Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Buntut Video Perundungan Viral, Pihak SMAN 3 Tasikmalaya Ancam Keluarkan 6 Pelaku

Buntut Video Perundungan Viral, Pihak SMAN 3 Tasikmalaya Ancam Keluarkan 6 Pelaku

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Enam pelajar SMAN 3 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terancam dikeluarkan dari sekolah setelah diduga menjadi pelaku perundungan dan penganiayaan terhadap junior mereka, MA, 16, seorang siswa kelas 10.

Sebagai langkah awal, pihak sekolah telah menjatuhkan sanksi skorsing selama satu minggu, terhitung sejak 29 September hingga 5 Oktober 2026.

Kepala SMAN 3 Kota Tasikmalaya, Elin Yuliana, menyatakan bahwa tindakan tegas ini diambil menyusul aksi penganiayaan yang terjadi pada Kamis (24/9) di sebuah warung kopi. Keputusan skorsing tersebut diambil setelah pihak sekolah mengumpulkan orang tua pelaku dengan melibatkan Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota serta UPTD PPA Kota Tasikmalaya.

“Kami melakukan sanksi tegas sesuai aturan sebagai tindak lanjut kejadian yang viral di media sosial beberapa waktu lalu. Keputusan tersebut sesuai dengan pakta integritas, tata tertib, dan surat pernyataan di atas materai yang telah disepakati,” ujar Elin, Rabu (30/9/2026).

Elin menambahkan, lokasi kejadian yang berada di warung kopi sekitar sekolah memang kerap menjadi titik lemah pengawasan. Warung yang menjual mi, kopi, hingga rokok tersebut sering dijadikan tempat berkumpul atau ‘markas’ oleh para pelajar. Pihak sekolah kini berkomitmen untuk melakukan pemantauan berkala guna memutus mata rantai kekerasan antar-siswa.

“Kami akan memantau tempat tersebut secara rutin agar tidak ada lagi pelajar yang nongkrong di sana. Ini langkah utama kami supaya kasus serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD PPA Kota Tasikmalaya, Epi Mulyana, mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan psikologis bagi korban. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban MA mengalami luka lebam di bagian wajah dan mata memerah akibat tindakan brutal para seniornya.

“Kami meminta orang tua untuk melakukan pemeriksaan intensif. Pendampingan sosial dan psikologis akan kami berikan karena itu sudah menjadi kewajiban kami. Meski mengalami luka, saat ini korban dilaporkan tetap bersekolah dan mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa,” kata Epi.

Kasus ini mencuat setelah sebuah video berdurasi 2 menit 2 detik viral di media sosial. Dalam video tersebut, ibu kandung korban merekam dengan penuh emosi kondisi anaknya yang menjadi korban pemukulan dan penamparan oleh sejumlah siswa kelas 11 dan 12.

Video itu juga memperlihatkan puluhan pelajar berkumpul di warung kopi sambil merokok dengan pakaian kaos layaknya preman. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan BBM dan Listrik di NTT Terus Membaik

    Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan BBM dan Listrik di NTT Terus Membaik

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut pasokan BBM dan listrik di NTT sempat terhambat akibat bencana gempa bumi. Untuk saat ini, dia memastikan pasokan BBM dan listrik terus membaik. “Perlahan-lahan sudah mulai ada perbaikan, termasuk juga listrik. Awalnya banyak daerah yang kena itu mati lampu, sekarang perlahan-lahan sudah bisa kita selesaikan,” kata Bahlil di […]

  • Kepala BGN: 2.080 Petugas SPPG Sudah Diangkat PPPK

    Kepala BGN: 2.080 Petugas SPPG Sudah Diangkat PPPK

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 71
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan secara rinci status kepegawaian di lingkungan Badan Gizi Nasional, khususnya yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dadan menyampaikan, terdapat tiga komponen pegawai Badan Gizi Nasional yang ditempatkan di setiap SPPG. Untuk tahap pertama, BGN telah melakukan rekrutmen dan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian […]

  • MotoGP26 Insiden Ban Kempes, Márquez Gagal Raih Podium di Buriram

    MotoGP26 Insiden Ban Kempes, Márquez Gagal Raih Podium di Buriram

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 55
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pembalap Ducati asal Spanyol, Marc Márquez gagal meraih podium pada Seri Pembuka Moto GP (1/3/2026) di Sirkuit Buriram, Thailand. Kegagalan ini sangat disayangkan mengingat dirinya tinggal menyelesaikan lima lap yang tersisa. Insiden itu terjadi pada lap ke-21 dari total 26 putaran, ketika ia sedang berusaha mendekati posisi podium. Pembalap berusia 33 tahun itu […]

  • Tanggapi Keinginan Noel Yaqut Kembali Ke Rutan, KPK Jelaskan Prosedur Pengalihan Status Tahanan

    Tanggapi Keinginan Noel Yaqut Kembali Ke Rutan, KPK Jelaskan Prosedur Pengalihan Status Tahanan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 46
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam perkembangan kasus korupsi yang terjadi di tahun 2026 ini, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan pemindahan tersangka korupsi kuota haji, Yaqut Choli Qoumas menjadi tahanan rumah, meskipun diketahui status itu hanya bersifat sementara. nyatanya hal tersebut menimbulkan kegaduhan yang tidak biasa. Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel mencoba peruntungan mendapatkan status tahanan […]

  • Beredar Isi Chat Mahasiswa FH UI Dugaan Pelecehan Seksual, Respon Warganet: Menjijikan

    Beredar Isi Chat Mahasiswa FH UI Dugaan Pelecehan Seksual, Respon Warganet: Menjijikan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 139
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) menjadi sorotan publik. Kasus ini mencuat setelah tangkapan layar percakapan dalam grup pesan singkat beredar luas di media sosial dan memicu kemarahan warganet. Dalam tangkapan layar yang viral tersebut, terlihat sejumlah percakapan bernuansa seksual yang dinilai melecehkan dan mengobjektifikasi perempuan. […]

  • Diduga Minum Air Hujan Tampungan, 27 Warga Sukabumi Menderita Diare Massal

    Diduga Minum Air Hujan Tampungan, 27 Warga Sukabumi Menderita Diare Massal

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sebanyak 27 warga Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami diare secara hampir bersamaan. Keluhan tersebut dirasakan warga pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gunungguruh Ipda Suhendar membenarkan kejadian tersebut. “Berdasarkan informasi dari Kepala Puskesmas Gunungguruh, terdapat 27 orang warga masyarakat yang mengalami sakit diare,” kata […]

expand_less