Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Kemenkes Sebut Penyakit Jantung hingga Cuci Darah Paling Banyak Kuras Anggaran BPJS Kesehatan

Kemenkes Sebut Penyakit Jantung hingga Cuci Darah Paling Banyak Kuras Anggaran BPJS Kesehatan

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap bahwa penyakit tidak menular, terutama penyakit kardiovaskular, kini menjadi penyumbang terbesar pembiayaan layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

Kemenkes menyebut operasi jantung, penanganan stroke, hingga layanan cuci darah (hemodialisis) menjadi jenis layanan yang paling banyak menyedot anggaran program jaminan kesehatan nasional (JKN) tersebut.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes Maria Endang Sumiwi mengatakan tingginya beban pembiayaan tersebut mencerminkan perubahan pola penyakit di Indonesia yang kini didominasi penyakit tidak menular.

“Jadi BPJS itu bayarnya apa sih? Bayarnya operasi jantung, operasi stroke, lalu hemodialisis. Hemodialisis itu cuci darah. Jadi dia bayarnya mahal di situ. Nah, ini kenyataan pada saat ini,” kata Maria dalam seminar nasional bertajuk Membangun Peradaban Teknologi Pangan untuk Future and Healthy Food di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026).

Berdasarkan Laporan Pengelolaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), empat penyakit kronis tercatat menjadi penyumbang beban biaya terbesar. Data menunjukkan pembiayaan untuk penyakit jantung meningkat dari Rp10,28 triliun pada 2019 menjadi Rp17,35 triliun pada 2025, atau naik sekitar 68,8%.

Lonjakan beban biaya paling tinggi terjadi pada penanganan dan pengobatan gagal ginjal, dari Rp2,32 triliun pada 2019 menjadi Rp13,38 triliun pada 2025 atau naik 476,2%.

Selanjutnya, pembiayaan kanker naik dari Rp3,81 triliun menjadi Rp10,31 triliun atau meningkat 170,2%, sedangkan stroke bertambah dari Rp2,55 triliun menjadi Rp7,21 triliun atau naik 182,9% pada periode yang sama.

Menurut Maria, penyakit kardiovaskular kini mendominasi daftar penyebab kematian di Indonesia. Dia menuturkan stroke masih menjadi penyebab kematian nomor satu pada 2023. Sementara itu, penyakit jantung iskemik naik dari peringkat keempat pada 2009 menjadi penyebab kematian nomor dua pada 2023.

Selain itu, diabetes juga mengalami lonjakan sebagai penyebab kematian, dari sebelumnya berada di peringkat kesembilan menjadi peringkat keempat.

Gagal ginjal yang sebelumnya tidak masuk 10 besar kini menempati posisi ke-10 penyebab kematian. “Penyebab-penyebab kematian yang berubah polanya dan sebagian besar sekarang yang mendominasi 10 besar itu adalah kardiovaskuler,” ujarnya.

Dia menjelaskan meningkatnya kasus penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal berkaitan erat dengan tingginya faktor risiko di masyarakat, seperti diabetes, hipertensi, obesitas, serta pola konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak (GGL). Maria mengatakan diabetes dipengaruhi oleh kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis.

Sementara itu, hipertensi erat kaitannya dengan konsumsi makanan tinggi garam. Kondisi tersebut diperparah oleh meningkatnya prevalensi obesitas yang memicu dislipidemia dan berbagai penyakit kardiovaskular.

“Kalau kita lihat faktor risiko di dalamnya, kenapa bisa jantung, kenapa bisa stroke, kenapa bisa gagal ginjal, itu sangat dipengaruhi oleh diabetes. Diabetes dipengaruhi oleh perilaku makan makanan manis, dipengaruhi oleh hipertensi, hipertensi dipengaruhi oleh perilaku makan makanan asin, kemudian juga dipengaruhi oleh status gizi obesitas,” tuturnya.

Menurutnya, tingginya angka penyakit tidak menular menjadi tantangan serius di tengah upaya pemerintah memanfaatkan bonus demografi dalam 10–15 tahun ke depan. Pasalnya, banyak masyarakat yang masih berada pada usia produktif justru mengalami penyakit kronis yang mengurangi produktivitas.

