Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tak Ingin Kebakaran Hutan Berlanjut, Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat

Tak Ingin Kebakaran Hutan Berlanjut, Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Presiden Prabowo Subianto menargetkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia dapat segera diatasi. Pemerintah terus mengoptimalkan upaya pemadaman dan mitigasi, dengan melibatkan berbagai unsur untuk mempercepat penanganan kebakaran.

Hal tersebut disampaikan Dudung seusai rapat terbatas yang membahas penanganan karhutla. Menurut dia, Presiden memberikan perhatian besar terhadap persoalan ini dan menginginkan agar kebakaran tidak terus berlarut-larut.

“Targetnya adalah secepat mungkin. Ya, beliau sangat konsentrasi betul masalah karhutla ini,” kata Dudung saat menjawab pertanyaan mengenai target waktu penyelesaian kebakaran hutan dan lahan.

Dudung menjelaskan, pemerintah telah mengerahkan berbagai upaya untuk menangani karhutla. Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada prajurit TNI, Polri, dan seluruh komponen yang terlibat dalam pemadaman di lapangan.

Menurut Dudung, Presiden Prabowo menaruh perhatian serius terhadap perkembangan penanganan karhutla di sejumlah daerah.

Arahan tersebut mencakup optimalisasi pemadaman serta langkah strategis untuk mengendalikan kebakaran.

Berdasarkan laporan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat enam provinsi yang menjadi konsentrasi penanganan karhutla. Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan termasuk wilayah yang menjadi perhatian pemerintah.

Di Kalimantan Tengah, kawasan Taman Nasional Tanjung Puting juga menjadi prioritas karena perlu dilindungi dari ancaman kebakaran, terutama untuk menjaga keberadaan satwa di dalamnya.

Dudung mengatakan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kebakaran. Penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga mencakup mitigasi untuk menekan risiko kebakaran lebih lanjut.

Presiden, kata dia, mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam upaya tersebut. Pemerintah juga terus mendorong koordinasi antarlembaga agar penanganan karhutla dapat berjalan maksimal.

Dalam penjelasannya, Dudung mengungkapkan bahwa operasi menggunakan helikopter telah dilakukan. Namun, pemadaman melalui jalur darat lebih dominan karena asap yang terlalu tebal menyulitkan jangkauan operasi dari udara.

“Dari laporan Kepala BNPB, operasional helikopter ini sudah dilaksanakan dan lebih dominan kepada operasi darat karena memang sulit untuk dijangkau dari udara, karena asapnya terlalu tebal,” ujar Dudung.

Kondisi tersebut membuat penanganan di lapangan membutuhkan strategi yang menyesuaikan keadaan setiap wilayah. Sejumlah lokasi juga sulit dijangkau kendaraan darat, sehingga proses pemadaman menghadapi tantangan tersendiri.

Pemerintah turut mengupayakan mitigasi, termasuk pengendalian cuaca yang melibatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Dudung menyebut langkah-langkah tersebut terus diupayakan agar kebakaran dapat segera ditangani. Namun, dia tidak menyampaikan tanggal atau tenggat waktu spesifik yang ditetapkan Presiden untuk menuntaskan seluruh karhutla.

Dudung juga menyampaikan bahwa penanganan karhutla melibatkan prajurit TNI, Polri, dan berbagai komponen lainnya. Pengerahan personel dilakukan untuk mendukung pemadaman di wilayah terdampak.

Ketika ditanya mengenai kondisi petugas yang telah bekerja selama berbulan-bulan, Dudung mengatakan rotasi personel sudah dilakukan.

Ia menyebut pasukan dari Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) turut diturunkan. Selain itu, Panglima TNI telah melakukan pergantian personel untuk mendukung keberlangsungan operasi di lapangan.

“Sudah, tadi juga disampaikan bahwa dari Kostrad juga diturunkan, dari Panglima TNI ada rotasi, ada pergantian,” kata Dudung.

Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya pemadaman yang masih berlangsung. Pemerintah berharap pengerahan personel dan koordinasi lintas instansi dapat membantu mempercepat penanganan kebakaran.

Selain mempercepat pemadaman, Presiden juga menekankan pentingnya pencegahan karhutla secara terukur hingga tingkat daerah dan masyarakat.

Dudung menjelaskan, pencegahan perlu dilakukan sebelum api muncul, bukan hanya ketika kebakaran sudah terjadi. Upaya tersebut membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat. Sejumlah unsur yang disebut dalam koordinasi tersebut meliputi Bhabinkamtibmas, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Karang Taruna, serta pemerintah daerah.

Sejumlah unsur yang disebut dalam koordinasi tersebut meliputi Bhabinkamtibmas, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Karang Taruna, serta pemerintah daerah.

