Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menkeu Purbaya Bantah Pencopotan Dirinya dan Menanggapi Rupiah Tembus di Rp18 Ribu

Menkeu Purbaya Bantah Pencopotan Dirinya dan Menanggapi Rupiah Tembus di Rp18 Ribu

  • account_circle Adi Bima
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INFOKITA.NEWS – Berhembus rumor bahwa presiden akan segera mengganti menterinya pada Kamis (4/6/2026).Salah satu menteri yang diisukan dalam pergantian itu adalah menteri keuangan yang saat ini dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa.

Informasi ini beredar sieiring tekanan hebat yang dialami mata uang Rupiah di pasar spot.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara menjawab rumor yang menyebut dirinya mundur dari Kabinet Merah Putih.Rumor pengunduran diri Purbaya ramai beredar di kalangan wartawan.

Namun, secara tegas ia membantah kabar mundur tersebut.

“Tidak,” kata Purbaya melalui pesan singkat WhatsApp kepada rekan media

Nilai tukar rupiah yang sudah menyentuh level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) memicu perhatian pelaku pasar dan masyarakat. Namun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pelemahan kurs tersebut masih berada dalam skenario perhitungan yang telah disiapkan pemerintah.

Menurut Purbaya, meski rupiah saat ini telah melampaui asumsi makro APBN 2026 yang dipatok di level Rp16.500 per dolar AS, dampaknya terhadap kondisi fiskal negara masih relatif terkendali.

Ia menjelaskan bahwa pembayaran kupon utang pemerintah dalam denominasi dolar AS pada dasarnya bersifat tetap atau fixed rate. Karena itu, pelemahan rupiah tidak serta-merta mengubah besaran kupon yang harus dibayarkan.

“Kuponnya fix, ya? Ya, fix. Harusnya sih fix kuponnya. Pembayaran hutang kan lewat ini, kan? Lewat bond, ya? Kuponnya sih konstan,” kata Purbaya.

Meski demikian, ia mengakui pelemahan kurs tetap berdampak pada nilai pembayaran apabila dihitung dalam mata uang rupiah.

“Cuman pada waktu rupiah melemah, ya itu meningkatkan dalam rupiah pembayarannya. Cuman kan gini, ini masih dalam range perhitungan pemerintah yang sebelumnya saya sebutkan itu,” lanjutnya.

Purbaya mengungkapkan, asumsi nilai tukar dalam APBN 2026 awalnya berada di level Rp16.500 per dolar AS. Namun pemerintah kemudian melakukan berbagai simulasi setelah terjadi lonjakan harga minyak dunia yang dipicu konflik di kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, pemerintah telah memperhitungkan kemungkinan pelemahan rupiah lebih dalam saat menyusun berbagai skenario fiskal.

“Pada waktu APBN pertama kan ada asumsinya berapa? 16.500, ya? Tapi kan terus ada simulasi pada waktu harga BBM naik, tinggi, kan? Ya, kita hitung di situ, adjustment cukup tinggi,” ujarnya.

Meski enggan mengungkap batas atas simulasi yang dimiliki pemerintah, Purbaya menegaskan fundamental ekonomi Indonesia sebenarnya masih mendukung nilai tukar yang lebih kuat dibanding posisi saat ini.

“Tapi kan saya nggak sebutkan, dan nanti rupiah melemah signifikan. Tapi basically, fundamental rupiah berada di bawah level yang sekarang. Lebih kuat dari yang sekarang,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga mengisyaratkan adanya langkah intervensi yang dilakukan pemerintah untuk menjaga stabilitas pasar keuangan.

Saat ditanya perkembangan intervensi yang pernah disampaikan sebelumnya, ia mengungkapkan nilai intervensi yang telah dilakukan mencapai lebih dari Rp8 triliun.

“Mungkin 8 triliun lebih yang di obligasi, ya. Tapi itu yang nggak boleh diomongin, ya. Nggak apa-apa, biar Anda tahu, saya intervensi sedikit,” ujarnya.

Purbaya menambahkan bahwa kondisi surat utang pemerintah tenor 10 tahun masih menunjukkan stabilitas, bahkan cenderung mengalami penurunan imbal hasil.

