Afgan Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFOKTIA.NEWS – Komedian tanah air Entis Sutisna atau yang akrab dipanggil Sule tengah ramai menjadi bahan omongan panas masyarakat Indonesia usai video vlognya yang beredar pada saat pemakaman almarhum Vidi Aldiano. Banyak yang melihat tindakan Sule itu sebagai tindakan kurang empati lantaran dirinya membuat vlog di saat dalam kondisi yang berduka Menanggapi Ia menegaskan tidak […]

  • Skandal di FH UI, Komisi VIII DPR RI: Calon Praktisi Hukum Harusnya Paham Aturan

    Skandal di FH UI, Komisi VIII DPR RI: Calon Praktisi Hukum Harusnya Paham Aturan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS –Terkuaknya kasus dugaan pecehan seksual verbal di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) mendapatkan sorotan dan perhatian khusus dari Komisi VIII DPR RI. Terlebih kasus tersebut melibatkan 16 mahasiswa di fakultas tersebut. Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina menegaskan, para pelaku di FH UI seharusnya memahami norma hukum. Selaku kalangan terdidik dan […]

  • Karena lembur jadi tidak tarawih, apakah berdosa?

    Karena Lembur Tidak Shalat Tarawih, Apakah Berdosa? Begini Penjelasan Ustaz

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 63
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pada bulan Ramadhan, ada shalat khusus yang dilakukan oleh umat Islam, yang disebut shalat Tarawih. Dalam bahasa Arab, istilah itu sendiri berarti istirahat atau relaksasi. Nama ini dilekatkan dengan shalat ini karena ia merupakan shalat yang panjang, baik 20 atau 8 rakaat. Salat Tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang paling ditunggu umat […]

expand_less