Dudung juga menyampaikan bahwa Presiden mendorong kampanye pencegahan karhutla secara masif. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mengantisipasi potensi kebakaran di wilayah masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Dudung turut menyebut rencana pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional. Ia berharap lembaga tersebut dapat segera dilantik, meskipun jadwal pelantikan yang disampaikan masih berupa perkiraan.

Terkait kemungkinan penetapan karhutla sebagai bencana nasional, Dudung mengatakan status tersebut belum ditetapkan. Menurut dia, pemerintah masih mampu menangani situasi yang berlangsung.

Pemerintah kini melanjutkan upaya pemadaman dan mitigasi dengan target yang ditegaskan Presiden, yakni menyelesaikan persoalan karhutla secepat mungkin.***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BEM UGM Bersuara, Soroti Program MBG dan Insiden Siswa dalam Surat ke UNICEF

    BEM UGM Bersuara, Soroti Program MBG dan Insiden Siswa dalam Surat ke UNICEF

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 66
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Belum lama ini masyarakat Indonesia sedang ramai memperbincangkan surat yang ditulis oleh badan eksekutif mahasiswa universitas gajah mada (BEM UGM) ke organisasi perdamaian dunia (PBB) melalui UNICEF. Surat yang ditulis memuat peristiwa yang terjadi di Indonesia, dari tragedi meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur yang disebut terkait kesulitan ekonomi. Selain […]

  • Kabar Gembira! Jemaah Tak Perlu Menunggu Lama, Masa Tunggu Haji Dipangkas

    Kabar Gembira! Jemaah Tak Perlu Menunggu Lama, Masa Tunggu Haji Dipangkas

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto agar memangkas antrean haji. Dia menyebut kementeriannya memangkas antrean jemaah haji dari semula 49 tahun menjadi kini hanya 14 tahun. “Sejak Kementerian Haji ada, antrean yang paling lama itu 49 tahun, kemudian Presiden memerintahkan supaya mencari formula bisa lebih […]

  • PPPK Paruh Waktu Ancam Turun ke Jalan

    PPPK Paruh Waktu Ancam Turun ke Jalan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 82
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – PPPK paruh waktu hanya ingin aspirasinya didengar pemerintah dan DPR RI. Jika eksekutif maupun legislatif menolak, terpaksa mereka turun ke jalan. Ketua umun Aliansi R2 R3 Indonesia Faisol Mahardika mengatakan, pihaknya akan mengirimkan surat permohonan rapat pendapat (RDP) kepada DPR RI bersama kementerian terkait. “Saya juga akan membuat pernyataan bahwa kami ingin menyampaikan aspirasi sekaligus […]

  • Gedung Merah Putih Kembali Menyala, Wamen Imipas Silmy Karim Resmi Kenakan Rompi Tahanan KPK

    Gedung Merah Putih Kembali Menyala, Wamen Imipas Silmy Karim Resmi Kenakan Rompi Tahanan KPK

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Wakil Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, selesai diperiksa penyidik KPK. Usai semalaman diperiksa, Silmy pagi ini turun dari ruang penyidik KPK dengan menggunakan rompi tahanan warna oranye. Tepatnya pada Kamis (4/6/2026), Silmy turun dari lantai 2 ruang pemeriksaan sekitar pukul 08.38 WIB. Silmy keluar menggunakan rompi tahanan KPK. Saat turun, […]

  • BGN Beberkan Alasan Sewa EO Rp113 Miliar, Dadan: Bagian Profesioanlitas BGN untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis

    BGN Beberkan Alasan Sewa EO Rp113 Miliar, Dadan: Bagian Profesioanlitas BGN untuk menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 48
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Permasalahan yang ditemui dalam program Makan Bergizi Gratis tidak hanya permasalahan tentanh gizi dan jumlah makanan yang dinilai kurang sesuai standar oleh penerima manfaat tetapi juga mengenai kondisi di lapangan. Belum lama ini Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mendapat sorotan karena menggunakan dana Rp113,9 miliar untuk menyewa jasa penyelenggara acara atau event organizer […]

  • Puluhan SPBU dan Transfer Palsu Jadi Bukti Penipuan Remaja 17 Tahun, Polisi Sebut Bermodal Mercy dan Fortuner Pinjaman

    Puluhan SPBU dan Transfer Palsu Jadi Bukti Penipuan Remaja 17 Tahun, Polisi Sebut Bermodal Mercy dan Fortuner Pinjaman

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Seorang remaja berinisial R (17) diduga menipu puluhan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bogor dan Depok dengan menggunakan bukti transfer palsu. Dalam aksinya, pelaku menggunakan mobil Mercedes-Benz dan Toyota Fortuner yang dipinjam dari temannya. Pelaku akhirnya ditangkap polisi di sebuah SPBU di Jalan Raya Narogong, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, […]

expand_less