Menurut pemerintah, perkembangan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa gejolak nilai tukar saat ini masih dapat dikelola dan belum memberikan tekanan signifikan terhadap stabilitas fiskal nasional. ***

  • Penulis: Adi Bima

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Toko Sanya Cianjur Kebakaran Hebat, Api Diduga Dari Genset

    Toko Sanya Cianjur Kebakaran Hebat, Api Diduga Dari Genset

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Deva Sakti
    • visibility 62
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Telah terjadi kebakaran di Jalan Dr. Muwardi, Cianjur sebuah toko serba ada, yaitu Sanya, Sabtu (24/1). Kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 15.31. Saat ini para petugas sedang berusaha memadamkan api yang masih berkobar. Berdasarkan keterangan sementara yang berhasil dihimpun oleh wartawan Radar Cianjur di lokasi kejadian. Sumber api diduga berasal dari mesin genset […]

  • Trump Tegaskan Tidak Ada Toleransi Aksi Pasang Ranjau Kapal Iran di Selat Hormuz

    Trump Tegaskan Tidak Ada Toleransi Aksi Pasang Ranjau Kapal Iran di Selat Hormuz

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 64
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Selat Hormuz, salah satu jalur energi terpenting di dunia, dilaporkan mulai dipasangi ranjau oleh Iran di tengah meningkatnya ketegangan perang di Timur Tengah. Menanggapi hal tersebut Presiden AS, Donald Trump secara tegas memperingatkan Iran agar tidak memasang ranjau di Selat Hormuz dan mengancam akan meledakkan kapal mana pun yang mencoba melakukannya. Langkah tegas […]

  • Harga Minyak Acuan Dunia Naik 1,2 % Imbas Serangan AS ke Arab Saudi

    Harga Minyak Acuan Dunia Naik 1,2 % Imbas Serangan AS ke Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Harga minyak acuan dunia sudah dipastikan naik pada Jumat (10/4). Hal ini terjadi usai Arab Saudi menyatakan kapasitas produksi minyak mereka berkurang akibat serangan Perang Timur Tengah ke infrastruktur energi. Minyak acuan West Texas Intermediate (WTI) harganya naik 0,7% menjadi US$ 98,53 per barel, sementara minyak Brent naik 1,2% menjadi US$ 95,92 per […]

  • BMKG Sebut Kecil Kemungkinan Super El Nino Terjadi Tahun Ini, tapi Kemarau Lebih Lama

    BMKG Sebut Kecil Kemungkinan Super El Nino Terjadi Tahun Ini, tapi Kemarau Lebih Lama

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Masyarakat Indonesia diminta untuk mewaspadai perubahan cuaca ektrem dalam beberapa waktu terakhir ini, hal ini berdasarkan pada laporan temuan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang mengungkap kemungkinan kecil terjadinya fenomena iklim El Nino sangat kuat atau belakangan sering disebut ‘Super El Nino’ di Indonesia tahun ini. Pakar Iklim BMKG Indra Gustari menjelaskan, […]

  • Presiden Prabowo Temui 3 Keluarga Pasukan Perdamaian TNI Gugur di Bandara Soetta

    Presiden Prabowo Temui 3 Keluarga Pasukan Perdamaian TNI Gugur di Bandara Soetta

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada keluarga prajurit TNI yang gugur dalam serangan di Lebanon. Momen tersebut berlangsung usai prosesi pelepasan jenazah. Penghormatan itu dilakukan di VIP Lounge Bandara Soekarno-Hatta, Banten pada Sabtu (4/4), tak lama setelah jenazah ketiga prajurit tiba di Tanah Air dari Lebanon. Dalam kesempatan itu, Prabowo menemui para […]

  • Sestama BNPB Rustian Tinggalkan Gedung Merah Putih Usai Diperiksa KPK

    Sestama BNPB Rustian Tinggalkan Gedung Merah Putih Usai Diperiksa KPK

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Adi Bima
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFOKITA.NEWS – Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian selesai diperiksa KPK setelah ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT). Rustian telah meninggalkan KPK. Menurut pantauan media di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (14/11/2026), Rustian keluar sekitar pukul 14.50 WIB. Rustian terlihat menggunakan masker dan kemeja putih. Rustian tak berkomentar sedikit pun. Setelah itu, dia pergi meninggalkan […]

expand_less