Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kronologi Mahasiswa Unnes Dikepung Massa: Chat Mesum Berantai, Minta Maaf, hingga Respons Kampus

Kronologi Mahasiswa Unnes Dikepung Massa: Chat Mesum Berantai, Minta Maaf, hingga Respons Kampus

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) berinisial FA digeruduk massa usia viral diduga melakukan pelecehan seksual verbal melalui pesan singkat kepada sejumlah perempuan.

Kasus yang viral di media sosial itu berujung pada pengepungan terhadap terduga pelaku oleh ratusan mahasiswa di kawasan kampus Unnes pada Rabu (17/6) malam hingga Kamis dini hari.

Kasus ini mencuat setelah tangkapan layar percakapan yang diduga dikirim FA beredar luas di media sosial X. Dalam salah satu percakapan, FA disebut menghubungi perempuan yang membuka jasa titip (jastip) di sekitar kampus.

Setelah mendapat jawaban bahwa layanan jastip sudah tutup, ia diduga melontarkan pertanyaan yang mengarah pada pelecehan seksual verbal, termasuk menanyakan hal-hal pribadi terkait aktivitas seksual korban.

Pelaku menanyakan hal-hal di luar konteks jastip dan malah menanyakan korban terkait hubungan seksual.

Percakapan tersebut memicu kemarahan publik karena korban dan terduga pelaku tidak memiliki hubungan personal.

Sekitar pukul 23.00 WIB, FA yang diketahui bernama Muhammad Fito Alinsky akhirnya muncul di hadapan massa yang telah berkumpul.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan permintaan maaf dan mengaku menyesali perbuatannya.

“Dari hati nurani saya minta maaf banget. Saya menyesali perbuatan saya kali ini. Saya tidak akan mengulangi lagi,” ujar Fito di hadapan massa seperti dikutip dari Radar Semarang, Jumat (19/6).

Meski telah menyampaikan permintaan maaf, suasana di lokasi tetap tegang. Massa terus berdatangan hingga jumlahnya mencapai ratusan orang.

Untuk mencegah terjadinya tindakan anarkis, petugas keamanan kampus bersama personel Polrestabes Semarang mengevakuasi terduga pelaku dari lokasi dan membawanya ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kampus Unnes menyatakan telah menerima laporan dugaan kekerasan seksual sebelum insiden pengepungan terjadi terhadap FA.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Unnes, Dr. Surahmat, mengatakan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) Unnes menerima laporan dugaan kasus kekerasan seksual pada Rabu (17/6) pukul 14.30 WIB melalui hotline resmi.

“Dalam proses pemeriksaan tersebut, Satgas mengidentifikasi adanya 3 korban kekerasan seksual,” kata Surahmat dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6) dikutip dari Radar Semarang.

Menurutnya, pelapor bukan merupakan korban, melainkan pihak yang melaporkan kasus tersebut atas dasar kepedulian setelah menerima informasi dari korban.

Surahmat menjelaskan Satgas PPK Unnes telah menjalankan prosedur sesuai standar operasional yang berlaku, termasuk mengumpulkan keterangan dan bukti dari pelapor.

Ia juga menyebut kehebohan yang terjadi pada Rabu malam dipicu oleh perkembangan informasi di media sosial yang memunculkan tuntutan agar terduga pelaku meminta maaf secara terbuka.

Hingga Kamis (18/6/2026) pukul 11.00 WIB, FA masih menjalani pemeriksaan di Polrestabes Semarang. Pihak kampus menyatakan akan mengikuti ketentuan yang berlaku dalam penanganan kasus tersebut serta siap bekerja sama dengan kepolisian dalam proses penyelidikan. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Bebaskan Biaya Pengurusan Dokumen Penting Korban Gempa NTT, dari KTP hingga Sertifikat Tanah

    Pemerintah Bebaskan Biaya Pengurusan Dokumen Penting Korban Gempa NTT, dari KTP hingga Sertifikat Tanah

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 9
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pemerintah memastikan seluruh masyarakat yang menjadi korban terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat mengurus kembali berbagai dokumen penting yang hilang maupun rusak tanpa dikenakan biaya alias gratis. Kebijakan penggantian dokumen gratis ini mencakup beragam berkas krusial kependudukan, seperti Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK), hingga akta kelahiran. Tak […]

  • Kondisi Terkini Konflik AS-Israel vs Iran: Ratusan Korban Jiwa dan Rencana Pemakaman Ali Khamenei

    Kondisi Terkini Konflik AS-Israel vs Iran: Ratusan Korban Jiwa dan Rencana Pemakaman Ali Khamenei

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Serangan Amerika Serikatdengan sekutunya yang menyerang Israel masih terus memanas hingga hari ini kedua belah pihak masih terlihat saling jual beli serangan sejak dimulainya serangan pada akhir Februari lalu. Iran tidak tinggal diam menerima serangan tersebut dengan mulai melancarkan serangan balasan ke pangkalan militer AS yang ada di Timur Tengah sehingga kerusakkan tidak […]

  • THR ASN, TNI Polri Tahun 2026 Naik Rp 55 Triliun

    THR ASN, TNI Polri Tahun 2026 Naik Rp 55 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 81
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Menjelang bulan suci Ramadhan tahun 2026 dan lebaran idul fitri, tidak terlepas dari Tunjangan Hari Raya (THR) yang dinanti hal ini merupakan elemen penting dalam membantu kebutuhan jelang hari raya, mulai dari mudik, belanja keluarga, dan persiapan lainnya. Kementrian keuangan telah menganggarkan dana sebesar Rp 55 Triliun untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) […]

  • Kepala BGN Nanik S Deyang Bantah Laporan  Tumbangnya Ratusan SPPG Dari Aceh Hingga Jawa Tengah Akibat Dana MBG Tak Kunjung Cair

    Kepala BGN Nanik S Deyang Bantah Laporan Tumbangnya Ratusan SPPG Dari Aceh Hingga Jawa Tengah Akibat Dana MBG Tak Kunjung Cair

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Pekerjaan rumah tengah menanti kepala BGN Nanik S Deyang dalam menjalankan program MBG, pasalnya dilaporkan ada ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Aceh, Batam, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga NTB berhenti melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak Senin (8/6) kemarin. Sebanyak 7 SPPG di Banda Aceh berhenti menyediakan MBG karena […]

  • Taspen Bongkar Fakta Kenaikan & Rapel Gaji 2026

    Taspen Bongkar Fakta Kenaikan & Rapel Gaji 2026

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS –  Setelah gonjang-ganjing penyaluran THR 2026 mereda, ruang digital kini dibanjiri narasi yang mengklaim adanya kenaikan hingga rapel gaji bagi para purnabakti. Kabar yang viral di media sosial ini sontak membuat para pensiunan PNS, TNI, dan Polri berharap cemas. Menanggapi hal tersebut, PT Taspen (Persero) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah melakukan penelusuran […]

  • Menkeu Purbaya Terima Laporan BGN Terkait Skema Efisiensi Program MBG

    Menkeu Purbaya Terima Laporan BGN Terkait Skema Efisiensi Program MBG

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Di tengah upaya pemerintah yang berupaya menekan biaya anggaran belanja, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menerima laporan Badan Gizi Nasioanal (BGN) terkait upaya efisiensi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hasil evaluasi menunjukkan potensi penghematan anggaran mencapai puluhan triliun rupiah. Jumlah hari penyaluran makan bergizi gratis (MBG) rencananya bakal dipangkas imbas dari […]

expand_less