Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Pabrik Garmen Raksasa di Jepara Resmi Tutup, 670 Karyawan Terancam Kena PHK

Pabrik Garmen Raksasa di Jepara Resmi Tutup, 670 Karyawan Terancam Kena PHK

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Akibatkondisi ekonomi tidak stabil mulai berdampak pada sektor industri. Kini ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) menghantui para karyawan.

Beberapa perusahaan dipaksa melakukan efisiensi dengan pengurangan pekerja dampak gonjang-ganjing ekonomi. Bahkan ada juga perusahaan yang harus menutup usahanya lantaran merugi.

Seperti yang dialami PT Samwon Busana Indonesia Jepara terletak di Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan.

Setelah 11 tahun menghiasi perindustrian di Jepara khususnya bergerak di bidang garmen, PT Samwon Jepara pamit dan resmi menutup usaha industri mulai 1 Agustus 2026.

Kodisi keuangan yang tidak stabil lantaran orderan menurun menjadi alasan utama bagi perusahaan menghentikan operasional.

Saat ini, manajemen PT Samwon hanya menyelesaikan sisa orderan dan pemenuhan hak-hak sisa karyawan yang ada. Operasional perusahaan dipastikan hanya sampai akhir bulan ini atau 31 Juli, selanjutnya PT Samwon Jepara tinggal nama.

PT Samwon Indonesia merupakan perusahaan asal Korea Selatan yang mengembangkan industri garmen di Indonesia. Satu perusahaan didirikan di Kota Semarang sejak 2006, satu perusahaan lagi berada di Jepara sejak 2015.

Perusahaan tersebut memproduksi kemeja dengan market pasar skala ekspor ke Amerika Serikat, sebagian ke Jepang, dan beberapa negara lainnya. Di Jepara, Samwon merupakan satu di antara industri garmen pertama kali berdiri di Kota Ukir.

Perusahaan tersebut mengalami puncak kejayaan periode 2017-2018 dengan merekrut hingga 2.200 karyawan aktif.

Saat itu, penjualan produk kemeja Samwon cukup menjanjikan, menjadi salah satu perusahaan dengan profit bagus dan terus berkembang.

Hadirnya PT Samwon membantu Pemerintah Kabupaten Jepara dalam mengurangi angka pengangguran, di mana 80 persen dari total karyawannya merupakan warga Kabupaten Jepara.

Hadirnya PT Samwon juga memantik beberapa perusahaan lain yang juga bergerak di bidang industri garmen ikut mendirikan usaha di Kabupaten Jepara.

Petaka mulai terjadi ketika covid-19 menghantam semua sektor usaha, termasuk menurunkan orderan produk dari luar negeri.

Manajemen perusahaan berupaya bertahan dengan melakukan beberapa langkah, di antaranya dengan penguatan buyer agar orderan meningkat kembali.

Pada 2023-2024, orderan justru semakin turun, keuangan perusahaan semakin melemah.

Hingga akhirnya perusahaan melakukan efisiensi sejumlah karyawan pada awal 2026 dengan harapan bisa bertahan di tengah keterpurukan dampak lesunya permintaan.

“Kapasitas perusahaan di Jepara bisa menampung 4.000 karyawan. Paling banyak pernah di angka 2.200 karyawan. Karena kondisi permintaan orderan semakin turun, yang resign kita gak ganti dan sudah ada upaya efisiensi karyawan agar bisa bertahan, namun nyatanya tidak bisa,” terang HR Manager PT Samwon Busana Indonesia, Taufan Adi Susilo, Selasa (21/7/2026).

Taufan menyebut, saat ini tinggal 680 karyawan yang masih masuk kerja untk menyelesaikan sisa orderan di bulan Juli.

Perusahaan berjanji akan memberikan hak-hak karyawan di hari terakhir kerja pada 31 Juli. Berupa konpensasi pesangon dengan perhitungan 50 persen dari ketentuan, uang penghargaan karyawan, kompensasi dari sisa cuti tahunan yang belum diambil, serta gaji terakhir Juli.

Taufan menyebut, pesangon yang diberikan hanya 50 persen dari total perhitungan lama masa kerja lantaran kondisi perusahaan dalam keadaan merugi.

Sedangkan gaji Juli dibayarkan pada 5 Agustus, selang lima hari dari pembayaran pesangon dan uang apresiasi diberikan.

Taufan bercerita, PT Samwon Busana Indonesia pada awalnya melakukan ekspansi dari Kota Semarang ke Jepara melihat peluang besar ada di Kota Ukir untuk pengembangan usaha garmen.

Kata dia, iklim investasi di Jepara cukup bagus dengan ketersediaan tenaga kerja yang cukup.

Jepara di pilih sebagai lokasi strategis dalam pengembangan industri garmen. Mengingat perusahaan garmen di Jepara belum banyak.

Hanya membutuhkan waktu sekitar 3 tahun, PT Samwon berhasil melebarkan sayap yang kuat. Di mana 2.200 karyawan diserap dan menjadi bagian dari perusahaan untuk menjalankan roda bisnis.

Meski akhirnya lahir beberapa perusahaan tandingan yang juga bergerak di bidang industri pakaian, Taufan menyebut, hal tersebut tidak terlalu berdampak pada kelangsungan perusahaan lantaran jenis produk yang diproduksi tidak sama.

Kata dia, tutupnya perusahaan murni karena permintaan produk menurun drastis hingga 30 persen.