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Penyedia Rekening Jaringan Narkoba Ko Erwin Ditangkap Bareskrim

    2 Penyedia Rekening Jaringan Narkoba Ko Erwin Ditangkap Bareskrim

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Bareskrim Polri berhasil menangkap dua tersangka yang terlibat pengelolaan dana hasil transaksi narkotika bandar Erwin Iskandar alias Ko Erwin, yakni Muhammad Rikki (25) dan Priyo Handoko (33). Kedua tersangka ditangkap di dalam sebuah rumah, tapi lokasinya terpisah. Video detik-detik penangkapan Rikki dan Priyo diunggah di akun Instagram dittipid_narkoba_bareskrim, seperti dilihat detikcom, dilihat Sabtu […]

  • Petaka Spurs Blunder 15 Menit Pertama, Atletico Madrid Sukses Menang Telak 5-2

    Petaka Spurs Blunder 15 Menit Pertama, Atletico Madrid Sukses Menang Telak 5-2

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Dalam laga lanjutan liga champions eropa mempertemukan laga penuh gengsi pada leg pertama di babak 16 besar. Bermain di Wanda Metropolitano, Madrid, Rabu (11/3) dini hari WIB, Atletico Madrid langsung unggul melalui gol cepat di menit ke-6. Marcos Llorente, usai meneruskan umpan Julian Alvarez, membawa skor 1-0 untuk tim asuhan Diego Simeone. Spurs […]

  • Imbas Konflik Timur Tengah, Filipina Deklarasikan Darurat Energi

    Imbas Konflik Timur Tengah, Filipina Deklarasikan Darurat Energi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 48
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah Filipina pada Selasa (24/3) menjadi negara pertama yang secara resmi mengumumkan keadaan darurat nasional akibat gangguan rantai pasok energi global menyusul konflik di kawasan Timur Tengah. Konflik tersebut menyebabkan kenaikan harga dan kekurangan pasokan. Padahal, Filipina sangat bergantung pada impor bahan bakar dan sangat rentan terhadap gangguan produksi dan pengiriman. Negara Asia […]

  • Gojek Naikkan Tarif per 10 April Mendatang, Pasca Kenaikkan BBM

    Gojek Naikkan Tarif per 10 April Mendatang, Pasca Kenaikkan BBM

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Perang Amerika Serikat (AS) dan Iran membuat harga minyak dunia melejit. Kenaikan ini berdampak terhadap sejumlah industri, termasuk layanan ride hailing. Laporan Channel News Asia (CNA) menyebutkan bahwa Gojek Singapura akan menaikkan biaya layanan sementara sebesar 90 sen (sekitar Rp 11.800) untuk semua jarak perjalanan. Langkah ini diambil untuk meringankan beban para pengemudi di […]

  • Kemeriahan Fun Football Match Persib Stars Bersama Polres Cianjur, Warga Sebut Moment Membangun Kehangatan dan Kekeluargaan Lewat Sepak Bola

    Kemeriahan Fun Football Match Persib Stars Bersama Polres Cianjur, Warga Sebut Moment Membangun Kehangatan dan Kekeluargaan Lewat Sepak Bola

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ada yang berbeda dari rangkaian perayaan hut bhayangkara ke-80 di Cianjur, moment hangat dan penuh kekeluargaan disajikan di lapangan hijau. Polres Cianjur mengadakan pertandingan mini soccer dengan konsep fun football melawan Persib Stars di Lapangan Kobe Mini Soccer, Gang Masjid Al Hikmah, Sukamaju, Kabupaten Cianjur, dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Sabtu (20/06/2026). […]

  • Apresiasi DPR RI Kepada Pemerintah Tidak Naikkan Harga BBM di Tengah Lonjakan Garga Minyak Mentah Global

    Apresiasi DPR RI Kepada Pemerintah Tidak Naikkan Harga BBM di Tengah Lonjakan Garga Minyak Mentah Global

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Ditengah kelonjakan harga minyak mentah di belahan dunia akibat ketegangan konflik yang terjadi di timur tengahm Pemerintah mengambil langkah tegas dengan tidak menaikkan harga minyak tersebut. Atas upaya yang diambil pemerintah tersebut DPR mengapresiasi pemerintah yang tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun nonsubsidi. DPR juga mengapresiasi pemerintah yang telah mendengarkan […]

expand_less