Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Propam Periksa 5 Anggota Polisi Buntut Tewasnya Remaja saat Tawuran di Makassar

Propam Periksa 5 Anggota Polisi Buntut Tewasnya Remaja saat Tawuran di Makassar

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Lima personel Polsek Tallo diperiksa Bidpropam Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait tewasnya seorang remaja saat polisi membubarkan tawuran dua kelompok warga di Jalan Al Markaz, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Makassar, Minggu (27/9/2026) dini hari.

Pemeriksaan terhadap lima personel tersebut kini dilakukan Bidpropam Polda Sulsel. Hasil pemeriksaan akan menentukan apakah tindakan anggota di lapangan telah sesuai standar operasional prosedur (SOP) atau terdapat pelanggaran terkait penerapannya.

“Kabid Propam juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap anggota-anggota yang diduga melakukan tindakan tersebut. Sehingga nanti dari hasil pemeriksaan tersebut akan kita umumkan kepada rekan-rekan semua, apakah tindakan tersebut sudah sesuai SOP atau tidak, dan apakah ada tindakan yang perlu diberikan,” kata Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana, Minggu (27/9/2026).

Remaja bernama Rafli Ramadhani alias Pingky (19) tewas setelah diduga terkena peluru senjata api saat pembubaran tawuran yang melibatkan kelompok warga dari Kandea dan Bunga Eja. Pemeriksaan terhadap lima personel dilakukan untuk memastikan penggunaan senjata api dalam penanganan tawuran tersebut telah sesuai dengan SOP.

Arya menyebut tawuran melibatkan massa dalam jumlah besar. Polisi memperkirakan lebih dari 100 orang berada di lokasi, sedangkan personel yang datang untuk membubarkan tawuran hanya lima orang.

Kelima polisi kemudian dibagi menjadi dua kelompok untuk menghadapi massa dari dua sisi. Dua personel menghadapi salah satu kelompok, sedangkan tiga personel lainnya berada di sisi berbeda. Menurut Arya, polisi awalnya berupaya membubarkan massa agar tawuran tidak meluas.

Namun, petugas mendapat perlawanan dari massa yang membawa tameng berbahan triplek dan seng, melempar batu, serta menggunakan anak panah busur. Karena serangan terus berlangsung, polisi kemudian melepaskan tembakan peringatan.

“Tindakan yang dilakukan oleh anggota kepolisian adalah membubarkan kelompok tersebut supaya tidak terjadi korban di antara kedua belah pihak. Sehingga dilakukanlah tindakan tembakan peringatan. Harapannya, dengan suara tembakan yang keras, massa dapat membubarkan diri. Tetapi anggota diserang oleh massa yang ada di situ,” ujarnya.

Namun, polisi belum memastikan apakah tembakan yang dilepaskan personel berkaitan langsung dengan kematian Rafli. Penyelidikan masih dilakukan untuk mengetahui jenis peluru yang mengenai korban serta senjata yang digunakan personel di lokasi. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang Dokter Muda Meninggal Dunia Akibat Suspek Campak, Kemenkes: Masyarakat diimbau tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

    Seorang Dokter Muda Meninggal Dunia Akibat Suspek Campak, Kemenkes: Masyarakat diimbau tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 65
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Perkembangan penyebaran virus Campak di tanah air merenggut nyawa seorang dokter intership di Cianjur bernama Andito Mohamad Wibisono meninggal dunia diduga akibat campak dengan komplikasi pneumonia. Campak (gabagen) adalah penyakit virus yang sangat menular, ditandai dengan demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan ruam kulit khas yang dimulai dari wajah ke seluruh tubuh. Pengobatan […]

  • 7 Sifat Alami Manusia: Kunci Mengenali Diri dan Orang Lain

    7 Sifat Alami Manusia: Kunci Mengenali Diri dan Orang Lain

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Setiap individu memiliki pola pikir, perasaan, dan perilaku yang unik, membentuk apa yang kita sebut sebagai kepribadian. Memahami sifat-sifat dasar manusia tidak hanya membantu individu mengenal diri sendiri, tetapi juga dalam berinteraksi dengan orang lain secara lebih efektif. Dalam psikologi, ada beberapa model untuk mengklasifikasikan sifat-sifat ini, dengan model Lima Besar (Big Five) […]

  • Resmi Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji. dok. Ist photo_camera 1

    Resmi Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Nandang Kurnaedi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    INFOKITA.News- Resmi. Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2023–2024, era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), setelah ditetapkanKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kabar penetapan tersangka Yaqut Cholil Qoumas itu tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh […]

  • Sikap Tegas Dalam Kasus Dugaan Pelecehan, Kampus UI Drop Out Pelaku Pelecehan Seksual

    Sikap Tegas Dalam Kasus Dugaan Pelecehan, Kampus UI Drop Out Pelaku Pelecehan Seksual

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 51
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Universitas Indonesia (UI) menegaskan akan memberikan sanksi terhadap pelaku pelecehan seksual. Seperti yang saat ini tengah ramai, 16 mahasiswa FH UI diduga lakukan pelecehan seksual lewat grup chat. Mereka viral setelah tangkapan layar grup chat tersebar luas di media sosial. Isi chat tersebut dinilai tidak pantas dan telah melecehkan mahasiswa lain. “UI menegaskan […]

  • Polda Metro Jaya Menanggapi Kasus Pelecehan Seksual di FH UI

    Polda Metro Jaya Menanggapi Kasus Pelecehan Seksual di FH UI

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 52
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kasus yang menyangkut kampus Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) semakin mendapatkan perhatian serius dari masyrakat Indonesia, beberapa dari mereka mengecam dan menyayangkan kejadian itu terjadi pada salah satu kampus unggulan di Indonesia. Polda Metro Jaya pun memberikan perhatian dalam kasus dugaan pelecehan seksual verbal dan digital di kampus tersebut, meski belum ada laporan […]

  • MotoGP26 Insiden Ban Kempes, Márquez Gagal Raih Podium di Buriram

    MotoGP26 Insiden Ban Kempes, Márquez Gagal Raih Podium di Buriram

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 56
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pembalap Ducati asal Spanyol, Marc Márquez gagal meraih podium pada Seri Pembuka Moto GP (1/3/2026) di Sirkuit Buriram, Thailand. Kegagalan ini sangat disayangkan mengingat dirinya tinggal menyelesaikan lima lap yang tersisa. Insiden itu terjadi pada lap ke-21 dari total 26 putaran, ketika ia sedang berusaha mendekati posisi podium. Pembalap berusia 33 tahun itu […]

expand_less