Penurunan tersebut membuat perusahaan merugi terus menerus dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan ada juga buyer yang menghentikan orderan.

Taufan menyebut, perusahaan bahkan sudah pernah mencoba ambil orderan lain dalam bentuk kemeja perempuan.

Piloting project dilakukan di PT Samwon yang ada di Semarang, namum gagal tidak bisa dikembangkan. Hingga akhirnya perusahaan yang ada di Jepara terpaksa harus ditutup

“Alasan kenapa PT Samwon tutup karena pasca Covid sampai sekarang, kita mengalami kerugian terus-menerus. Untuk karyawan memang tidak bisa dihindari harus ambil langkah PHK. Untuk perusahaan di Semarang saat ini masih aman,” tuturnya.

Satu di antara karyawan PT Samwon, Ida mengaku telah mendapatkan sosialisasi rencana penutupan perusahaan.

Dia merasa sedih lantaran sudah 4 tahun bekerja untuk PT Samwon, kini sebentar lagi akan berpisah.

Sebagai tenaga kerja muda dengan usia 24 tahun, Ida berencana istirahat dulu untuk fokus merawat anaknya yang masih kecil. Selanjutnya berkoordinasi dengan suami kapan sekiranya terjun lagi untuk bekerja.

“Sedih ya pasti empat tahun bekerja di sini. Ini kan salah satu perusahaan yang terbaik di Jepara. Sempat kaget juga begitu ada pengumuman perusahaan akan tutup. Tapi mau bagaimana lagi, kita harus menghormati keputusan perusahaan,” ujarnya. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barcelona menang telak atas tamunya Levante

    Real Madrid Tumbang, Barcelona Menang 3-0

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 60
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Kekalahan Real Madrid 1-2 saat melawan Osasuna pekan lalu, telah membakar semangat Barcelona dalam pertandingannya melawan Levante pada Minggu (22/2) dini hari waktu setempat di Stadion Camp Nou, Spanyol. Tim tuan rumah berhasil unggul dua gol lebih dulu atas Levante melalui aksi Marc Bernal (4′) dan Frenkie de Jong (32′) pada babak pertama. […]

  • Mengenal Ngabuburit Tradisi Menunggu Buka Puasa di Nusantara

    Mengenal Ngabuburit Tradisi Menunggu Buka Puasa di Nusantara

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 57
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Salah satu kegiatan yang sudah menjadi tradis turun temurun saat bulan suci ramadhan adalah ngabuburit. Istilah ngabuburit ini merujuk pada kegiatan menunggu waktu berbuka puasa. Seiring berjalannya waktu, ngabuburit berkembang menjadi tradisi sosial ditengah kesibukan masyarakat pada sore harinya, yang mencakup berbagai aktivitas, seperti berburu takjil, berjalan-jalan, hingga mengikuti kajian keagamaan. Dalam sejarah, […]

  • Gubernur DIY Cuti Sepekan, Tunjuk Paku Alam X Sebagai PLH

    Gubernur DIY Cuti Sepekan, Tunjuk Paku Alam X Sebagai PLH

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ada perubahan sementara dalam kepemimpinan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, resmi mengambil cuti karena alasan penting mulai 24 Juni hingga 1 Juli 2026. Untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan tanpa hambatan, Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X, ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur DIY. Penunjukan tersebut tertuang […]

  • Gedung Merah Putih Kembali Menyala, Wamen Imipas Silmy Karim Resmi Kenakan Rompi Tahanan KPK

    Gedung Merah Putih Kembali Menyala, Wamen Imipas Silmy Karim Resmi Kenakan Rompi Tahanan KPK

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Wakil Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, selesai diperiksa penyidik KPK. Usai semalaman diperiksa, Silmy pagi ini turun dari ruang penyidik KPK dengan menggunakan rompi tahanan warna oranye. Tepatnya pada Kamis (4/6/2026), Silmy turun dari lantai 2 ruang pemeriksaan sekitar pukul 08.38 WIB. Silmy keluar menggunakan rompi tahanan KPK. Saat turun, […]

  • Viral! Siswi Di Sumedang Diculik Gurunya Sendiri

    Viral! Siswi Di Sumedang Diculik Gurunya Sendiri

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Seorang siswi kelas 6 SD di Kabupaten Sumedang telah mengalami pengalaman kurang menyenangkan setelah dirinya menjadi korban pemerkosaan dan penculikan seorang oknum guru honorer. Beruntungnya oelaku berinisial IM (35) kini sudah ditangkap polisi dan kejadian ini sudah dalam penanganan Satreskrim Polres Sumedang. Dalam laporannya, IM yang merupakan guru honorer sudah ditahan di Mapolres […]

  • Ucapan Selamat Kemenangan dari Arteta dan Inilah Alasan Pilih Gabriel Magalhaes Jadi Eksekutor Penalti Kelima Arsenal

    Ucapan Selamat Kemenangan dari Arteta dan Inilah Alasan Pilih Gabriel Magalhaes Jadi Eksekutor Penalti Kelima Arsenal

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta mengucapkan selamat kepada Luis Enrique yang membawa Paris Saint-Germain memenangi gelar Liga Champions musim 2025-2026. Diketahui Arsenal dibekuk Paris Saint-Germain dalam laga final Liga Champions musim 2025-2026. The Gunners kalah 3-4 di babak adu penalti. Adu penalti mesti digelar usai kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal plus […]

expand_less